BKG

Setianingsih, Eva (2015) Pemanfaatan Batang Semu Pisang sebagai Pot dengan Berbagai Komposisi Media Tanam Terhadap Produktivitas Tanaman Kangkung Darat (Ipomoea reptans L. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Kangkung sutera merupakan varietas kangkung introduksi dari Hawai, varietas ini cukup tahan terhadap penyakit karat daun (Puccinia sp) dan virus kuning, serta sesuai untuk ditanam di lahan kering (Setiawati et al., 2007). Meningkatnya jumlah penduduk di Indonesia pada setiap tahun yang diikuti dengan pembangunan pemukiman, menyebabkan berkurangnya lahan pertanian sehingga produktivitas komoditas sayuran menurun. Produksi kangkung pada tahun 2011 hingga 2012 terus menurun yaitu dari 355.466 ton, hingga menjadi 320.144 ton (BPS, 2014). Solusi yang dapat diterapkan dalam mengefisienkan penggunaan lahan untuk mencapai produksi kangkung secara maksimal adalah dengan menggunakan pot batang semu pisang. Batang semu pisang merupakan limbah potensial yang mengandung kadar air yang sangat tinggi yaitu sebesar 96,2% sehingga cocok diterapkan pada lahan kering. Salah satu faktor yang berpengaruh dalam pertumbuhan kangkung adalah komposisi media tanam yang tepat. Media tanam yang digunakan adalah tanah, pupuk kandang sapi, kompos azolla, dan kompos sampah kota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kangkung darat pada pot batang pisang dibandingkan dengan polybag. Penelitian dilaksanakan di Greenhouse Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian, Lawang, Malang pada bulan Juni sampai Juli 2014. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah cangkul, pisau, penggaris, meteran, timbangan analitik, LAM (Leaf Area Meter). Sedangkan bahan yang digunakan adalah benih kangkung varietas Sutera, batang semu pisang, polybag, pupuk kandang sapi, kompos sampah kota, dan kompos azolla. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 6 perlakuan, yaitu : P1 = tanah + pupuk kandang sapi (1 : 1) ditanam pada polybag, P2 = tanah + kompos azolla (1 : 1) ditanam pada polybag, P3 = tanah + kompos sampah kota (1 : 1) ditanam pada polybag, P4 = tanah + pupuk kandang sapi (1 : 1) ditanam pada pot batang semu pisang, P5 = tanah + kompos azolla (1 : 1) ditanam pada pot batang semu pisang, P6 = tanah + kompos sampah kota (1 : 1) ditanam pada pot batang semu pisang. Setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali sehingga terdapat 24 unit percobaan. Pengamatan yang dilakukan pada penelitian ini meliputi pengamatan non destruktif dan panen. Pengamatan non destruktif terdiri dari tinggi tanaman (cm) dan jumlah daun per tanaman (helai). Pengamatan panen meliputi luas daun per tanaman (cm2), panjang akar per tanaman (cm), bobot kering per tanaman (g), bobot segar total per tanaman (g). Pengamatan media tanam meliputi pengukuran suhu dengan menggunakan termometer tanah dan pengukuran kelembaban tanah menggunakan soil moisture tester. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis ragam dan dilakukan uji F pada taraf 5%. Apabila hasil pengujian menunjukkan perbedaan yang nyata, maka dilanjutkan dengan uji BNT dan uji T pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media tanam pupuk kandang sapi, kompos azolla, dan kompos sampah kota menghasilkan bobot segar tanaman yang sama apabila ditanam pada pot yang sama. Tetapi, pada pot yang berbeda dihasilkan bobot segar dan bobot kering yang berbeda. Perlakuan pada polybag memberikan hasil bobot segar sebesar 16,84 g tan-1 sedangkan tanaman pada pot tan-1. Bobot kering tanaman pada polybag memberikan hasil sebesar 1,55 tan-1 yang lebih tinggi apabila dibandingkan dengan tanaman yang terdapat pada batang semu pisang yaitu 1,17 tan-1. Suhu tanah siang hari yang dihasilkan pada polybag lebih tinggi yaitu berkisar antara 29,83-33,02oC, sedangkan pot batang semu pisang memberikan suhu siang hari yang rendah yaitu antara 26,21-27,42oC. Secara kuantitatif dan kualitatif, tanaman yang dihasilkan pada polybag memberikan hasil yang lebih baik apabila dibandingkan dengan tanaman pada pot batang semu pisang. Akan tetapi, penyiraman yang dilakukan pada pot batang semu pisang lebih efisien apabila dibandingkan pada polybag, sehingga pot batang semu pisang dapat diaplikasikan pada saat musim kemarau atau pada daerah yang kekurangan air.

English Abstract

Morning glory of Sutera varieties is a variety of morning glory was introduction from Hawaii, this varieties is resistant to rust disease ( Puccinia sp) and leaves yellow virus and fit to be planted in dry land (Setiawati et al., 2007 ). Indonesia rising population in every year, followed by construction of settlement causing a diminution of agricultural land that productivity commodities vegetables down. Production of morning glory in 2011 and 2012 namely from falling 355.466 tons to become 320.144 tons (BPS, 2014). Solution that can be applied in the efficient to use of land to achieve the production of convolvulus maximally is by using generators banana pseudo stem pot. A specious waste of potential containing banana is very high water levels in the amount of 96,2 % of that match is applied on dry land. One influential factor in growth convolvulus is growing media composition proper. Growing media used is amounts of cow manure, azolla compost, and municipal compost. This research aims to know the influence of composition growing media on the growth and crop yield morning glory on pots of banana pseudo stem compared with polybag. The research was be conducted on June until July 2014. The farm used in this research is at STPP’s Greenhouse, Lawang Distric, Malang with an altitude of 450 m above sea level. The tools used in research are the hoe, marker, ruler, knife, soil thermometer, soil moisture tester, camera. The materials used in research are the seed morning glowry of Sutera varieties, cow manure, azolla compost, municipal compost, and urea fertilizer. The method in this research using a Randomized Block Design (RBD), consist of the 6 treatments, namely: P1 = soil + cow manure (1:1 planted on polybag), P2 = soil + compost azolla (1:1 planted on polybag), P3 = soil + municipal compost (1:1 planted on polybag), P4 = soil + cow manure (1:1 planted on pots banana pseudo stem), P5 = soil + azolla compost (1:1 planted on pots banana pseudo stem), P6 = municipal compost (1:1 planted on pots banana pseudo stem. The treatments replicated 4 times, this research devided into 24 treatments. The variable of observation on this research include non destructive observation and the harvest. Non destructive observation consisting of stem length (cm) and number of leaves per plant (strands). Harvest observation covering leaf area per plant (cm2), long roots per plant (cm), dry weight per plant (g), fresh total weight per plant (g). Observation growing media covering the measurement of temperature by the use of a soil thermometer and the measurement of land use soil moisture a tester. The obtained from the observations were analyzed using analysis of variance (F test) and (T test) at 5% level, and if significantly different then followed by LSD test at 5% level. The results show that media composition amounts of cow manure, azolla compost, and municipal compost produces fresh weight the same plant if planted in a pot that same. But, on different pots produced weights fresh and dry weight different also. Treatment in polybag give a fresh weight of 16,84 g tan-1 while the ones on a pot stems all the banana producing fresh weight total plants of 11,14 g tan-1. Dry weight the ones on polybag results of 1,55 g tan-1, is higher compared with the plant on all of the banana pseudo stem namely 1,17 g tan-1. Soil day temperature on polybag higher, the range 29,83-33,02oC, while pots banana pseudo stems give temperature are low that was between 26,21-27,42oC. Quantitatively and qualitatively, a plant that is produced on polybag give better results if compared to plants in pots of banana pesudo stem.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2015/30/051500689
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/130294
Text
SKRIPSI_EVA_SETIANINGSIH_(105040200111037).pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item