BKG

Purnomo, Rudi (2018) Analisis Logam Berat Cu Pada Kerang Lentera (Lingula Unguis) Di Perairan Pantai Desa Pesisir Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo Jawa Timur. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Logam berat Cu merupakan unsur alam yang dapat diperoleh dari laut, erosi batuan tambang, vulkanisme dan sebagainya. Logam berat ini merupakan elemen mikro yang sangat dibutuhkan oleh organisme, baik darat maupun perairan, namun dalam jumlah yang sedikit. Keberadaan Cu di suatu perairan umum dapat berasal dari daerah industri yang berada di sekitar perairan tersebut dan apabila terakumulasi dalam jumlah besar akan berdampak kurang baik bagi keberadaan organisme. Pantai pesisir merupakan pantai yang sangat produktif dalam menghasilkan sumberdaya perikanan. Kerang lentera merupakan salah satu sumberdaya yang dihasilkan di pantai ini. Namun dengan banyaknya aktivitas masyarakat disekitar pantai telah menyumbangkan polutan khususnya logam berat yang berdampak dalam kerang lentera, sehingga sangat berbahaya untuk dikonsumsi masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui berapa kandungan logam berat Cu pada, sedimen dan kerang lentera pada pantai pesisir dan apakah kadar logam berat Cu dalam sedimen berpengaruh pada logam berat yang ada pada kerang lentera. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari-Maret 2018 di Pantai Desa Pesisir, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini menggunakan metode survei yang hasilnya dijelaskan secara deskriptif dengan teknik pengambilan data berupa data primer dan data sekunder. Pengambian sampel kerang dan sedimen diakukan dengan menggunakan 10 titik sampling dalam satu lokasi yang terbagi mulai dari wilayah tengah pantai sampai dekat kawasan mangrove dengan menggunakan transek 1 x 1m. Kerang lentera dan sedimen dari lokasi tersebut kemudian dianalisis kadar logam berat Cu menggunakan metode AAS dan analisis hubunganya dengan regresi linier sederhana. Hasil analisis logam berat didapatkan kandungan rata-rata logam berat Cu di sedimen pada semua titik penelitian di pantai Pesisir berkisar 2,1 ppm - 2,94 ppm, Kandungan rata-rata logam berat Cu di kerang pada semua stasiun penelitian di pantai pesisir berkisar 0,75 ppm – 1,84 ppm. Hubungan logam berat Cu pada sedimen dengan logam berat yang ada dalam kerang lentera mempunyai hubungan yang lemah karena nilai koefisien korelasi pada perairan sebesar 7,9%. Persamaan regresi yang didapat Y = 0,535 + 0,028X, yang berarti semakin tinggi Cu pada sedimen maka semakin tinggi Cu pada kerang. Kesimpulan dari penelitian ini diperoleh analisis kandungan logam berat Cu tertinggi pada sedimen sebesar 2,94 ppm dan pada kerang sebesar 1,84 ppm. Hasil logam berat pada kerang sudah diatas ambang batas ketetepan baku mutu logam pada biota. Hubungan logam berat Cu pada sedimen dan kerang mempunyai hubungan yang lemah atau logam berat yang ada dalam kerang tidak dipengaruhi oleh sedimen. Kandungan logam berat Cu pada pantai pesisir baik di sedimen dan di kerang lentera didapatkan hasil yang berbahaya bagi kesehatan. Oleh karena itu masyarakat dapat melakukan perendaman daging kerang lentera dengan larutan asam asetat untuk menurunkan kadar logam berat Cu pada kerang sebelum dicuci atau dimasak.

English Abstract

-

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2018/614/051806399
Uncontrolled Keywords: Polusi Air, Logam Berat Cu, Sedimen, Kerang Lentera
Subjects: 500 Natural sciences and mathematics > 577 Ecology > 577.6 Aquatic ecology > 577.627 Water Pollution (Effect on natural ecology)
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Manajemen Sumberdaya Perairan
Depositing User: soegeng
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/13036
Text
Rudi Purnomo.pdf
Restricted to Repository staff only

Download

Actions (login required)

View Item View Item