BKG

Hasana, MaulidaUswatun (2016) Keberhasilan Grafting Dua Jenis Durian (Durio Zibethinus Murr.) Pada Waktu Pembentukan Kaki Ganda. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Teknik Perbanyakan Tanaman Secara Vegetatif Banyak Dilakukan Oleh Petani Karena Dengan Teknik Tersebut Petani Mendapatkan Tanaman Yang Lebih Cepat Berbuah Daripada Tanaman Dengan Teknik Perbanyakan Secara Generatif. Penggunaan Batang Bawah Untuk Grafting Bisa Dilakukan Menggunakan 2 Batang Bawah Dengan Cara Digabungkan Terlebih Dahulu. Penggabungan Ini Dilakukan Untuk Lebih Memperkuat Perakaran Batang Bawah. Batang Bawah Yang Digunakan Pada Penelitian Ini Berasal Dari Durian Lokal Wonosalam Dan Batang Atas (Entres) Berasal Dari Durian Jenis Bido Dan Obet. Tujuan Dari Penelitian Ini Ialah Mengetahui Waktu Yang Tepat Pada Pembentukan Kaki Ganda Tanaman Durian Yang Dapat Menunjang Keberhasilan Grafting Tanaman Durian. Penelitian Ini Dilaksanakan Di Desa Wonosalam Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang Pada Bulan Februari Sampai Juni 2015. Alat Yang Digunakan Dalam Penelitian Ini Adalah Silet, Plastik Es, Plastik Sungkup, Gunting, Kamera, Polybag, Bambu, Paranet, Alat Tulis, Penggaris, Kertas Label Dan Mikroskop Cahaya. Bahan Yang Digunakan Ialah Durian Lokal Wonosalam, Durian Jenis Bido Dan Obet, Trichoderma, Tanah, Kompos, Pupuk N P K. Penelitian Ini Menggunakan Metode Rancangan Acak Kelompok Faktorial (Rakf) Dengan Dua Faktor Dan Tiga Kali Ulangan. Perlakuan Terdiri Dari Perlakuan Kombinasi Dua Jenis (V) Dan Tiga Waktu (W), Sehingga Terdapat Enam Kombinasi Perlakuan. Faktor 1 Terdiri Dari V1: Durian Jenis Bido, V2: Jenis Obet. Faktor 2 Pada Waktu Penggabungan Kaki Ganda W7: 7 Hari Setelah Penggabungan Kaki Ganda, W14: 14 Hari Setelah Penggabungan Kaki Ganda, Dan W21: 21 Hari Setelah Penggabungan Kaki Ganda. Dalam 1 Perlakuan Terdapat 12 Polybag. Pengamatan Dilakukan Secara Destruktif Dan Non Destruktif Dengan Peubah Yang Diamati Tinggi Tunas Baru, Jumlah Daun, Waktu Pecah Tunas, Presentase Keberhasilan Grafting Dan Kelekatan Jaringan. Dari Data Yang Didapatkan Diperoleh Data Yang Kemudian Dianalisis Menggunakan Analisis Varian (Anova). Apabila Dari Hasil F Hitung Berbeda Nyata Dengan Taraf 5% Maka Dilanjutkan Dengan Uji Beda Nyata Terkecil (Bnt) Taraf 5%. Dari Hasil Penelitian Menunjukkan Pada Perlakuan Waktu Penyambungan Kaki Ganda Dengan Jenis Batang Atas Tidak Berinteraksi Pada Pertumbuhan Vegetatif Dan Persentase Grafting. Perlakuan Waktu Penyambungan Kaki Ganda Sebelum Grafting Memberikan Pengaruh Nyata Pada Pengamatan Persentase Keberhasilan Grafting Pada Semua Pengamatan, Panjang Tunas Baru Pada Umur Pengamatan 84 Hsg, Dan Jumlah Daun Pada Umur 84 Hsg. Sedangkan Pada Umur Pengamatan 28, 42, 56, Dan 70 Hsg Tidak Berpengaruh Nyata Pada Peubah Jumlah Daun Dan Panjang Tunas Baru. Pada Peubah Jenis Batang Atas Hanya Berpengaruh Nyata Pada Persentase Keberhasilan Grafting Semua Umur Pengamatan, Namun Pada Pertumbuhan Vegetatif Memberikan Pengaruh Yang Tidak Nyata. Pada Pengamatan Persentase Keberhasilan Grafting Berpengaruh Nyata Pada Peubah Jenis Batang Atas Dan Waktu Penyambungan Kaki Ganda Sebelum Grafting. Perlakuan Terbaik Terdapat Pada Waktu 21 Hari Penyambungan Kaki Ganda Sebelum Grafting Dan Batang Atas Jenis Bido.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2016/25/051602671
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/131231
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item