BKG

Kurniawan, Andi (2015) Pengaruh Aplikasi Pupuk N dan K Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Pakcoy (Brassica rapa var. chinensis) Varietas Flamingo F1. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Pakcoy (Brassica rapa var. chinensis) ialah jenis sayuran yang digemari oleh masyarakat luas karena memiliki banyak manfaat bagi kesehatan manusia. Permintaan akan tanaman pakcoy ini mengalami peningkatan karena mudah dibudidayakan dan berumur pendek. Rata-rata konsumsi pakcoy kapita-1 dari tahun 2007 sampai 2011 mengalami peningkatan yaitu dari 1,19 kg kapita-1 tahun-1 meningkat menjadi 1,25 kg kapita-1 tahun-1 dengan hasil produksi pakcoy sebesar 562,838 ton tahun-1 ditahun 2009 (Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian (2012). Pemberian nitrogen dengan dosis yang tepat sangat menentukan kualitas pertumbuhan dan hasil tanaman secara maksimal (Okazaki, et al., 2012; Averbeke et al., 2007) . Hasil penelitian Turk et al., (2009) menunjukkan bahwa pemberian nitrogen dengan dosis 150 kg ha-1 memberikan pengaruh pada hasil bobot segar daun tanaman pakcoy. Pemberian pupuk kalium dapat meningkatkan daya tahan tanaman terhadap kekurangan air serta penyakit dan meningkatkan kualitas hasil panen (Tucker, 1999 ; Bhuvaneswari et al., 2013). Pupuk KCl dan KNO3 Merah ialah beberapa sumber kalium dengan kandungan unsur yang berbeda. Pupuk KCl mengandung unsur K dan Cl sedangkan KNO3 Merah mengandung unsur N, K, B dan Na. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh nitrogen dan kalium pada hasil tanaman pakcoy, serta memperoleh dosis pupuk nitrogen dan kalium yang tepat agar diperoleh hasil panen pakcoy yang tinggi. Sedangkan hipotesis yang diajukan ialah Pemberian pupuk N dan K dengan dosis 100 kg N ha-1 + 50 kg K2O ha-1 (KCl) + 50 kg K2O ha-1 (KNO3 Merah) dan 75 kg N ha-1 + 25 kg K2O ha-1 (KCl) + 75 kg K2O ha-1 (KNO3 Merah) secara efektif dan efisien mampu meningkatkan hasil tanaman pakcoy Penelitian dilaksanakan di Desa Bawang, Kecamatan Tunggulwulung, Kabupaten Malang. Ketinggian tempat pada lokasi penelitian 600 mdpl, dengan suhu harian berkisar antara 19-26 ºC dan curah hujan rata-rata 2.636 mm per tahun. Penelitian dilaksanakan pada bulan April - Mei 2015. Penelitian ini merupakan percobaan sederhana yang menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdapat 10 perlakuan dengan 3 ulangan, masing-masing petak perlakuan terdapat 20 tanaman sehingga total tanaman yang ditanam ialah 600 tanaman. Perlakuan yang digunakan yaitu P1 = 100 kg N ha-1 + 100 kg K2O ha-1 (KCl), P2 = 100 kg N ha-1 + 75 kg K2O ha-1 (KCl) + 25 kg K2O ha-1 (KNO3 Merah), P3 = 100 kg N ha-1 + 50 kg K2O ha-1 (KCl) + 50 kg K2O ha-1 (KNO3 Merah), P4 = 100 kg N ha-1 + 25 kg K2O ha-1 (KCl) + 75 kg K2O ha-1 (KNO3 Merah), P5 = 100 kg N ha-1 + 100 kg K2O ha-1 (KNO3 Merah), P6 = 75 kg N ha-1 + 100 kg K2O ha-1 (KCl), P7 = 75 kg N ha-1 + 75 kg K2O ha-1 (KCl) + 25 kg K2O ha-1 (KNO3 Merah), P8 = 75 kg N ha-1 + 50 kg K2O ha-1 (KCl) + 50 kg K2O ha-1 (KNO3 Merah), P9 = 75 kg N ha-1 + 25 kg K2O ha-1 (KCl) + 75 kg K2O ha-1 (KNO3 Merah), P10 = 75 kg N ha-1 + 100 kg K2O ha-1 (KNO3 Merah). iv Pengamatan dilakukan pada dua variabel yaitu variabel pengamatan pertumbuhan (Tinggi Tanaman, Jumlah Daun, Jumlah Stomata dan Kadar Klorofil dan variabel pengamatan hasil panen (Bobot segar tanaman, Diameter bonggol dan Umur panen). Data yang diperoleh dari hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan Analisis Ragam (Uji F) pada taraf 5% dan apabila terdapat pengaruh yang nyata, maka dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa aplikasi pupuk nitrogen dan kalium dengan dosis yang tepat mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy sebagai berikut: 1. Bobot segar panen per tanaman lebih tinggi terdapat pada perlakuan [100 kg N ha-1 + 75 kg K2O ha-1 (KCl) + 25 kg K2O ha-1 (KNO3 Merah)] dan [100 kg N ha-1 + 50 kg K2O ha-1 (KCl) + 50 kg K2O ha-1 (KNO3 Merah)]. Sedangkan bobot segar per petak dan per hektar pada perlakuan [100 kg N ha-1 + 75 kg K2O ha-1 (KCl) + 25 kg K2O ha-1 (KNO3 Merah)], [100 kg N ha-1 + 50 kg K2O ha-1 (KCl) + 50 kg K2O ha-1 (KNO3 Merah)], [100 kg N ha-1 + 25 kg K2O ha-1 (KCl) + 75 kg K2O ha-1 (KNO3 Merah)] dan [75 kg N ha-1 + 25 kg K2O ha-1 (KCl) + 75 kg K2O ha-1 (KNO3 Merah)] memberikan hasil yang lebih tinggi 2. Perlakuan pupuk nitrogen yang dikombinasikan dengan KNO3 Merah memberikan hasil yang lebih tinggi terhadap diameter bonggol, bobot segar per tanaman, bobot segar per petak dan per hektar tanaman pakcoy dibandingkan pupuk nitrogen yang dikombinasikan dengan pupuk KCl 3. Dosis [100 kg N ha-1 + 100 kg K2O ha-1 (KNO3 Merah)] dan [100 kg N ha-1 + 50 kg K2O ha-1 (KCl) + 50 kg K2O ha-1 (KNO3 Merah)] memberikan jumlah stomata lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan lainya.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2015/628/051507621
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Indah Nurul Afifah
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/130654
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item