BKG

Ichwalzah, Arman (2015) Penggunaan Pupuk Cair Paitan dan Pupuk Cair Kotoran Ayam Sebagai Nutrisi Kangkung (Ipomoea reptans) Pada Sistem Hidroponik Sumbu. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Kangkung (Ipomoea reptans) merupakan jenis tanaman sayuran daun, termasuk kedalam famili Convolvulaceae. Penggunaan nutrisi pada budidaya hidroponik dapat dikatakan masih tergolong mahal dan sulit didapat. Tujuan Penelitian ini adalah untuk Mengetahui pengaruh penggunaan kombinasi pupuk cair pada berbagai dosis terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kangkung dan mengetahui komposisi pupuk cair kotoran ayam dan pupuk cair paitan sebagai pupuk cair substitusi yang dapat digunakan sebagai sumber nutrisi alternatif yang dapat mengurangi penggunaan pupuk A-B Mix. Hipotesis yang diajukan adalah Pengurangan dosis pupuk A-B Mix sebagai nutrisi kangkung hidroponik yang dilengkapi dengan pupuk cair kotoran ayam dan pupuk cair paitan dapat menghasilkan pertumbuhan dan hasil tanaman kangkung yang sama dengan tanaman kangkung pada perlakuan 100% pupuk A-B Mix.Penambahan pupuk cair kotoran ayam dan pupuk cair paitan dapat mengurangi penggunaan pupuk A-B Mix sebanyak 50%. Penelitian dilaksanakan pada bulan April hingga Mei 2015 di dalam green house Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Ngijo, Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang, Jawa Timur. . Metode yang digunakan dalam rancangan ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) sederhana yang terdiri dari 7 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan tersebut terdiri dari :(P0) 100% Pupuk NPK cair (kontrol), (P1) 100% Pupuk cair kotoran ayam (P2) 100% Pupuk cair Paitan, (P3) 50% pupuk cair Paitan+ 50%pupuk cair kotoran ayam ,(P4) 50% pupuk cair kotoran ayam + 50% NPK (A-B Mix), (P5) 50% pupuk cair Paitan + 50% NPK (AB Mix), (P6) 25% pupuk cair Kotoran ayam + 25% larutan pupuk cair paitan + 50% NPK (A- B Mix) (P7) 25% A-B Mix + 25% Pupuk Cair Kotoran Ayam + 50% Pupuk Cair Paitan (P8) 25% A-B Mix + 25% Pupuk Cair Paitan + 50% Pupuk Cair Kotoran Ayam. Pengamatan dilakukan dengan cara non destruktif dan destruktif.. Data pengamatan yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis ragam (F hitung) dengan taraf kesalahan 5% Apabila terdapat beda nyata antar perlakuan dilakukan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) dengan taraf kesalahan 5 %. Perlakuan P0 (100% A-B Mix) memberikan hasil paling tinggi pada semua parameter pengamatan .Perlakuan P8 (25% A-B Mix + 25% Pupuk Cair Paitan + 50% Pupuk Cair Kotoran Ayam) merupakan perlakuan komposisi terbaik untuk mengurangi penggunaan pupuk A-B Mix hidroponik karena menghasilkan hasil yang tidak berbeda nyata dengan Perlakuan P0 (100% A-B Mix) pada beberapa parameter pengamatan pertumbuhan dan hasil tanaman kangkung

English Abstract

Kangkong (Ipomoea reptans) is a type of leafy vegetable crops, belong to the family Convolvulaceae .The cost of nutrient for hydroponic culture is expensive and still hard to get in usual markets . The purpose of this research was to determine the effect of various combination of A-B Mix liquid fertilizer, chicken manure liquid fertilizer and tithonia liquid fertilizer in growth and yield of kangkong and determine the composition of chicken manure and tithonia as alternative nutrition that can decrease the use of A-B Mix liquid fertilizer . The hypothesis is the decrease of A-B Mix Liquid Fertilizer use that combined with chicken manure liquid fertilizer and tithonia liquid fertilizer will give the same growth and yield production of kangkong compared with kangkong in 100% A-B Mix fertilizer treatment. The research was conducted from April to May 2015 in a green house Experimental Farm, Faculty of Agriculture, Brawijaya University, Ngijo, Karangploso, Malang, East Java. The method used in this design is a randomized block design (RBD) consisting of 7 treatments and 3 replications. The treatment consists of: (P0) 100% NPK liquid (control), (P1) 100% chicken manure Liquid fertilizer (P2) 100% Paitan Liquid fertilizers, (P3) 50% Paitan liquid fertilizer + 50% chicken manure liquid fertilizer, (P4) 50% chicken manure liquid fertilizer + 50% NPK (A-B Mix), (P5) 50% Paitan liquid fertilizer + 50% NPK (A-B Mix), (P6) 25% Chicken manure liquid manure + 25 % solution of paitan liquid fertilizer + 50% NPK (A & B Mix) (P7) 25% of A & B Mix + 25% Chicken Manure Liquid Fertilizer + 50% Paitan liquid Fertilizer (P8) 25% of A-B Mix + 25% Paitan liquid Fertilizer + 50% chicken manure Fertilizer. Observations carried out by means of non destructive and destructive. Data were analyzed using analysis of variance (F count) with a standard error of 5% If there is significant difference between treatments, it will be tested by the honestly significance difference (HSD) at 5% error level. The results showed that treatment of manure A-B Mix (P0) as control gave the highest results in growth and yield compared with the others treatment. P8 (25% A-B Mix + 25% Tithonia Liquid Fertilizer + 50% Chicken Manure Liquid Fertilizer ) is the best composition to reduce the use of A-B Mix fertilizer. P8 because its gave no significance compared with P0 (100% A-B Mix) in some observation parameters of kangkong’s growth and yield.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2015/923/ 051600010
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Kustati
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/130973
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item