BKG

Jayanti, MariaAgustinaDwi (2015) Kompatibilitas Tujuh Varietas Calon Interstock Tanaman Jeruk Pada Batang Bawah Japansche Citroen (Jc). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Tanaman jeruk (Citrus sp.) merupakan tanaman tahunan yang berasal dari daratan India, Cina Selatan, Australia bagian utara dan New Caledonia. Buah jeruk termasuk kelompok buah yang memiliki nilai ekonomis yang penting. Sebab, di samping bergizi tinggi yang terutama banyak mengandung vitamin C, buah jeruk juga sangat berpotensi untuk meningkatkan pendapatan petani karena buah ini banyak digemari oleh masyarakat di Indonesia. Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan budidaya tanaman jeruk adalah kualitas benih. Benih berkualitas dapat diperoleh dari hasil perbanyakan secara vegetatif dengan teknik okulasi atau penyambungan, yaitu menggabungkan sifat unggul yang terdapat pada batang bawah dengan batang atasnya. Batang bawah diharapkan mempunyai sifat yang unggul untuk dijadikan sebagai penyokong pertumbuhan batang atas. Batang bawah yang banyak digunakan di Indonesia saat ini adalah ‘Japansche Citroen’ (JC) dan ‘Rough Lemon’ (RL). Perbenihan jeruk di Indonesia masih mengandalkan varietas Japansche Citroen (JC) sebagai batang bawah. Keunggulan batang bawah ini adalah toleran terhadap kondisi lahan kering di Indonesia, pohon tegar dan produktif. Beberapa jenis batang bawah yang dikoleksi di Balitjestro mempunyai potensi untuk menjadi batang bawah alternatif selain Japansche Citroen (JC), hanya terkadang batang bawah tersebut tidak dapat mengekpresikan potensinya dengan baik melalui pertumbuhan batang atasnya ketika digunakan sebagai batang bawah. Pada teknik okulasi/penyambungan, antara batang bawah dan batang atas mempunyai hubungan timbal balik artinya bahwa pertumbuhan batang bawah akan mempengaruhi pertumbuhan batang atas dan sebaliknya. Terkadang hubungan timbal balik tersebut tidak terjadi (inkompatibilitas) yang ditandai dengan kematian pada tanaman muda, terhambatnya pertumbuhan tanaman, daun menguning dan rontok serta pertumbuhan asimetris pada batang bawah dan batang atas.Untuk mengatasi hal tersebut maka dapat mengaplikasikan tanaman ketiga atau yang biasa disebut dengan batang perantara atau interstock. Penggunaan beberapa varietas batang bawah sebagai calon interstock pada batang bawah Japansche Citroen (JC) belum banyak diuji sehingga penelitian ini perlu dilakukan untuk mengetahui tingkat kompatibilitas masing-masing calon interstock. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui kompatibilitas tujuh varietas calon interstock dan memilih varietas calon interstock terbaik yang kompatibel pada batang bawah Japansche Citroen (JC). Penelitian ini diduga bahwa penyambungan antara batang bawah Japansche Citroen (JC) dan masing-masing varietas calon interstock akan memberikan respon yang berbeda pada setiap fase pertumbuhan dan calon interstock varietas Rough Lemon menghasilkan tingkat kompatibilitas terbaik pada batang bawah Japansche Citroen (JC). ii Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari sampai April 2015 di Green House Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika, Tlekung – Kota Batu, Jawa Timur. Alat yang digunakan dalam penelitian yaitu pisau untuk okulasi, penggaris, jangka sorong, gunting, cetok, gembor, alat tulis dan kamera. Bahan yang digunakan dalam penelitian yaitu benih batang bawah Japansche citroen , dan benih varietas calon interstock Carizzo Citrange, Citrumello, Kanci, Poncirus Trifoliata, Volkameriana, Rough Lemon dan Troyer Citrange, label, tali plastik, polybag, media tanah. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 7 perlakuan, dan diulang 4 kali dengan unit penelitian 6 tanaman, sehingga total adalah 168 tanaman. Perlakuan tersebut adalah sebagai berikut T1 = Penyambungan batang bawah JC dengan calon interstock Carizzo Citrange, T2 = Penyambungan batang bawah JC dengan calon interstock Citrumello, T3 = Penyambungan batang bawah JC dengan calon interstock Kanci, T4 = Penyambungan batang bawah JC dengan calon interstock Poncirus Trifoliata, T5 = Penyambungan batang bawah JC dengan calon interstock Volkameriana, T6 = Penyambungan batang bawah JC dengan calon interstock Rough Lemon, T7 = Penyambungan batang bawah JC dengan calon interstock Troyer Citrange. Pelaksanaan penelitian meliputi persiapan bahan tanam, penyambungan tanaman, dan pemeliharaan. Pengamatan yang dilakukan yaitu tanpa merusak tanaman (non destruktif). Adapun parameter pengamatan yang dilakukan meliputi persentase tempelan jadi (%), persentase tempelan tumbuh (%), kecepatan pecahnya mata tunas (hari), tinggi tunas (cm), diameter batang bawah dan diameter tunas (cm), jumlah daun (helai). Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji keragaman (uji F) pada taraf nyata 5 %. Selanjutnya untuk mengetahui perbedaan yang nyata diantara perlakuan dilakukan dengan uji perbandingan antar perlakuan dengan menggunakan Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap varietas menunjukkan respon pertumbuhan yang berbeda terhadap kecepatan pecah tunas, panjang tunas, diameter tunas, dan jumlah daun. Semua varietas dapat dijadikan calon interstock pada batang bawah Japansche Citroen karena semua varietas kompatibel pada batang bawah ini dan tidak menunjukkan gejala inkompatibilitas. Secara keseluruhan, varietas Citrumello menghasilkan kompatibilitas yang tinggi dilihat dari tingkat keberhasilan tempelan jadi dan tempelan tumbuh berkisar 100%. Selain itu, pada pengamatan kecepatan pecah tunas dan panjang tunas, secara nyata varietas ini berpengaruh lebih baik dibandingkan beberapa varietas yang lainnya. Varietas Citrumello memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan varietas Rough Lemon.

English Abstract

Citrus (Citrus sp.) is an annual plant that origin from mainland India, Southern China, Northern Territory of Australia and New Caledonia. The orange fruit belongs to the ones which has significant economic value. It is due to the fact that it does not only contain vitamin C, but it also is potential to increase the farmer income because this fruits is like by people in Indonesia. One factor that determines the success of citrus cultivation is the seed quality. Seed quality can be obtained from vegetative propagation by grafting or budding techniques, which is the vigor trait on the rootstock and scion. Rootstock is expected to have the vigor trait to be anchor of scion growth. The widely used rootstock at the time in Indonesia were called Japansche Citroen (JC) and Rough Lemon (RL). Citrus seedling in Indonesia still relies Japansche Citroen (JC) variety as the rootstock. The strength of rootstocks are tolerance to dryland in Indonesia, productive and steady tree. Several collected rootstocks in Balitjestro have potential to be alternate rootstocks beside Japansche Citroen (JC) rootstock, but sometimes the rootstocks can not express its potential well via scion growth when being used as rootstock. In the budding technique, between rootstocks and scions have a reciprocal relationship means that the growth of rootstock will affect the growth of scion. Sometimes these interrelationships is not occur (incompatibility) and which is signed by the death of the young plants, inhibited of plants growth, yellowing and falling leaves, asymmetrical growth between rootstock and scion. To solve this problem, the application of thrid plants, also known as interstock is necessary. Several varieties of rootstock as a pre-interstock on Japansche Citroen (JC) rootstock is not tested yet, so this research needs to do, to know the compatibility level of each pre-interstock. The aim of this research are to know the compatibility of seven pre-interstock varieties and prefer the best pre-interstock varieties on the rootstock of Japansche Citroen (JC). It is hypothesized that the budding between Japansche Citroen (JC) rootstock and each varieties of pre-interstock will give different responses on each growth phase and pre-interstock variety of Rough Lemon results in the best compatibility level on the rootstock of Japansche Citroen (JC). This research was conducted from January to April 2015, at Green House of Indonesian Citrus and Subtropical Fruits Research Institute (ICSFRI), Tlekung - Batu, East Java. The tools used in this research were knife of budding, ruler, calipers, scissors, mini-scope, water sprayer, stationery and a camera. Materials used in this research were the seeds of Japansche Citroen rootstock, and pre-interstock variety seeds of Carizzo Citrange, Citrumello, Kanci, Poncirus Trifoliata, Volkameriana, Rough Lemon and Troyer Citrange, labelling paper, plastic rope, polybags, soil media. This research used Randomized Block Design (RBD) consisting of 7 iv treatments, and 4 replication (6 plants/replication), so there were 168 plants in total. Those treatments were T1 = the budding of JC rootstock with pre-interstock of Carizzo Citrange, T2 = the budding of JC rootstock with pre-interstock of Citrumello, T3 = the budding of JC rootstock with pre-interstock of Kanci, T4 = the budding of JC rootstock with pre-interstock of Poncirus Trifoliata , T5 = the budding of JC rootstock with pre-interstock of Volkameriana, T6 = the budding of JC rootstock with pre-interstock of Rough Lemon, T7 = the budding of JC rootstock with pre-interstock of Troyer Citrange. The research conduction included planting material preparation, plants budding, and maintenance. The observations was not non-destructive. The observation parameters includes the percentage of successful budded parts (%), the percentage of growing buds (%), velocity of bud breakthrough (days), bud height (cm), rootstock and bud diameters (cm) and leaf number (sheets). The data were analyzed with F-test in the level of 5%. If there is a significant effect or difference, then it will be continued with LSD (Least Significant Difference) test in the level of 5%. The results showed that every varieties give the different growth responses on velocity of bud breakthrough, bud height, bud diameters, and leaf number. All varieties can be used as a pre-interstock on the rootstock of Japansche Citroen (JC) because all pre-interstock varieties compatible with this rootstock and did not show incompatibility symptoms. Overall, Citrumello varieties produce high compatibility based on the successful of budded parts and growing buds around 100%. In addition, the observation of velocity of bud breakthrough and bud height increase, Citrumello variety significantly give better results than some of the other pre-interstock varieties. Citrumello variety give better responses compared with the variety of Rough Lemon.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2015/665/ 051507658
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Kustati
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/130694
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item