BKG

Yazid, WildanAbidBin (2015) Eksplorasi dan Identifikasi Karakter Morfologi Tanaman Cincau Hitam (Mesona palustris BL ) di Pacitan, Magetan dan Ponorogo. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Cincau hitam dengan nama latin Mesona palustris merupakan tanaman perdu yang berpotensi menghasilkan gum. Cincau hitam saat ini mulai banyak dikembangkan di kawasan Asia khususnya Singapura, Taiwan danCina. Di Indonesia, Tanaman cincau hitam dibudidayakan di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur dan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sedangkan industri cincau hitam terdapat di Surakarta, Jawa Tengah dan di Jakarta (Sunanto, 1995). Sebagian kecil masyarakat Jawa Timur sudah mengusahakan tanaman cincau hitam tetapi belum ditangani secara maksimal dan dimanfaatkan untuk tujuan pemuliaan tanaman. Oleh karena itu, perlu dilakukan kegiatan untuk melindungi dan menginventarisasi tanaman cincau hitam sebagai pengetahuan tradisional dan kekayaan intelektual dengan baik, sehingga pada saat diperlukan dapat digunakan sebagai referensi. Penelitian dilaksanakan melalui survei dan eksplorasi di Kabupaten Pacitan, Magetan dan Ponorogo.Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Januari samapai dengan April 2014. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskrisptif dengan teknik pengamatan langsung pada objek yang diamati di lapang. Sebelum survei dan eksplorasi dilakukan, terlebih dahulu melakukan pra-survei dengan cara menggali informasi dari Dinas Pertanian, Kehutanan dan beberapa sumber terkait. Data karakter morfologi diperoleh melalui survei, wawancara dan pengamatan langsung pada tanaman contoh di lapang. Penentuan responden dilakukan dengan menggunakan metode snowball sampling. Data karakter dianalisis dengan analisis cluster dengan aplikasi Minitab versi 14. Analisis cluster data yang bersifat deskriptif mengidentifikasi sekelompok obyek yang mempunyai kemiripan karakteristik tertentu yang dapat dilihat dengan jelas. Hasil analisis cluster tersebut disajikan dalam bentuk dendrogram dengan jarak koefisien korelasi berupa persentase kemiripan. Semakin besar nilai persentase berarti semakin besar pula kemiripan yang dimiliki. Hasil penelitian yang didapatkan adalah penyebaran cincau hitam terdapat di tiga Kabupaten yakni Pacitan, Magetan dan Ponorogo. Keragaman kualitatif meliputi karakter warna daun, banyak tidaknya bulu pada batang, tekstur batang, dan warna batang. Keseragaman kualitatif meliputi karakter sifat tumbuh, bentuk daun, tepi daun, pola tulang daun, Jenis akar dan warna bunga. Tanaman cincau hitam dikelompokkan menjadi dua kelompok berdasarkan karakter morfologis yang diamati dengan tingkat kemiripan terendah yakni 60,44%. Kelompok 1 ii adalah cincau berbatang merah dengan tingkat kemiripan sebesar 79,13% dan kelompok 2 terdiri dari cincau berbatang ungu, hitam dan hijau dengan tingkat kemiripan sebesar 76,33%. Keragaman morfologi cincau hitam terjadi baik dalam satu jenis maupun antar jenis. Keragaman yang terjadi antar jenis memiliki nilai lebih besar bila dibandingkan dengan dalam satu jenis.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2015/82/051501769
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/130858
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item