BKG

Purbaningsih, MustikaRahsajati (2015) Pengaruh Dosis Pupuk Paitan (Tithonia Diversivolia) Dan Urea Pada Pertumbuhan Dan Hasil Jagung Manis(Zea Mays Saccharata Sturt). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Jagung manis ialah satu dari beberapa jenis jagung yang mengandung lebih banyak gula dibanding pati. Rasa yang manis membuat jagung manis banyak dicari oleh masyarakat untuk dikonsumsi. BPS pada tahun 2011 menunjukan data impor jagung manis selama periode 2008-2011 mengalami peningkatan 6,26%. Tingginya Impor jagung ini disebabkan produktivitas jagung manis Indonesia yang rendah yang rata-rata hanya sebesar 8,31 ton ha-1. Produktivitas jagung manis yang rendah disebabkan karena pemupukan yang intensif. Solusi dari masalah produksi jagung yang rendahialah dengan menambahkan bahan organik dalam tanah. Bahan organik yang dapat digunakan dan yang tersedia di alam ialah pupuk hijaupaitan.Paitan dipilih karena kandungan hara yang lengkap terutama kandungan nitrogen yang cukup tinggi sehingga mudah diserap oleh tanaman dan merupakan sumber daya alam lokal yang kurang dilirik dan tidak dimanfaatkan karena menurut petani tanaman paitan ialah gulma yang hidup liar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pupuk hijaupaitan (Tithonia diversifolia)dan urea pada pertumbuhan dan hasil jagung manis (Zea mayssaccharata Sturt). Hipotesis penelitian ialah pengaruh dari dosis pupuk hijau paitan tergantung atau dipengaruhi dosis pupuk urea, pupuk hijau paitan terbanyak menghasilkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis (Zea mayssaccharata Sturt), urea memberikan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis (Zea mayssaccharata Sturt) lebih baik. Penelitian dilakukan di Desa Ngujung, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu dengan ketinggian ± 700 mdpl dan suhu rata-rata mencapai 23º C.Percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF). Pupuk urea ditempatkan sebagai faktor pertama, yang terdiri atas 2 macam N1: tanpa ureadan N2: urea 300 kg ha-1 , sedangkan pupuk hijau paitan ditempatkan sebagai faktor ke dua yang terdiri dari 5 taraf P1: tanpa pupuk hijau paitan, P2: pupuk hijau paitan 4 ton ha-1, P3: pupuk hijau paitan 8 ton ha-1, P4: pupuk hijau paitan 12 ton ha-1, P5: pupuk hijaupaitan 16 ton ha-1. Hasil penggabungan kedua perlakuan pupuk hijau paitan dan urea diperoleh 10 kombinasi, perlakuan diulang 3 kali sehingga diperoleh 30 satuan kombinasi perlakuan.Analisa data yang dilakukan ialah analisa ragam uji F dengan taraf 5 %. Apabila hasil analisa ragam menunjukkan adanya perbedaan nyata, maka dilakukan uji BNT ( Beda Nyata terkecil) dengan taraf 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk hijau paitan dan urea sebagai penyedia unsur hara mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil jagung manis dibandingkan jagung manis yang hanya dipupuk berbagai dosis pupuk hijau paitan tanpa urea. Namun, berbagai dosis pupuk paitan yang diberikan menghasilkan pertumbuhan dan hasil jagung manisyang sama tanpa ada perbedaan yang signifikan.

English Abstract

Sweet corn is one of several types of corn that contains more sugar than starch. Sweet taste makes sweet corn are sought after by the public for consumption. BPS in 2011 shows sweet corn import data for the period 2008-2011 has increased 6.26%. The high corn imports is due to the low productivity of Indonesian sweet corn an average of only 8.31 ton ha-1. Sweet cornlowerproductivitycaused byintensivefertilization. The solutionof the problem ofthe lowmaizeproductionis to addorganic matterin the soil. Organic materialsthat canbe usedandareavailablein natureisgreen manurepaitan. Paitan chosen for a complete nutrient, especially nitrogen content is high enough to be easily absorbed by the plant and the local natural resources that are less ogled and not utilized because according to crop farmers paitan wild life is weeds. The purpose of this study was to determine the dose of green manure paitan (Tithonia diversifolia) and urea right on growth and yield of sweet corn (Zea mays saccharata Sturt). The research hypothesis are influence of dose green manure paitan depent or affected by dose urea fertilizer, the most green manure paitan will be produce growth and yield of sweet corn (Zea mays saccharata Sturt.), urea giving the best growth and yield of sweet corn (Zea mays saccharata Sturt.). The study was conducted in the village Ngujung, Bumiaji, City Batu. with altitude ± 700 meters above sea level and the average temperature reaches 23º C. The study was conducted in February 2015 to April 2015. Experiments using Factorial Randomized Block Design. Urea was placed as the factor one, which consists of two kinds of N1: without urea and N2: urea 300 kg ha-1. While green manure paitan placed as a facktor two which consists of 5 level P1: without green manure paitan, P2: green manure paitan 4 ton ha-1, P3: green manure paitan 8 ton ha-1, P4: green manure paitan 12 ton ha-1, P5: green manure paitan 16 ton ha-1. From the results of the combined treatment of green manure and urea paitan obtained 10 combinations, the treatment was repeated three times to obtain 30 units of a combination of treatments. Data analysis is the analysis of variance F test at 5% level. If the results of analysis of variance showed a significant difference, then tested LSD (lowest Significant Difference) with level of 5%. The results showed that fertilization of green manure paitan and urea as a provider of nutrients able to increase growth and yield of sweet corn than sweet corn which only fertilizer various doses of green manure paitan without urea. However , various doses of green manure paitan produces growth and yield of sweet corn the same without any significant difference.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2015/827/ 051509649
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Kustati
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/130866
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item