BKG

Indriya, Suli (2015) Pengaruh Pemangkasan Cabang dan Pemberian Pupuk Nitrogen Terhadap Hasil Tanaman Brokoli (Brassica oleracea L. var. italica. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Produksi tanaman brokoli di Indonesia sangat rendah. Menurut Badan Pusat Statistik (2014), produksi brokoli mengalami penurunan sebesar 1.432.264 ton pada tahun 2014 dari 1.480.625 ton pada tahun 2013. Alasan rendahnya produktivitas brokoli adalah faktor budidaya tanaman dan lingkungan yang kurang cocok, seperti suhu. Diduga alasan utama karena tumbuhnya cabang dan rendahnya pemberian unsur nitrogen. Tujuan dalam percobaan ini adalah untuk menentukan pengaruh kombinasi antara pemangkasan dan dosis pupuk nitrogen. Hipotesis dalam percobaan ini adalah terjadi pengaruh interaksi antara pemangkasan dan pemberian dosis pupuk nitrogen mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman brokoli. Percobaan dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, di Dusun Cangar, Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, masuk dalam kawasan Taman Hutan Rakyat (TAHURA) R. Soerjo. Lokasi penelitian terletak pada ketinggian 1.700 m dpl dengan jenis tanah andosol. Suhu udara rata-rata 18ºC. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan Maret 2014. Alat yang digunakan dalam penelitian adalah cangkul, sabit, pisau, penggaris, bambu (patok nomor), mulsa plastik, tali, meteran, timbangan analitik, jangka sorong, alat tulis dan label (untuk menandai). Bahan yang digunakan adalah benih brokoli varietas Royal Green, pupuk kandang ayam 12,5 ton ha-1, pupuk urea (N), pupuk SP-36 (120 kg P2O5) dan pupuk KCl (100 kg K2O). Penelitian ini merupakan percobaan faktorial yang menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 3 kali ulangan yang terdiri dari 2 faktor yaitu faktor pemangkasan dan faktor pupuk nitrogen yang terkandung dalam urea. Faktor pemangkasan ada jenis perlakuan yaitu pemangkasan 100% dan tanpa pemangkasan. Faktor pupuk nitrogen ada 4 jenis dosis perlakuan meliputi 0 kg N ha-1, 60 kg N ha-1, 120 kg N ha-1 dan 180 kg N ha-1. Pengamatan tanaman dilakukan dengan cara non destruktif. Pengamatan non destruktif dilakukan pada umur 14 hst, 21 hst, 28 hst, 35 hst, 42 hst dan 49 hst meliputi pengukuran tinggi tanaman, Jumlah daun, luas daun dan indeks luas daun. Pengamatan panen meliputi menghitung umur panen, diameter curd, bobot segar curd dan bobot segar tanaman dan total hasil panen (ton ha-1). Pengamatan penunjang terdiri dari analisis tanah awal dan akhir. Analisis awal terdiri dari analisis tanah lengkap dan analisis pupuk kandang ayam yang meliputi kandungan N, P, K, C-organik, dan pH. Analisis akhir berupa analisis N tanah disetiap kombinasi perlakuan. Data hasil pengamatan dianalisa dengan menggunakan uji F pada taraf 5%. Apabila terdapat perbedaan nyata antar perlakuan maka dilakukan uji BNT pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi antara perlakuan pemangkasan dan pemberian dosis pupuk nitrogen terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman brokoli. Perlakuan pemangkasan hanya berpengaruh nyata terhadap peningkatan diameter curd tanaman brokoli. Tanaman brokoli yang dipangkas mempunyai ukuran diameter curd lebih besar dibandingkan dengan yang tidak dipangkas. Perlakuan dosis pupuk nitrogen tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman brokoli.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2015/528/051507521
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/130544
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item