BKG

Priyambudi, Erwin (2015) Pengaruh Model Penanaman Dan Aplikasi Pupuk P Dan K Pada Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Stroberi (Fragaria Sp.). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Lahan pertanian produktif di Kota Malang, Jawa Timur dari tahun ke tahun terus mengalami penyusutan sekitar 70 hektare sampai 80 hektare per tahun atau 5-6 persen karena tergerus oleh kawasan industri dan perumahan (BAPPEDA JATIM, 2011). Lahan pertanian yang terus berkurang tentu akan mempengaruhi produksi hasil pertanian yang ada. Pekarangan rumah menjadi alternatif untuk bercocok tanam seiring dengan terbatasnya lahan pertanian. Namun, desain pemukiman yang semakin modern menyisakan sedikit ruang bagi pekarangan untuk digunakan. Model penanaman secara horizontal tentu membutuhkan lahan yang luas jika ingin memperoleh produksi hasil pertanian yang tinggi. Vertikultur menjadi solusi untuk bercocok tanam di pekarangan yang sempit. Jenis-jenis tanaman yang dibudidayakan dengan vertikutur biasanya adalah tanaman yang memiliki nilai ekonomi tinggi, berumur pendek atau tanaman semusim khususnya sayuran, dan memiliki sistem perakaran yang tidak terlalu luas (Desiliyarni et al., 2003). Salah satu contoh tanaman yang dapat dibudidayakan dengan vertikutur ialah stroberi. Stroberi ialah salah satu komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi dan banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. Tanaman stroberi seperti tanaman lain dalam pertumbuhannya membutuhkan hara fosfor (P) dan Kalium (K). Mengingat pentingnya kedua unsur tersebut, serta didasarkan pada minimnya informasi tentang pemupukan P dan K pada tanaman stroberi, maka penelitian ini perlu dilakukan. Pemupukan P dan K diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil tanaman stroberi yang ditanam secara vertikal (vertikultur). Diharapkan juga melalui penelitian ini akan diperoleh informasi tentang proporsi pupuk P dan K yang tepat sehingga hasil tanaman stroberi dapat ditingkatkan. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh model penanaman dan kombinasi pupuk P dan K pada pertumbuhan dan hasil tanaman stroberi, pengaruh perbedaan model tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman stroberi dan mengetahui pengaruh pemberian pupuk P dan K terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman stroberi. Penelitian dilaksanakan di Dusun Pandan, Desa Pandan Rejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Lokasi terletak pada ketinggian 800 m dpl, dengan suhu minimum 18 – 24oC dan maksimum 28 - 32oC, curah hujan antara 875 – 3000 mm bulan-1. Penelitian dilaksanakan pada bulan April 2015-Juni 2015. Alat yang digunakan berupa kamera, timbangan, penggaris, refraktometer, gunting, timbangan analitik, jangka sorong, penggaris, kertas HVS, beaker glass dan lain sebagainya. Bahan yang digunakan ialah polybag, tanah humus, bibit stroberi asal stolon (varietas California), pupuk N (Urea: 46%), pupuk P (SP-36: 36%) dan pupuk K (KCL: 60% K2O). Penelitian menggunakan rancangan petak terbagi (split-plot design) dengan menempatkan model penanaman pada petak utama dan terdiri dari 2 macam yaitu vertikultur (V1) dan horizontal (V2). Sedangkan kombinasi pupuk fosfor dan kalium ditempatkan pada anak petak dan terdiri dari 3 macam kombinasi dengan dosis anjuran SP-36 sebanyak 250 kg ha-1 dan dosis anjuran pupuk KCl sebanyak 250 kg ha-1 yaitu 100% pupuk P + 100% pupuk K (P1), 75% pupuk P + 75% pupuk K (P2), 50% pupuk P + 50% pupuk K (P3), 25% pupuk P + 25% pupuk K (P4) dan 0% pupuk P + 0% pupuk K (P5). Parameter pengamatan yang dilakukan ialah pengamatan secara non destruktif dengan cara mengambil 3 tanaman contoh untuk setiap kombinasi perlakuan panen meliputi komponen pertumbuhan, komponen hasil dan analisis tanah. Komponen pertumbuhan meliputi panjang tanaman, jumlah daun, luas daun dan jumlah bunga. Komponen panen meliputi jumlah buah, bobot buah per tanaman, bobot buah per buah, kadar gula dan diameter buah. Data hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan uji F pada taraf α = 0,05 untuk mengetahui terdapat tidaknya interaksi atau pengaruh nyata dari perlakuan. Apabila terdapat interaksi atau pengaruh nyata dari perlakuan, maka dilanjutkan dengan uji antar perlakuan dengan menggunakan BNT pada taraf p = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara model penanaman dengan kombinasi pupuk P dan K, sedangkan kombinasi pupuk P dan K yang berbeda memberikan pengaruh nyata terhadap komponen pertumbuhan seperti panjang tanaman pada 28 hst dan 70 hst, jumlah daun pada 28-70 hst, luas daun pada 56-70 hst dan jumlah bunga dan juga komponen hasil seperti bobot per buah, bobot buah per tanaman, diameter buah dan kadar gula buah. Model penanaman horizontal dan vertikultur berpengaruh sama terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman stroberi. Penanaman stroberi dengan pemberian 100 % pupuk P dan K (5 g tan-1) meningkatkan kualitas hasil sebesar 31% pada parameter kadar gula dan 35% peningkatan terhadap diameter buah tanaman stroberi, sedangkan pemberian 75 % pupuk P dan K (3,75 g tan-1) meningkatkan kuantitas hasil sebesar 29 % pada bobot buah per tanaman dan 23 % terhadap bobot per buah tanaman stroberi.

English Abstract

Productive agricultural land in Malang, East Java, from year to year has decreased of about 70 hectares to 80 hectares per year, or 5-6 percent due to be converted into industrial and residential areas (BAPPEDA JATIM, 2011). The decreasing of agricultural land will certainly affect agricultural production itself. House yard can be an alternative to farming in line with the limited agricultural land. However, an increasing of modern residential design leaves little room for the yard to use. Horizontal planting model needs large area to obtain a high agricultural production. Verticulture can be the solution to grow crops in a narrow yard. The types of crops cultivated with verticulture usually is a plant that has a high economic value, short-lived or seasonal crops, especially vegetables, and have a root system that is not too broad (Desiliyarni et al., 2003). One example of a plant that can be cultivated with verticulture is strawberries. Strawberries are a high value horticultural commodities and much-loved by the people of Indonesia. Strawberry plants like other plants in its growth requires nutrients phosphorus (P) and potassium (K). Given the importance of these two elements, and based on the lack of information about P and K fertilization on strawberry plants, this research needs to be done. P and K fertilization is expected to help improve the quality and quantity of strawberry plants grown vertically (verticulture). It is also hoped through this study will obtain information on the proportion of P and K fertilizers the right so that the strawberry plants can be improved. The purpose of this study was to determine the effect of planting models and a combination of P and K fertilizers on growth and yield of strawberry plants, the effect of different planting models on the growth and yield of strawberry plants and determine the effect of P and K fertilizers on growth and yield of strawberry plants. The experiment was conducted in Dusun Pandan, Desa Pandanrejo, Bumiaji, Kota Batu. The location is 800 m above sea level, with a minimum temperature of 18 – 24o C and a maximum of 28 - 32o Celsius, rainfall of 875-3000 mm month-1. The research was conducted in April 2015-June 2015. The tools used in the form of cameras, scales, rulers, a refractometer, scissors, analytical scales, calipers, rulers, paper HVS, beaker glass and so forth. Materials used are polybag, humus soil, strawberry seeds origin from stolons (California variety), N fertilizer (Urea: 46%), fertilizer P (SP-36: 36%) and K fertilizers (KCL: 60% K2O). Research using split plot design by placing a model of planting on the main plot and consists of 2 kinds of verticulture (V1) and horizontal (V2). While the combination of phosphorus and potassium are placed on the subplot and consists of three kinds of combination with the recommended dosage of SP-36 as much as 250 kg ha-1 and recommended dosage KCl 250 kg ha-1 ie 100% of fertilizer P + 100% fertilizer K ( P1), 75% of P fertilizer + 75% fertilizer K (P2), 50% of P fertilizer + 50% fertilizer K (P3), 25% of P fertilizer + 25% fertilizer K (P4) and 0% of fertilizer P + 0% fertilizer K (P5). Parameter observations made are non-destructive observation by taking 3 plant sample for each harvest treatment combinations include components of growth, yield components, and soil analysis. Plant growth components include length, number of leaves, leaf area and number of flowers. Components include the amount of fruit harvested, fruit weight per plant, fruit weight per fruit, sugar and fruit diameter. The data were analyzed using the F test at level α = 0.05 to determine whether there is real interaction or influence of the treatment. If there is an interaction or real effect of treatment, then continued with test between treatments using LSD at the level of p = 0.05. The results showed that there is no interaction between planting models with a combination of P and K fertilizers, while the combination of P and K fertilizers were different significant effect on components such as the length of plant growth at 28 and 70 dap, number of leaves at 28-70 dap, leaf area at 56-70 dap and the amount of flower and yield components such as weight per fruit, fruit weight per plant, fruit diameter and fruit sugar content. Model planting horizontal and verticulture same effect on growth and yield of strawberry plants. Planting strawberries with application of 100% P and K fertilizer (5 g of plant-1) improve the quality of the result by 31% on the parameters sugar levels and a 35% increase in the diameter of the fruit of the strawberry plant, while giving 75% of fertilizer P and K (3.75 g plant-1) increasing 29% the quantity of the weight of fruit per plant and 23% of the weight of fruit.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2015/799/ 051509618
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Kustati
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/130834
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item