BKG

Kurniawan, Faridh (2015) Respon Dua Varietas Cabai Merah (Capsicum Annuum L.) Terhadap Pemberian Iaa (Indole Acetic Acid). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Tanaman Cabai Merah (Capsicum Annuum L.) Merupakan Salah Satu Tanaman Hortikultura Yang Termasuk Komoditas Penting Di Indonesia Karena Sangat Prospektif Dan Potensial Dalam Upaya Peningkatan Taraf Hidup Petani. Produksi Cabai Di Indonesia Mengalami Peningkatan Pada Tahun 2012 Sebesar 1.650.831 Ton Dengan Luas Panen Cabai Tahun 2012 Sebesar 242.196 Hektar, Dan Rata-Rata Produktivitas 6,82 Ton Per Hektar (Badan Pusat Statistik, 2013). Kendala Utama Yang Dihadapi Tanaman Cabai Merah Ialah Terdapat Curah Hujan Yang Tinggi Dapat Menyebabkan Terjadinya Kerontokan Bunga Dan Buah Yang Terbentuk. Upaya Untuk Mengatasi Terjadinya Kerontokan Tersebut Telah Banyak Dilakukan Termasuk Penggunaan Beberapa Jenis Zat Pengatur Tumbuh Dan Hormon Tanaman Untuk Memaksimalkan Produktivitas Tanaman. Pemberian Hormon Dapat Mencegah Terjadinya Kerontokan Pada Daun, Bunga Dan Buah. Penggunaan Iaa Dengan Dosis Dan Takaran Yang Tepat Diharapkan Dapat Memberikan Hasil Nyata Dalam Mencegah Gugurnya Bunga Dan Buah. Oleh Karena Itu Perlu Diadakan Pengkajian Guna Mengetahui Varietas Cabai Merah Yang Efektif Pada Konsentrasi Yang Berbeda Sehingga Mampu Mengurangi Kerontokan Pada Bunga Dan Meningkatkan Hasil Buah. Tujuan Dari Penelitian Ini Adalah Mengetahui Respon Dua Varietas Cabai Merah Varietas Gada F1 Dan Cabai Merah Keriting Varietas Lado F1 Terhadap Pemberian Iaa (Indole Acetic Acid) Pada Konsentrasi Yang Berbeda. Hipotesis Dari Penelitian Ini Adalah Kombinasi Perlakuan Varietas Dengan Pemberian Konsentrasi Iaa Tepat Dapat Memberikan Pengaruh Terbaik Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Cabai Merah, Pemberian Iaa (Indole Acetic Acid) Pada Konsentrasi Yang Tepat Dapat Meningkatkan Hasil Dan Mutu Buah Cabai Merah, Dan Varietas Cabai Merah Yang Dicoba Memberikan Pertumbuhan Hasil Dan Mutu Buah Yang Berbeda. Penelitian Menggunakan Polibag. Penelitian Dilaksanakan Di Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang. Ketinggian Tempat Pada Lokasi Penelitian 575 Mdpl, Dengan Suhu Tahunan Berkisar Antara 19-26° C Dan Curah Hujan 849 Mm Per Tahun. Penelitian Dilaksanakan Pada Bulan 15 Juli 2013 Hingga 8 Desember 2013. Metode Yang Digunakan Dalam Penelitian Ini Adalah Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design) Dengan 10 Kombinasi Perlakuan Dan 3 Ulangan. 2 Varietas (V) Ditempatkan Sebagai Petak Utama Yang Terdiri Dari 2 Taraf, Yaitu: Varietas Gada F1 (V1) Dan Varietas Lado F1 (V2). Anak Petak Adalah Perlakuan Konsentrasi Iaa Yang Terdiri Dari 5 Taraf: P0 = Kontrol, P1 = 50 Ppm, P2 = 100 Ppm, P3 = 150 Ppm, P4 = 200 Ppm. Pengamatan Percobaan Meliputi Dari Pengamatan Komponen Pertumbuhan Dan Pengamatan Hasil. Parameter Pengamatan Komponen Pertumbuhan Meliputi: Tinggi Tanaman, Jumlah Daun, Umur Bunga, Umur Berbuah, Jumlah Bunga Per Tanaman, Pengamatan Jumlah Buah Dan Fruit Set (%). Parameter Pengamatan Hasil Meliputi: Umur Panen Pertama, Umur Panen Terakhir, Periode Panen, Fruit Drop, Jumlah Buah Yang Dipanen Per Tanaman, Bobot Per Buah, Bobot Buah Cabai Per Tanaman, Ukuran Buah Yang Terdiri Dari Panjang Dan Diameter Buah Cabai, Dan Jumlah Biji Per Buah. Data Yang Diperoleh Dilakukan Pengujian Menggunakan Analisis Ragam (Uji F) Dengan Taraf Nyata P = 0,05. Apabila Terdapat Pengaruh Atau Interaksi Antar Perlakuan Maka Dilanjutkan Dengan Uji Perbandingan Antar Perlakuan. Uji Perbandingan Yang Digunakan Adalah Uji Bnt Dengan Taraf Nyata P = 0,05. Berdasarkan Hasil Analisis Data Dan Pembahasan Tentang Pengaruh Varietas Dan Konsentrasi Iaa Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Cabai Merah (Capsicum Annuum L.) Dapat Disimpulkan Bahwa; 1. Setiap Varietas Mempunyai Respon Yang Bebeda Terhadap Pemberian Iaa. Pada Varietas Gada F1 Pemberian Iaa 100 Ppm Dapat Meningkatkan Jumlah Buah Panen Per Tanaman Sebesar 43,20 % Dan Bobot Segar Buah Panen Per Tanaman Sebesar 57,64 % Dibandingkan Dengan Perlakuan Kontrol. Varietas Lado F1 Dengan Konsentrasi 150 Ppm Dan 200 Ppm Menunjukkan Jumlah Buah Panen Per Tanaman Lebih Rendah Dibandingkan Dengan Perlakuan Kontrol. Akan Tetapi, Pemberian Iaa Pada Semua Konsentrasi Tidak Mengakibatkan Perbedaan Bobot Buah Panen Per Tanaman Pada Varietas Lado F1. 2.Varietas Gada F1 Menunjukkan Bobot Per Buah, Diameter Buah Dan Jumlah Biji Lebih Tinggi Dibandingkan Varietas Lado F1. Varietas Gada F1 Menunjukkan Persentase Fruit Drop Sebesar 27,18 %. Sedangkan Pada Varietas Lado F1 Menunjukkan Persentase Fruit Drop Sebesar 5,12 %. 3. Pemberian Iaa 100 Ppm, 150 Ppm Dan 200 Ppm Dapat Meningkatkan Panjang Buah Dan Jumlah Biji. Akan Tetapi, Peningkatan Diameter Buah Dan Bobot Per Buah Diperoleh Pada Pemberian Iaa 150 Ppm Dan 200 Ppm. 4. Usahatani Varietas Gada F1 Konsentrasi 100 Ppm Meningkatkan R/C Ratio 38,67% Dibandingkan Perlakuan Varietas Gada F1 Konsentrasi 0 Ppm (1,479).

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2015/222/051503671
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/130208
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item