BKG

Rachmadhani, Sylvia (2015) Uji Daya Hasil 18 Genotip Gandum (Triticum aestivum L.) di Dataran Rendah. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Gandum (Triticum aestivum L) adalah salah satu tanaman serealia berasal dari daerah subtropis yang telah menjadi sumber pangan penduduk di dunia. Gandum memiliki komposisi nutrisi tinggi terutama kandungan glutein yang mencapai 80%, lebih tinggi dibanding tanaman serealia lain. Produksi gandum di Indonesia masih tergolong rendah. Salah satu penyebabnya yaitu kemampuan adaptasi gandum belum optimal terutama di daerah dataran rendah tropis. Pengembangan gandum di daerah tropis sudah menjadi perhatian banyak pihak guna menekan import yang cukup tinggi. Pengembangan ini sudah dimulai dengan melakukan uji multi lokasi beberapa genotipe gandum baik lokal maupun introduksi di beberapa wilayah di Indonesia. Pertumbuhan dan pembungaan tanaman erat kaitannya dengan kondisi fisiologis tanaman dan pengaruh faktor lingkungan yang secara khusus meliputi pengaruh intensitas dan lamanya penyinaran, pengaruh suhu, dan ketersediaan air pada lingkungan tumbuh tanaman. Berdasarkan pernyataan di atas maka dilakukan penelitian mengenai Uji Daya Hasil Pada 18 Genotip Gandum di Dataran Rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil dari 18 genotip gandum yang cocok ditanam di dataran rendah. Hipotesis yang diajukan yaitu diantara 18 genotip gandum yang diuji terdapat genotip gandum yang memiliki daya hasil yang tinggi pada daerah dataran rendah. Penelitian dilaksanakan di Dusun Tangkil, Desa Modongan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Lokasi penelitian terletak pada ketinggian 64 mdpl. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni – September 2014. Alat yang digunakan dalam penelitian ini antara lain cangkul, papan nama, label, penggaris, alat tulis, timbangan analitik dan kamera. Bahan yang digunakan antara lain 18 genotip Gandum. Pupuk yang digunakan ialah urea 150 kg ha-1, SP-36 200 kg ha-1, KCl 100 kg ha-1. Penanggulangan hama penyakit dilakukan dengan menggunakan pestisida dan herbisida untuk penanggulangan gulma. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari 18 genotip gandum dengan 3 ulangan. Apabila hasil berbeda nyata maka dilakukan uji lanjutan dengan Uji BNJ (Beda Nyata Jujur) dengan taraf 5%. Berdasarkan hasil pengamatan menunjukkan pada 18 genotip gandum yang memiliki hasil produksi tertinggi yaitu varietas introduksi SO-10 sebanyak 1,53 ton per hektar. Hasil panen ini sangat dipengaruhi oleh beberapa karakter, seperti karakter jumlah malai per m2, semakin banyak jumlah malai yang dihasilkan maka produksi panen akan semakin banyak. Jumlah malai tergantung pada banyaknya anakan produktif yang muncul. Semakin tinggi jumlah anakan produktif, maka biji yang dihasilkan akan semakin meningkat. Pada karakter bobot 1000 biji, genotip S0-10 tergolong rendah. Rendahnya bobot biji dikarenakan pengaruh tinggi rendahnya suhu. Karakter tinggi tanaman juga menjadi salah satu karakter pertumbuhan yang menentukan hasil. Pada 15 genotip yang diuji, untuk karakter tinggi tanaman menunjukkan penampilan tidak berbeda nyata dengan varietas pembanding. Sedangkan untuk karakter umur berbunga genotipe gandum termasuk genjah, yaitu sekitar 41-63 hst. Begitu pula untuk karakter umur panen tanaman gandum di pertanaman berkisar antara 73-96 hst, umur panen tersebut sangat genjah dibandingkan umur panen gandum dataran tinggi yaitu 100-120 hst. Diantara 18 genotip gandum yang diamati, genotip SO-10 berpotensi untuk dikembangkan terutama dilihat dari karakter hasil panen per hektar.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2015/975/051602627
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Indah Nurul Afifah
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/131029
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item