BKG

Setya, AhsanulFalahAnnas (2015) Kajian Penggunaan Beberapa Macam Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Bunga Kol (Brassica Oleraceeal.) Pada Jarak Tanam Yang Berbeda. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Wilayah Indonesia yang luas, sangat mendukung dalam mengembangkan dunia pertanian. Keadaan alam Indonesia memungkinkan dapat dilakukan budidaya berbagai jenis sayuran, yang salah satunya adalah bunga kol. Bunga kol (Brassica oleraceea L.) merupakan sayuran yang mempunyai nilai komersial dan prospek yang cukup baik.Seiring dengan permintaan pasar yang meningkat terhadap berbagai macam produk sayuran, tanaman bungakolmerupakan komoditas hortikultura yang menjanjikan. Akan tetapi tanaman bungakolmasih memerlukan penanganan serius, terutama dalam hal peningkatan hasil dan kualitas. Rendahnya produktivitas di Indonesia dikarenakan oleh,luasanpanen yang fluktuatif dan penggunaan pupuk anorganik jangka panjang tanpa diimbangi pupuk organik. Maka dari itu tujuan dari penelitian ini ialah ingin mempelajari pengaruh pemberian berbagai macam pupuk kandang danjarak tanam yang berbeda terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bunga kol (Brassica oleraceea L.). Penelitian ini telahdilaksanakan di Dusun Dadapan, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur. Lokasi penelitian berada pada ketinggian 700 – 1000 mdpl dan memiliki suhu harian 15o C – 25o C. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Mei - Agustus 2015. Menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT) yang terdiri dari 2 faktor yaitu jarak tanam (J) dan pupuk kandang (P) dengan 3 kali ulangan.Sebagai berikut J1P0 : Jarak tanam 40cm x 40 cm + Tanpa pupuk kandang, J1P1: Jarak tanam 40cm x 40 cm + Pupuk kandang sapi 18,75 kg/bedeng, J1P2: Jarak tanam 40cm x 40 cm + Pupuk kandang kambing12,5 kg/bedeng, J1P3: Jarak tanam 40cm x 40 cm + Pupuk kandang ayam 12,5 kg/bedeng, J2P0: Jarak tanam 30cm x 30cm+ Tanpa pupukkandang, J2P1: Jarak tanam 30cm x 30cm+ Pupuk kandang sapi 18,75 kg/bedeng, J2P2: Jarak tanam 30cm x 30cm+ Pupuk kandang kambing 12,5 kg/bedeng, J2P3: Jarak tanam 30cm x 30cm+ Pupuk kandang ayam 12,5 kg/bedeng. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, diameter bunga per tanaman dan bobot segar bunga per petak. Hasil penelitian ini, Perlakuan penggunaan jarak tanam 40cm x 40 cm dan 30 cm x 30 cm memberikan interaksi dengan 4 perlakuan pupuk dalam hal pertumbuhan tanaman bunga kol pada luas daun berumur 10 HST. Empat macam perlakuan pupuk kandang yang diuji menunjukkan perbedaan dalam hal tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, diameter bunga per tanaman, dan bobot segar bunga per petak. Dari empat macam perlakuan pupuk kandang, pupuk kandang ayam memiliki hasil tertinggi dari tiga perlakuan pupuk lainnya yaitu 1,59 kg/petak. Sedangkan hasil yang terendah terdapat pada perlakuan tanpa pupuk kandang yaitu 0,89 kg/petak.

English Abstract

Indonesias vast territory, very supportive in developing world agriculture. Indonesian natural circumstances allow to do the cultivation of various kinds of vegetables, one of which is cauliflower. Cauliflower (Brassica oleraceea L.) is a vegetable that has commercial value and the prospects are quite good.Along with the increasing market demand against various kinds of vegetables, cauliflower plant is a promising horticultural commodities. But cauliflower plants still require a serious handling, especially in terms of increased yield and quality. Low productivity in Indonesia because of, fluctuating crop area and the long-term use of inorganic fertilizers without balanced organic fertilizer.Thus the purpose of this study is to want to study the effect of various kinds of manure and different spacing on the growth and yield of cauliflower (Brassica oleraceea L.). This research has been conducted in Dadapan Hamlet, Pandanrejo Village, Bumiaji, Batu, East Java. The research location is at an altitude of 700 - 1000 masl and has a daily temperature of 15 ° C - 25 ° C. This study was conducted in May - August 2015.Using split plot design (RPT), which consists of two factors, namely planting distance (J) and manure (P) with three replications. J1P0 as follows: Spacing 40cm x 40 cm + Without manure, J1P1: Spacing 40cm x 40cm + cow manure 18.75 kg / plot, J1P2: Spacing 40cm x 40 cm + 12.5 kg goat manure / beds, J1P3: Spacing 40cm x 40 cm + chicken manure 12.5 kg / plot, J2P0: Spacing 30cm x 30cm + Without manure, J2P1: Spacing 30cm x 30cm + cow manure 18.75 kg / beds, J2P2: Spacing 30cm x 30cm + goat manure 12.5 kg / plot, J2P3: Spacing 30cm x 30cm + chicken manure 12.5 kg / plot. The parameters observed were plant height, number of leaves, leaf area, diameter of flowers per plant and fresh weight of flowers per plot. Results this research, treatment using planting distance 40cm x 40 cm and 30 cm x 30 cm provide interaction with 4 treatments of fertilizers in terms of plant growth cauliflower in leaf area was 10 DAP. Four kinds of treatment of manure tested showed differences in plant height, number of leaves, leaf area, diameter of flowers per plant and fresh weight of flowers per plant. Of the four kinds of treatment manure, chicken manure has the highest yield of three other fertilizer treatments are 1,59 kg/plot. While the outcome was lowest for the treatment without manure is 0,89 kg/plot.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2015/874/ 051509696
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Kustati
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/130918
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item