BKG

Siregar, ErikNamora (2015) Uji Alelopati Ekstrak Umbi Teki Pada Gulma Bayam Duri (Amaranthus spinosus L.) dan Pertumbuhan Tanaman Jagung Manis (Zea mays L. Saccharata). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Gulma ialah tanaman liar yang keberadaannya tidak diinginkan oleh petani, gulma dapat menurunkan produksi dari tanaman budidaya, karena adanya persaingan perebutan unsur hara, air, serta penerimaan cahaya matahari. Salah satu gulma yang dapat menurunkan produksi tanaman budidaya yaitu Bayam duri (Amaranthus spinosus L.). Tanaman ini termasuk dalam 18 gulma paling serius di dunia dan telah menyebar ke seluruh belahan dunia beriklim hangat sejak 300 tahun yang lalu (Stewart, 2009). Penurunan produksi jagung dan tanaman lainnya, dilaporkan karena meningkatnya kepadatan populasi bayam duri (Bensch et al., 2000). Mirshekari (2001) melaporkan bahwa kehadiran berat kering 200 g gulma bayam duri per meter persegi dapat menurunkan hasil jagung hibrida sekitar 32%. Penggunaan herbisida merupakan salah satu upaya yang dilakukan sebagai pembasmi gulma, namun pemberian herbisida yang dilakukan terus menerus akan berdampak buruk pada kerusakan lingkungan, sehingga pengurangan penggunaan herbisida dapat dilakukan dengan menggali potensi senyawa kimia yang berasal dari tumbuhan (alelokimia) dan dimanfaatkan sebagai bioherbisida. Teki (Cyperus rotundus) merupakan salah satu tumbuhan yang berpotensi sebagai bioherbisisda karena teki dapat mengeluarkan senyawa penghambat pertumbuhan yang disebut alelopati. Hal ini juga dinyatakan Patterson (1986) beberapa gulma yang telah terbukti bersifat alelopati adalah Agropyron repens L., teki (Cyperus rotundus L., Cyperus esculentus L., dan Cynodon dactylon L.), dan alang-alang (Imperata cylindrica L.). Tujuan dari penelitian ini untuk mempelajari alelopati yang terdapat pada umbi teki, mendapatkan konsentrasi alelopati yang sesuai untuk menekan pertumbuhan gulma bayam duri, serta untuk mendapatkan konsentrasi alelopati yang sesuai agar tidak menekan pertumbuhan tanaman jagung. Hipotesis Penelitian terdiri dari 3 yaitu ekstrak umbi teki memiliki potensi alelopati yang dapat menekan pertumbuhan gulma bayam duri, pemberian ekstrak umbi teki dengan konsentrasi 3500 ppm diduga dapat menekan pertumbuhan gulma bayam duri (Amaranthus spinosus L.), dan pemberian ekstrak umbi teki dengan konsentrasi 3500 ppm tidak menekan pertumbuhan tanaman jagung manis (Zea mays L. Saccharata). Penelitian dilaksanakan di rumah kaca UPT. Pengembangan Benih Palawija, Singosari, Malang, Jawa Timur. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2015 – April 2015. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 7 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuannya adalah A0 : Kontrol (tanpa larutan ekstrak umbi teki), A1 : Larutan ekstrak umbi teki 1000 ppm, A2 : Larutan ekstrak umbi teki 1500 ppm, A3 : Larutan ekstrak umbi teki 2000 ppm, A4 : Larutan ekstrak umbi teki 2500 ppm, A5 : Larutan ekstrak umbi teki 3000 ppm, A6 : Larutan ekstrak umbi teki 3500 ppm. Pengamatan terdiri dari pengamatan gulma, dan pengamatan pertumbuhan tanaman jagung. Pengamatan yang dilakukan pada gulma bayam duri, dan tanaman jagung meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot kering total tanaman. Hasil penelitian menunjukkan pemberian larutan ekstrak umbi teki dapat menekan pertumbuhan bayam duri. Pada pengamatan umur 60 hst ekstrak umbi teki 3500 ppm dapat menekan tinggi tumbuhan, jumlah daun, luas daun, bobot kering tumbuhan bayam duri masing-masing sebesar 54,25%, 54,60%, 75,58%, dan 69,46%. Sedangkan pada pertumbuhan tanaman jagung ekstrak umbi teki 3500 ppm dapat menekan tinggi tanaman, luas daun, dan bobot kering tanaman jagung masing-masing sebesar 37% tinggi tanaman, 10,23% luas daun, dan 52,16% bobot kering. Akan tetapi pada jumlah daun, ekstrak umbi teki tidak memberikan pengaruh yang nyata pada setiap pengamatan.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2015/664/051507657
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/130693
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item