BKG

Pamuji, Adimas (2015) Pengaruh Uji Daya Hasil Semangka Kuning Berbiji (Citrullus vulgaris) Hibrida. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Semangka merupakan buah yang digemari masyarakat Indonesia karena memiliki rasa yang manis, renyah dan kandungan air yang banyak, kulit yang keras dapat berwarna hijau pekat atau hijau muda dengan garis hijau tua tergantung varietasnya. Tingkat dan kualitas produksi semangka di Indonesia masih tergolong rendah. Perkembangan produksi tanaman semangka di Indonesia tahun 2012 mencapai 515 536 ton. Namun pada tahun 2013 produksi semangka hanya mencapai 460.628 ton (Anonimousa, 2014). Untuk mencukupi permintaan pasar yang tinggi maka produsen benih semangka berlomba menciptakan varietas yang unggul atau hibrida. Asal usul benih hibrida ini adalah dari hasil persilangan tetua yang diimpor dari Meksiko. Pada benih semangka kuning hibrida belum pernah dilakukan uji daya hasil setelah perakitan hibrida maka sebaiknya dilakukan uji daya hasil pendahuluan untuk mengetahui potensi yang dimiliki hibrida tersebut. Setelah dilakukan uji daya hasil pendahululan, benih akan di uji daya hasil lanjutan dan multi lokasi sebelum hibrida tersebut dilepas untuk menjadi varietas unggul. Penelitian akan dilaksanakan di lahan PT.Winon Internasional. Jalan Prada Pom Abu Ali 22, Desa Bocek, Kecamatan Karangploso, Malang 65152. Lokasi penelitian terletak pada ketinggian ± 600 m dpl. Penelitian dilakukan pada bulan Februari hingga bulan April 2015. Bahan utama dalam penelitian ini adalah semangka kuning berbiji hibrida, 3 varietas semangka kuning sebagai pembanding penelitian ini adalah Aura Kuning, Shi Teng, dan Garnis F1, pupuk kandang, NPK, ZK, Phonska, dan ZA. Sedangkan alat yang digunakan adalah label, tali rafia, cangkul, meteran, sprayer, timbangan analitik, jangka sorong, kamera digital, alat tulis, mulsa plastik, dan Brix Refractometer. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Kelompok lengkap Teracak (Randomized Complete Block Design) dengan uji empat varietas yang terdiri dari satu varietas yang diuji dan tiga varietas pembanding yaitu Aura Kuning, Shi Teng dan Garnis F1, Masing-masing terdiri dari empat ulangan sehingga menghasilkan 16 satuan percobaan dan jumlah tanaman perpetak adalah 24 sehingga total tanaman 384 tanaman. Tanaman sample perpetak adalah 12 tanaman. Karakter yang diamati antara lain umur berbunga (hst), umur berbuah (hst), (unit), ukuran buah (cm), bobot buah (kg), tebal kulit buah (cm), kadar gula (ºbrix), bentuk buah, warna buah, dan warna biji. Data yang didapat dari hasil pengamatan selanjutnya dilakukan analisis menggunakan analisis ragam (uji F) dengan taraf 5% dan dilanjutkan dengan menggunakan uji jarak berganda Duncan (Duncan Multiple Range Test) 5%. Hasil dari penelitian ini karakter bobot buah, panjang buah, diameter buah dan kadar gula semangka kuning hibrida berbeda nyata dengan nilai rata-rata lebih besar dari varietas pembanding namun, pada karakter EP (edible portion) nilai rata-rata semangka kuning hibrida tidak berbeda nyata dengan varietas Shiteng dan Garnis. Pada karakter tebal kulit buah semangka kuning hibrida lebih tebal dari varietas pembanding sehingga memiliki kelebihan daya angkut lebih kuat dan tahan terhadap benturan.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2015/532/051507525
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/130549
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item