BKG

Agusta, Bella (2015) Respon Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.) pada Berbagai Jenis Media Tanam. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Kakao ialah bahan baku utama dalam pembuatan coklat dan satu dari komoditas perkebunan andalan nasional. Komoditas kakao akan terus dikembangkan dalam rangka usaha meningkatkan devisa negara melalui kegiatan ekspor serta mengoptimalkan penghasilan petani kakao. Langkah awal usaha budidaya kakao dalam mendukung pengembangan tanaman kakao agar berhasil dengan baik ialah mempersiapkan bahan tanam di tempat pembibitan karena dari pembibitan inilah akan didapatkan tanaman yang layak untuk ditanam dilapang. Media tanam juga salah satu faktor yang paling penting dalam pertumbuhan tanaman, karena dari media tanam inilah tanaman akan memperoleh nutrisinya. Tujuan dari penelitian ini ialah (a) mengetahui respon pertumbuhan bibit kakao terhadap beberapa jenis media tanam, (b) mengetahui kombinasi komposisi media tanam terbaik dan (c) mampu menjadi alternatif dalam pemilihan dan pembuatan media tanam untuk pembibitan kakao. Hipotesis yang diajukan ialah dengan penambahan kompos limbah kakao pada media tanam akan menghasilkan pertumbuhan bibit yang lebih baik daripada hanya menggunakan media tanam tanah dengan pupuk kandang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah Rancangan Acak Kelompok dengan perlakuan perbandingan media tanam 2 tanah + 1 pupuk kandang sapi + 1 pupuk kandang kambing(A0); 3 tanah + 1 kompos kulit buah kakao (A1); 3 tanah + 1 kompos seresah daun kakao (A2); 2 tanah + 1 pupuk kandang sapi + 1 kompos kulit buah kakao (A3); 2 tanah + 1 pupuk kandang sapi + 1 kompos seresah daun kakao (A4); 2 tanah + 1 pupuk kandang kambing + 1 kompos kulit buah kakao (A5); 2 tanah + 1 pupuk kandang kambing + 1 kompos seresah daun kakao (A6); 2 tanah + 1 kompos kulit buah kakao + 1 kompos seresah daun kakao (A7). Pengamatan yang dilakukan adalah non destruktif meliputi Jumlah daun, tinggi tanaman dan diameter batang serta pengamatan destruktif meliputi panjang akar, berat basah, berat kering dan luas daun. Pengamatan mulai dilakukan pada umur 5 mst, 7 mst, 9 mst, 11 mst dan 13mst. Data pengamatan yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis ragam (uji F) pada taraf 5 %. Perbedaan antar perlakuan diuji dengan menggunakan uji BNT pada taraf 5 %. Alat-alat yang digunakan dalam penelitian ini meliputi cangkul, gembor, polybag, ayakan, jangka sorong, penggaris, oven, timbangan analitik, LAM, alat tulis dan kamera digital. Bahan-bahan yang digunakan antara lain bibit kakao, komposisi jenis media tanam yaitu tanah (top soil), kulit buah kakao, seresah daun kakao, pupuk kandang sapi, pupuk kandang kambing, air, pupuk urea, pupuk ZA, pupuk daun, fungisida dan pestisida. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni 2013 – Maret 2014 di PTPN XII Bantaran Afdeling Penataran, Blitar, Jawa Timur. Hasil dari penelitian menunjukkan terdapat respon pertumbuhan bibit kakao pada komposisi media tanam terhadap diameter batang, panjang akar, berat segar, berat kering dan luas daun. Media tanam dengan komposisi 2 tanah, 1 pupuk kandang kambing dan 1 kompos seresah daun kakao (A5) mampu meningkatkan diameter batang, panjang akar, berat basah, berat kering dan total luas daun. Media dengan komposisi 2 tanah, 1 pupuk kandang kambing dan 1 kompos seresah daun kakao (A5) dapat menjadi alternatif dalam pemilihan dan pembuatan media tanam untuk pembibitan kakao.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2015/95/051502033
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/131001
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item