BKG

Wulandari, Retno (2015) Pengaruh Jarak Tanam dan Frekuensi Penyiangan Gulma Pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Bawang merah ialah komoditas sayuran yang penting karena mengandung gizi yang tinggi, pelengkap bumbu masak, memiliki banyak vitamin dan berperan sebagai aktivator enzim di dalam tubuh (Dewi, 2012). Berdasarkan pada tingginya pemanfaatan tersebut mengakibatkan permintaan bawang merah terus meningkat. Tingginya permintaan tersebut belum dapat diimbangi dengan tingkat produktivitas yang ada. Menurut hasil laporan BPS (2009) bahwa produktivitas umbi bawang merah di Indonesia terjadi peningkatan sebesar 5 % (9,28 ton ha-1 - 9,57 ton ha-1) yang terjadi pada tahun 2009-2010. Walaupun demikian, ternyata peningkatan tersebut juga belum dapat mencukupi kebutuhan masyarakat sehingga import tetap dilakukan. Pada tahun 2010, import umbi bawang merah mencapai 73.864 ton, dan bahkan terjadi peningkatan sebesar 16 % pada tahun 2011. Hal ini membuktikan bahwa produksi umbi bawang merah di Indonesia belum mampu mengimbangi tingginya permintaan yang ada. Sehubungan dengan hal tersebut, maka upaya yang bertujuan untuk meningkatkan hasil umbi bawang merah perlu dilakukan. Dua pendekatan yang dapat dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut adalah melalui pengaturan jarak tanam dan penyiangan gulma. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli-Oktober 2013 di lahan sawah petani yang terletak di Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Alat yang akan digunakan dalam penelitian ini meliputi gembor, cangkul, timbangan analitik, penggaris, oven, meteran, kamera, dan alat tulis. Bahan yang digunakan dalam penelitian tersebut ialah bibit bawang merah kultivar Filipina. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK ) non faktorial, dengan 12 perlakuan dengan 3 kali ulangan. Sebagai perlakuan adalah kombinasi jarak tanam (20 cm x 25 cm, 20 cm x 20 cm, dan 20 cm x 15 cm) dan frekuensi penyiangan gulma (disiang 1, 2, dan 3 pada umur 15, 30, 45 hst). Pengamatan dilakukan pada tanaman bawang merah dan gulma. Untuk tanaman bawang merah pengamatan dilakukan pada umur 15, 30, 45 dan 60 hari setelah tanam (hst) dan pada saat panen, pengamatan dilakukan secara destruktif yang meliputi: komponen pertumbuhan (panjang tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot segar total tanaman dan bobot kering total tanaman) dan komponen hasil (jumlah anakan per rumpun, jumlah umbi per rumpun, bobot segar umbi per rumpun, bobot kering umbi per rumpun dan hasil umbi ton ha-1 ). Sedangkan untuk gulma pengamatan dilakukan pada umur 15, 30, 45 hst. Pengamatan dilakukan dengan analisis vegetasi menggunakan metode kuadrat yang berukuran 50 cm x 50 cm, bobot kering gulma dan mengitung kerapatan, frekuensi dan dominasi gulma. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis ragam (uji F) pada taraf 5% untuk mengetahui adanya pengaruh dari perlakuan. Apabila terdapat pengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji BNT pada taraf 5% untuk mengetahui perbedaan di antara perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan beberapa ukuran jarak tanam yang diikuti dengan berbagai frekuensi penyiangan gulma berpengaruh nyata pada peubah pertumbuhan tanaman bawang merah, yang meliputi : panjang tanaman, jumlah anakan, jumlah daun, luas daun, bobot segar umbi, bobot kering umbi, bobot segar total tanaman dan laju pertumbuhan tanaman. Sedangkan pada pengamatan bobot kering gulma dihasilkan bobot kering tertinggi pada perlakuan tanpa penyiangan dengan berbagai ukuran jarak tanam. Hal ini membuktikan bahwa terjadinya persaingan yang cukup tinggi antara gulma dengan tanaman bawang merah. Hasil panen ton ha-1 paling baik didapatkan pada perlakuan penggunaan jarak tanam 20 cm x 20 cm dan 20 cm x 25 cm yang disertai dengan penyiangan 3 kali menghasilkan bobot umbi paling tinggi sebesar 12,44 ton ha-1 dan 12,53 ton ha-1.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2015/139/051502610
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/130114
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item