BKG

Puspita, DahniarYudha (2016) Respon Pertumbuhan Dan Hasil Varietas Dan Galur Tanaman Mentimun (Cucumis Sativus L.) Pada Beberapa Tingkat Salinitas. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Mentimun ( Cucumis sativus L. ) adalah tanaman sayuran yang memiliki manfaat yang sangat banyak dalam kehidupan sehari - hari. Mentimun merupakan jenis tanaman semusim yang mempunyai sifat menjalar dengan menggunakan perantara alat seperti ajir. Buah mentimun biasanya digunakan sebagai sayuran dan lalapan. Selain digunakan sebagai sayuran dan lalapan mentimun memiliki banyak manfaat yang dihasilkan yaitu diantaranya sebagai bahan obat - obatan dan bahan kosmetik. Mentimun memiliki nilai gizi cukup baik karena sayuran buah ini merupakan sumber mineral dan vitamin. Penurunan produksi tanaman buah mentimun akan sangat berpengaruh pada kebutuhan masyarakat Indonesia yang semakin meningkat setiap tahunnya dan kebutuhan ekspor tanaman buah mentimun ke beberapa negara. Salah satu kendala dalam penaikan produktivitas tanaman mentimun yaitu adanya penyempitan lahan yang disebabkan oleh pengalihan fungsi lahan pertanian menjadi lahan pemukiman. Pemanfaatan lahan marginal yang termasuk didalamnya adalah lahan salin, dipandang sebagai solusi dalam mengatasi penyempitan lahan budidaya yang ada pada saat ini. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui respon pertumbuhan dan hasil varietas / galur tanaman mentimun pada berbagai tingkat salinitas. Hipotesis dari penelitian ini adalah menduga respon pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun terhadap tingkat salinitas yang berbeda untuk varietas/galur yang berbeda, pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun pada dosis salinitas yang berbeda dan pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun berbeda untuk varietas/galur yang berbeda. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Juni – Agustus 2015 yang dilakukan di dua lokasi penelitian yaitu di Laboraturium Pemuliaan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya untuk penelitian fase perkecambahan dan untuk penelitian pertumbuhan dan hasil akan dilakukan di Green House Kebun Percobaan Universitas Brawijaya, Desa Jatikerto, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang pada ketinggian 303 mdpl dengan suhu rata- rata 27-290C. Penelitian ini menggunakan Percobaan faktorial yang dirancang dalam Rancangan Acak Lengkap pada penelitian fase perkecambahan dan Rancangan Petak Terbagi pada percobaan di lapang (polybag). Terdapat 11 perlakuan, 30 kombinasi yang diulang 3 kali sehingga terdapat 90 satuan percobaan. Penelitian ini Menggunakan dua faktor yaitu pada faktor pertama perlakuan salinitas dengan berbagai tingkat salinitas garam NaCl diantaranya S1 : 0 ppm = tanpa NaCl, S2 : 2500 ppm = 2,5 g NaCl/ 1 liter air, S3 : 5000 ppm = 5 g NaCl/ 1 liter air, S4 : 7500 ppm = 7,5 g NaCl/ 1 liter air, S5 : 10000 ppm = 10 g NaCl/ 1 liter air dan faktor kedua yaitu merupakan 6 varietas yaitu diantaranya V1= Varietas Mercy, V2= Varietas Metavy , V3= Varietas Monza, V4= Galur Lokal Blitar, V5= Galur Lokal Jember, V6= Varietas Lokal Panda. Pengamatan pada percobaan laboraturium dilakukan pengamatan pada awal munculnya kecambah dengan ii melihat munculnya hipokotil pada benih. Pada pengamatan di lapang dilakukan dengan metode Non destruktif variabel yang diamati yaitu pengamatan yang dilakukan pada saat tanaman berumur 1 MST, 2 MST, 3 MST, 4 MST dan 5 MST. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis ragam (Anova) untuk mengetahui pengaruh perlakuan yang diberikan. Apabila data menunjukkan hasil yang berpengaruh nyata ( F hitung > F table 5 %) maka dilanjutkan dengan uji lanjut BNT (5%) untuk mencari perlakuan terbaik. Hasil penelitian terdapat interaksi pada penelitian perkecambahan yaitu pada pengamatan awal berkecambah, panjang hipokotil dan panjang akar. Perlakuan salinitas berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil mentimun. Varietas Mercy, Metavy, Monza dan Varietas Lokal Panda relatif lebih toleran pada kondisi cekaman salin dibandingkan dengan Galur Lokal Blitar dan Galur Lokal Jember. Tanaman mentimun tahan terhadap cekaman salinitas sampai konsentrasi NaCl 2500 ppm pada panjang tanaman, diameter batang, rata-rata umur panen, rata-rata panjang buah dan bobot kering batang. Namun, pada buah konsentrasi 2500 ppm sudah menurunkan hasil dibanding dengan kontrol.

English Abstract

Cucumber (Cucumis sativus L.) is include in a vegetable crop that has high benefit in daily life. Cucumber is a type of seasonal crops that have indeterminate characteristic. Fruit of cucumber is usually used as a vegetable and fresh fruit. In aditios used as a vegetable and fresh fruit, cucumbers have other benefits, such as medicine and cosmetics ingredients. Cucumber has high nutrition because the fruit contain high minerals and vitamins. Reduction of cucumber production significally influenced on the necessary Indonesian people that are increasing every year and requirement of exports to several countries. One of the problem in raising productivity of cucumber plants, that are limited area to cultivation. The utilization of marginal land that included saline land, was seen as a solution to overcome the limited area of cultivation that existed at this time. The purpose To study growth and yield response of cucumber varieties / strains on various levels of salinity. Hypothesis There are different response of each variety / strain on each level of salinity, There are different growth and yield response of cucumber plants in difference levels of salinity, There are different growth and yield response of cucumber plant in difference varieties / strains. The research has implemented on June – August, 2015 and was carried out at two locations, that are Laboratory of Plant Breeding for germination phase and Grenhouse Kebun Percobaan Universitas Brawijaya, at Jatikerto village, district Kromengan, Malang for growth and yield research. The field research has altitude of 303 masl and temperature about 27-290C. This research arranged in two models design, that are factorial compelety randomized design for germination phase and split plot design for growth and yield. There are 11 treatment, 30 combinations with 3 replications so have 90 unit experiment. This research used two factors that are salinity treat as a first factor with various levels of NaCl such as S1 : 0 ppm = without NaCl, S2 : 2500 ppm = 2,5 g NaCl/ 1 liter water, S3 : 5000 ppm = 5 g NaCl/ 1 liter water, S4 : 7500 ppm = 7,5 g NaCl/ 1 liter water, S5 : 10000 ppm = 10 g NaCl/ 1 liter water and the second factor are 6 varieties that are V1= Mercy Varieties, V2= Metavy Varieties, V3= Monza Varieties, V4=Blitar Local Line, V5=Jember Local Line, V6= Panda Local Varieties. The observation of Laboratory implemented when first germination whith looked in aparently hypocotyl. The observations of field implemented with non destructive method and the variable took from vegetative phase in 1 WAP, 2 WAP, 3WAP, 4 WAP dan 5 WAP. The result analized with annova to know the response of treatment. The data which have significally effect (F distributions > F table 5%) so the results of the analysis were tested further by using LSD 5%. The result showed that there are interactions in germinations research is first germinations length of hypocotyl and length of root. Varieties of Mercy, Metavy, Monza and Panda local variety relatively tolerant of saline conditions than the Blitar and Jember local line. Levels of salinity significantly affected iv the germination, growth and yield of cucumber. Cucumber plant tolerant to saline condition until 2500 ppm of NaCl concentration in length of plant, diameter of stem, harvest average, length of fruit, dry weight of root average. However, concentration of 2500 ppm fruit has been lowering yields compared with the control.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2016/153/ 051604412
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Kustati
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/131126
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item