BKG

Budhiawan, Arif (2015) Aplikasi Herbisida 2,4-D Dan Penoxsulam Pada Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Padi Sawah (Oryza Sativa). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Padi ( Oryza sativa ) merupakan salah satu tanaman yang mendapat peranan utama dalam pembangunan pertanian dan makanan utama masyarakat Indonesia. Konsumsi beras di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun. Potensi hasil padi di Indonesia tahun 2013 mencapai 70 juta ton. Peningkatan jumlah penduduk juga harus di imbangi dengan peningkatan produksi padi itu sendiri. Budidaya padi saat ini banyak memiliki kendala antara lain oleh serangan hama penyakit dan adanya tanaman pengganggu. Tanaman pengganggu atau gulma merupakan tanaman yang mampu menciptakan kompetisi dengan tanaman budidaya. Penurunan hasil akibat kompetisi dengan gulma bisa mencapai 6-8,7 %. Data yang lebih rinci lagi menunjukkan penurunan hasil padi nasional mencapai 15-42 % pada budidaya padi sawah. Upaya yang dilakukan dalam pengendalian gulma ini dengan menggunakan herbisida. Herbisida merupakan senyawa kimia yang khusus digunakan untuk mengendalikan gulma. Penggunaan herbisida ini dianggap sangat ampuh dalam mengendalikan gulma saat ini (Tjokrowardjojo, 2013). Selain karena cepat dan tepat juga dapat menekan tenaga kerja yang semakin sulit dicari untuk upaya penyiangan manual. Jika kompetisi antara gulma dan padi bisa diminimalisir maka pertumbuhan dan produksi padi akan meningkat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari herbisida pra tumbuh dan pasca tumbuh yang efektif bagi pengendalian gulma pada pertanaman padi sawah serta, untuk mempelajari apakah dengan pengendalian kimiawi dengan dosis yang benar mampu menigkatkan pertumbuhan dan produksi padi sawah. Hipotesis yang diajukan adalah pengendalian gulma dengan cara kimiawi mampu meningkatkan pertumbuhan dan produksi padi sawah serta, aplikasi pencampuran herbisida 2,4-D dan penoxsulam dengan dosis rekomendasi akan menghasilkan pertumbuhan dan produksi tanaman padi paling tinggi. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Maret – Juli 2014 di desa Campurasri, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi dengan ketinggian tempat ± 220 mdpl dan jenis tanah andisol, rata-rata suhu 25-330 C. Alat yang akan digunakan dalam penelitian ini meliputi bajak traktor, cangkul, ember, plastik selang, pompa air, tangki herbisida, meteran, bamboo persegi ukuran 30x30 cm, oven, timbangan analitik, amplop kertas, alat tulis, LAM, pipet, gelas plastik, buku flora dan kamera. Bahan yang akan digunakan meliputi benih padi varietas Ciherang, herbisida 2,4-D, herbisida penoxsulam, pupuk anorganik yaitu pupuk NPK. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 11 perlakuan dan diulang 3 kali. Perlakuannya sebagai berikut: H 1 : Kontrol untuk herbisida 2,4-D, H 2 : Herbisida 2,4-D 11,25 kg ha-1 3 hari setelah tanam, H 3 : Herbisida 2,4-D 22,5 kg ha-1 3 hari setelah tanam, H 4 : Herbisida 2,4-D 33,75 kg ha-1 3 hari setelah tanam, H 5 : Kontrol untuk herbisida penoxsulam, H 6 : Herbisida penoxsulam 200 ml ha-1 14 hari setelah tanam, H 7 : Herbisida penoxsulam 400 ml ha-1 14 hari setelah tanam, H 8 : Herbisida penoxsulam 600 ml ha-1 14 hari setelah tanam, H 9 : Herbisida 2,4-D 11,25 kg ha-1 3 hari setelah tanam dan penoxsulam 200 ml ha-1 14 hari setelah tanam, H 10 : Herbisida 2,4-D 22,5 kg ha-1 3 hari setelah tanam dan penoxsulam 400 ml ha-1 14 hari setelah tanam, H 11 : Herbisida 2,4-D 33,75 kg ha-1 3 hari setelah tanam dan penoxsulam 600 ml ha-1 14 harisetelah tanam. Pengamatan pertumbuhan padi meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, luas daun (LD), indeks luas daun (ILD), bobot basah dan bobot kering serta CGR yang diamati pada 14, 28, 42, 56 dan 70 hst. Pengamatan komponen hasil meliputi jumlah malai per rumpun, jumlah bulir per malai, hasil panen per plot dan bobok gabah 1000 butir. Pengamatan gulma meliputi jenis spesies gulma, bobot kering tiap spesies dan dominansi gulma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian gulma dengan herbisida 2,4-D dan penoxsulam berpengaruh nyata pada semua parameter pertumbuhan vegetatif tanaman padi. Sedangkan untuk produksi dari padai sawah, aplikasi herbisida 2,4-D dan penoxsulam berpengaruh nyata pada parameter jumlah bulir per malai, hasil panen per plot, hasil panen per hektar. Tetapi aplikasi herbisida tidak berbeda nyata terhadap jumlah malai per rumpun dan bobot 1000 butir. Pada analisis pertumbuhan tanaman aplikasi herbisida berpengaruh nyata, meliputi indeks luas daun dan laju pertumbuhan tanaman. Dari hasil penelitian ini juga didapatkan hasil perlakuan herbisida 2,4-D 22,5 kg ha-1 dan penoxsulam 400 ml ha-1 menghasilkan rerata yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan perlakuan kontrol dan lainnya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengendalian gulma dengan cara kimiawi mampu meningkatkan pertumbuhan dan produksi padi sawah dan aplikasi herbisida 2,4-D 22,5 kg ha-1 dan penoxsulam 400 ml ha-1 mampu meningkatkan pertumbuhan dan produksi padi sawah dengan rerata lebih tinggi dibanding dengan perlakuan kontrol (tanpa aplikasi herbisida).

English Abstract

Paddy (Oryza sativa) is one of several plants that has a main role in agricultural development and become a prime consumption in Indonesia. The consumption of rice in Indonesia have been increasing from year to year. In 2013, the potential yield of paddy was 70 billion ton. Also, the increase of population should be balanced with an increase of rice production. Nowadays, rice cultivation has many constraints such as pest and disease attack and weeds disturbance. Weeds is a plant that is able to create competition with crops. Yield reduction due to weed s competition can reach up to 6 – 8.7%. More detailed data showed that the decrease of national rice yield has reach ed 15 – 42% in rice cultivation. The e fforts of weed control is using herbicides. Herbicide is a chemical compound that is specially used to control weeds. Herbicide use is considered very effective in controlling weeds today (Tjokrowardjojo, 2013). In addition of being fast and precise , the use of herbicide c an also minimize labor cost which is become more difficult to be found for manual weeding. If the competition between paddy and weeds could be minimized, there will be an increase of rice production. The purpose of this research are to study the pre-emergence and post-growth herbicides that is effective in controlling weeds on paddy, and also to study whether chemical control with optimum dose is able to improve the growth and production of paddy. The hypothesis are chemical weed control can improve the growth and production of paddy and the combination of herbicide 2,4-D and penoxsulam with recommended dosage will be result the highest growth and production of paddy. This research was conducted on March – July 2014 in Campurasri Village, Karangjati, Ngawi with the altitude of ± 220 m asl, soil type is Andisol and average temperature is 25 – 33 0C. The tools used on this research are tractor plow, hoe, bucket, plastics hose, water pumps, herbicide tank, measurement, square bamboo sized 30 x 30 cm, oven, analytical scale, envelopes, stationary, LAM, pipette, plastic cups, Flora book and camera. Materials used include paddy seeds of Ciherang, 2,4D-Herbicide, Penoxsulam herbicide, inorganic fertilizer of NPK. This research was conducted by using a randomized block design with 11 treatments and 3 replications. Treatments are as follows: H1: Control for 2,4-D Herbicide, H2: 11,25 kg ha-1 of 2,4-D Herbicide 11,25 kg ha-1 and 3 days after planting (dap); H3: 22.5 kg ha-1 of 2,4-D Herbicide 22.5 kg ha-1 and 3 dap, H4: 33.75 kg ha-1 of 2,4-D herbicide and 3 dap, H5: Control for Penoxsulam herbicide, H6: 200 ml ha-1 of Penoxsulam herbicides and 14 dap, H7: 400 ml ha-1 of Penoxsulam herbicides and 14 dap, H8: 600 ml ha-1 of Penoxsulam herbicides and 14 dap, H9: 11.25 kg ha-1 of 2,4-D Herbi

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2015/3/051500488
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Hasbi
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/130293
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item