BKG

Bintara, AndarKanekaPutra (2015) Pengaruh Kadar Kelengasan Tanah dan Pemberian Polimer Acrylic pada Pertumbuhan Anakan Tanaman Tebu (Saccharum officinarum L.). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Tebu sebagai bahan baku industri gula merupakan salah satu komoditi utama di Indonesia. Permasalahan utama dalam budidaya tebu pada lahan kering yaitu ketersediaan air yang kurang mencukupi kebutuhan tanaman tebu. Kekurangan air memperlambat perkecambahan bibit dan pertumbuhan vegetatif serta akan menghasilkan jumlah anakan lebih sedikit (Sutardjo, 2002). Oleh karena itu, diperlukan suatu teknologi untuk tetap menyediakan air tanah tersedia bagi tanaman meskipun pada kondisi kering supaya anakan dapat tumbuh dengan baik. Salah satu cara untuk menyediakan air tersebut melalui penggunaan polimer acrylic. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh polimer acrylic dan kadar lengas tanah pada pertumbuhan awal tanaman tebu. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini ialah penggunaan dosis polimer acrylic yang tepat pada kadar lengas yang rendah dapat meningkatkan pertumbuhan anakan tanaman tebu. Penelitian telah dilaksanakan pada September hingga Desember 2014 berlokasi di Desa Sempalwadak, Kecamatan Bululawang, Malang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT) yang disusun secara acak. Kadar lengas tanah ditempatkan sebagai petak utama (PU) terdiri atas 3 taraf yaitu Kontrol (A0), Kadar lengas tanah 40% (A1), Kadar lengas tanah 80% (A2) dan dosis polimer acrylic ditempatkan sebagai anak petak terdiri atas 5 taraf yaitu Tanpa pemberian polimer acrylic (S0), Pemberian polimer acrylic 10 kg.ha-1 (S1), Pemberian polimer acrylic 20 kg.ha-1 (S2), Pemberian polimer acrylic 30 kg.ha-1 (S3), dan Pemberian polimer acrylic 40 kg.ha-1 (S4). Parameter pengamatan yang diamati meliputi presentase perkecambahan, tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah tanaman dan jumlah anakan. Data pengamatan yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis ragam (uji F) pada taraf 5%. Bila hasil pengujian diperoleh perbedaaan yang nyata maka dilanjutkan dengan uji perbandingan antar perlakuan dengan menggunakan Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5 %. Hasil penelitian menunjukkan terjadi interaksi nyata antara perlakuan kadar lengas tanah dan dosis polimer acrylic pada pengamatan panjang tanaman 75 hst. Pada kondisi lengas tanah kontrol, perlakuan tanpa polimer acrylic menghasilkan panjang tanaman yang lebih tinggi dibandingkan perlakuan penggunaan polimer acrylic dengan dosis 10 kg ha-1 dan 30 kg ha-1 dan tidak berbeda nyata dengan penggunaan polimer acrylic dosis 20 kg ha-1 dan 40 kg ha-1. Pada kadar lengas tanah 40%, perlakuan tanpa polimer acrylic menghasilkan panjang tanaman yang lebih tinggi dibandingkan penggunaan polimer acrylic dosis 20 kg ha-1 dan tidak berbeda nyata dengan perlakuan penggunaan polimer acrylic dosis 10 kg ha-1, 30 kg ha-1 dan 40 kg ha-1. Penggunaan polimer acrylic dengan dosis 40 kg ha-1 pada kondisi lengas tanah 80% justru memiliki panjang tanaman tebu yang paling rendah. Secara terpisah, perlakuan kadar lengas tanah 80% nyata meningkatkan jumlah daun, jumlah tanaman, dan jumlah anakan tanaman tebu dibandingkan perlakuan kadar lengas tanah 40% dan kontrol. Disisi lain, penggunaan polimer acrylic dosis tinggi (30 kg ha-1 dan 40 kg ha-1) nyata meningkatkan jumlah anakan tebu pada umur 30 hst.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2015/595/051507588
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Indah Nurul Afifah
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/130617
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item