BKG

Pradana, AdwarArdhi (2015) Pengaruh Sistem Olah Tanah Dan Tingkat Ketebalan Mulsa Jerami Pada Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine Max (L.) Merr.). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Tanaman Kedelai Adalah Salah Satu Jenis Tanaman Kacang-Kacangan Yang Digunakan Sebagai Bahan Baku Makanan Dan Protein. Biji Kedelai Sudah Lama Dimanfaatkan Sebagai Bahan Dasar Makanan Dan Minuman, Seperti Tempe, Tahu, Kecambah, Susu Kedelai Dan Lain-Lain. Selain Itu, Biji Kedelai Juga Mempunyai Kandungan Gizi Yang Cukup Tinggi Dan Dapat Dimanfaatkan Sebagai Bahan Makanan Fungsional Untuk Mencegah Dan Mengobati Penyakit Maag Dan Jantung (Cahyadi, 2007). Produksi Biji Kedelai Nasional Pada Tahun 2010 Hingga 2012 Menunjukkan Nilai Yang Terus Merosot, Pada Tahun 2010 Sebanyak 907,031 Ton Dengan Areal Penanaman Seluas 660.823 Ha, Tahun 2011 Adalah 851,286 Ton Dengan Areal Penanaman 622,254 Ha, Sedangkan Tahun 2012 Adalah 783,158 Ton Dengan Areal Penanaman 570,495 Ha. Saat Ini Konsumsi Kedelai Per Tahun Mencapai 26 Juta Ton, Dan Produksi Nasional Hanya Mencapai 600-800 Ton, Untuk Pemenuhan Kebutuhan Nasional Pemerintah Harus Mengimpor Kedelai (Bps, 2013). Peningkatan Produksi Nasional Sebagai Upaya Memenuhi Kebutuhan Dan Mengurangi Nilai Impor Kedelai Perlu Dilakukan. Salah Satu Upaya Dalam Meningkatkan Produksi Ialah Dengan Persiapan Lahan Dengan Baik Contohya Dengan Olah Tanah Yang Tepat Dan Penggunaan Mulsa Organik Yang Tepat. Penelitian Dilaksanakan Pada Bulan November 2013 Sampai Januari 2014 Di Desa Kepuharjo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Lokasi Terletak Pada Ketinggian 600 M Dpl Dengan Suhu Rata-Rata Antara 23 - 28ºc. Alat Yang Digunakan Dalam Penelitian Tersebut Meliputi Timbangan Analitik, Leaf Area Meter, Oven, Termometer, Soil Moisture Tester, Alat Tugal, Ember, Sabit, Dan Kamera. Bahan Yang Digunakan Meliputi Benih Tanaman Kedelai Varietas Wilis, Pupuk Urea, Pupuk Sp-36, Pupuk Kcl, Roundup Dengan Bahan Aktif Isopropilamina Glifosat, Lannate Dengan Bahan Aktif Metomil Dan Furadan 3g Dengan Bahan Aktif Karbofuran. Metode Yang Digunakan Dalam Penilitian Ini Adalah Rancangan Petak Terbagi Dengan Tiga Kali Ulangan. Sistem Olah Tanah (S) Ditempatkan Sebagai Petak Utama Yang Terdiri Dari 3 Macam, Yaitu: S0 = Tanpa Olah Tanah; S1 = Olah Tanah Minimum; S2 = Olah Tanah Sempurna Sedangkan Anak Petak Adalah Tingkat Ketebalan Mulsa Jerami (T) Yang Terdiri Dari 3 Taraf: T0 = Tanpa Mulsa; T1 = Ketebalan Mulsa Jerami 3 Cm; T2 = Ketebalan Mulsa Jerami 6 Cm. Pengambilan Data Dilakukan Secara Destruktif, Yaitu Dengan Memanen Dua Tanaman Contoh Untuk Setiap Kombinasi Perlakuan. Pengamatan Dilakukan Pada Saat Tanaman Berumur 15 Hst, 30 Hst, 45 Hst, 60 Hst, Dan Saat Panen. Data Pengamatan Yang Diperoleh Dianalisis Dengan Menggunakan Analisis Ragam (Uji F) Pada Taraf 5%. Bila Hasil Pengujian Diperoleh Perbedaaan Yang Nyata Maka Dilanjutkan Dengan Uji Perbandingan Antar Perlakuan Dengan Menggunakan Beda Nyata Terkecil (Bnt) Pada Taraf 5 %. Dari Hasil Penelitian Menunjukkan Pada Parameter Pertumbuhan Tanaman Dengan Kombinasi Sistem Olah Tanah Minimum Dan Tebal Mulsa 3 Cm Menghasilkan Parameter Pertumbuhan Terbaik. Sedangkan Pada Parameter Komponen Hasil Tanaman Pada Berbagai Parameter Ialah Tidak Berbeda Nyata Kecuali Pada Parameter Bobot 100 Biji.

English Abstract

Soybean Plants Are One Type Of Legume Crops Used As Raw Material For Food And Protein. Soybean Seeds Have Long Been Used As A Basic Ingredient Of Food And Beverages, Such As Tempeh, Tofu, Bean Sprouts, Soy Milk And Others. In Addition, Soy Beans Also Have High Nutritional Content And Can Be Used As Functional Food Ingredients To Prevent And Treat Ulcer Disease And Heart (Cahyadi, 2007). National Soybean Seed Production In 2010 And 2012 Shows That The Value Continues To Decline, In 2010 As Many As 907.031 Tons With An Area Of 660 823 Ha Of Plantation Area, The Year 2011 Was 851.286 Tons With A Planting Area 622.254 Ha, While In 2012 Was 783.158 Tons To 570.495 Ha Plantation . Currently The Consumption Of Soy Per Year To Reach 26 Million Tons, And National Production Only Reaches 600-800 Tons, To Meet The Needs Of The National Government Had To Import Soybeans (Bps, 2013). The Increase In National Production In An Effort To Meet The Needs And Reducing Imports Of Soy Needs To Be Done. One Effort To Increase Production By Tillage Is Well Contohya With Proper Tillage And The Use Of Appropriate Organic Mulch. The Research Was Conducted In November 2013 To January 2014 In The Village Of Kepuharjo, District Karangploso, Malang. The Location Is Situated At An Altitude Of 600 M Above Sea Level With An Average Temperature Between 23 - 28ºc. The Tools Used In The Study Include Analytical Balance, Leaf Area Meter, Oven, Thermometer, Soil Moisture Tester, Drill Tools, Buckets, Crescent, And A Camera. Materials Used Include Soybean Seed Varieties Willis, Urea Fertilizer, Fertilizers Sp-36, Kcl, Roundup With The Active Ingredient Glyphosate Isopropylamine, Lannate The Active Ingredient Methomyl And Furadan 3g With The Active Ingredient Carbofuran. The Method Used In This Research Is The Design Of Divided Plot With Three Replications. Tillage System (S) Is Placed As The Main Plot Consisted Of Three Kinds, Namely: S0 = Zero Tillage; S1 = Minimum Tillage; S2 = Maksimum Tillage. While The Subplots Were Level Straw Mulch Thickness (T) Consisting Of 3 Levels: T0 = Without Mulch; T1 = Thickness Straw Mulch 3 Cm; T2 = Thickness Straw Mulch 6 Cm. Data Were Destructively, By Harvesting Two Crops Examples For Each Treatment Combination. Observations Were Made At The Time The Plant Was 15 Dap, 30 Dap, 45 Dap, 60 Dap, And Harvesting. The Obtainable Data Of The Observation Was Analyzed Using The Analysis Of Variance (F Test) At The Level Of 5%. If Any Significant Difference Was Obtained As A Result Of The Test, It Would Be Followed By A Comparative Test Among Treatments Using The Least Significant Difference (Lsd) At The Level Of 5%. The Results Showed The Plant Growth Parameters In Combination With Minimum Tillage Systems And 3 Cm Thick Mulch Produce The Best Growth Parameters. While The Parameters Of The Component Crops In Various Parameters Are Not Significantly Different Except In Parameter 100-Seed Weight.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2015/271/051504053
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/130262
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item