BKG

Widyawati, Zuri (2014) Heritabilitas Dan Kemajuan Genetik Harapan Empat Populasi F2 Tanaman Cabai Besar (Capsicum Annuum L.). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Cabai Besar ( Capsicum Annuum L.) Adalah Salah Satu Komoditas Hortikultura Yang Tingkat Konsumsinya Tinggi Di Masyarakat. Prajnanta (2007) Menyatakan Bahwa Cabai Mengandung Protein, Lemak, Karbohidrat, Kalsium (Ca), Fosfor (P), Zat Besi (Fe), Vitamin-Vitamin Dan Mengandung Senyawa-Senyawa Alkaloid, Seperti Capsaicin, Flavenoid Dan Minyak Esensial. Direktorat Jenderal Hortikultura (2013) Mencatat Pada Tahun 2007 Sampai Dengan 2011 Tingkat Produktivitas Tanaman Cabai Besar Secara Berurutan Adalah 7.6, 6.14, 5.28, 5.15, Dan 5.02 Ton Ha-1. Dari Data Tersebut Terlihat Bahwa Terjadi Penurunan Produktivitasnya. Produktivitas Cabai Di Indonesia Tergolong Rendah Karena Potensi Cabai Dapat Mencapai 12-20 Ton Ha-1. Hal Ini Disebabkan Beberapa Kendala Yaitu Teknik Budidaya Yang Belum Sesuai Dengan Rekomendasi, Serangan Hama Penyakit Dan Varietas Cabai Berdaya Hasil Tinggi Yang Sulit Diperoleh. Salah Satu Upaya Yang Dapat Dilakukan Untuk Meningkatkan Produksi Cabai Adalah Dengan Perbaikan Bahan Tanam Melalui Program Pemuliaan Tanaman. Keberhasilan Program Pemuliaan Tanaman Dengan Seleksi Sangat Ditentukan Oleh Keragaman Genetik. Penelitian Ini Bertujuan Untuk Mengetahui Keragaman Genetik Dan Menduga Nilai Heritabilitas Serta Kemajuan Genetik Harapan Karakter Kuantitatif Pada Populasi F2 Cabai. Hipotesis Yang Diajukan Adalah Terdapat Keragaman Genetik Yang Luas Pada Populasi F2 Cabai Dan Diduga Karakter Kuantitatif Pada Tanaman Cabai Memiliki Nilai Heritabilitas Dan Kemajuan Genetik Harapan Yang Tinggi. Penelitian Ini Dilaksanakan Di Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Desa Pandesari Terletak Pada Ketinggian ± 1.100 M Dpl. Penelitian Dilaksanakan Pada Bulan Maret Sampai Dengan Agustus 2013. Alat Yang Digunakan Adalah Rak Semai Untuk Semai, Plastik Semai, Gembor, Hand Sprayer, Meteran, Timbangan Analitik, Alat Tulis, Jangka Sorong Dan Mulsa. Bahan Yang Digunakan Adalah Empat Populasi F2 Cabai Dengan Jumlah Masing-Masing Populasi Adalah 200 Tanaman, Populasi F1, Tetua P1 Dan Tetua P2 Masing-Masing Adalah 20 Tanaman. Metode Penelitian Menggunakan Metode Single Plant. Pengamatan Yang Dilakukan Adalah Karakter Kuantitatif Yaitu Umur Berbunga (Hst), Umur Panen (Hst), Diameter Buah (Cm), Panjang Buah (Cm), Tebal Daging Buah (Mm), Panjang Tangkai Buah (Cm), Bobot Per Buah (G), Bobot Buah Total (G) Dan Jumlah Buah Total. Karakter Kualitatif Yaitu Habitus Tanaman, Warna Mahkota Bunga, Warna Benangsari, Warna Putik,Warna Buah Mentah, Warna Buah Masak, Bentuk Ujung Buah, Dan Bentuk Buah. Prosedur Pengamatan Mengacu Pada Descriptor For Capsicum (Ipgri, 1995). Data Hasil Pengamatan Kuantitatif Dianalisis Dengan Melakukan Pendugaan Nilai Heritabilitas Arti Luas, Keragaman Genetik Dan Kemajuan Genetik Harapan (Kgh). Keragaman Genetik Pada 4 Populasi F2 Tanaman Cabai Adalah Luas, Kecuali Pada Karakter Panjang Tangkai Buah, Tebal Daging Buah, Panjang Buah (Populasi B) Dan Diameter Buah (Populasi D). Nilai Heritabilitas Pada 4 Populasi F2 Tanaman Cabai Adalah Tinggi, Kecuali Karakter Tebal Daging Buah (Populasi A Dan B), Umur Panen (Populasi B Dan D), Umur Berbunga (Populasi C) Dan Bobot Buah Total (Populasi D) Yaitu Sedang. Nilai Kemajuan Genetik Harapan Yang Diamati Pada 4 Populasi Adalah Cukup Tinggi Dan Tinggi Kecuali Karakter Umur Panen Pada Populasi B Dan D Yang Memiliki Nilai Rendah. Pada Karakter Kualitatif, Keragaman Terdapat Pada Semua Karakter Yang Diamati Kecuali Warna Mahkota Bunga Pada Semua Populasi Dan Karakter Bentuk Buah Pada Populasi C Dan D. Berdasarkan Karakter Yang Memiliki Nilai Heritabilitas Dan Kemajuan Genetik Yang Tinggi Didapatkan Individu-Individu Terseleksi Pada Masing-Masing Populasi, Pada Populasi A Sebanyak 11 Tanaman, Populasi B Sebanyak 6 Tanaman, Populasi C Sebanyak 14 Tanaman Dan Populasi D Sebanyak 11 Tanaman

English Abstract

Chilli ( Capsicum Annuum L.) Is One Of Horticultural Commodities That Has High Level Of Consumption In The Community. Prajnanta (2007) Stated That Chilli Contains Proteins, Fats, Carbohydrates, Calcium (Ca), Phosphorus (P), Iron (Fe), Vitamins And Contains Alkaloid Compounds, Such As Capsaicin, Flavenoid And Essential Oils. Direktorat Jenderal Hortikultura (2013) Recorded That Between 2007 To 2011 There Is Decrease Level In Productivity Of Chilli Are 7.6, 6.14, 5.28, 5.15 And 5.02 Ton Ha-1. Productivity Of Chilli In Indonesia Is Low Because The Maximum Potential Productivity Can Reach 12-20 Chilli Ton Ha-1. This Is Caused Of Some Problems, Such As Cultivation Technique That Has Not Been According To The Recommendations, Pest Attacks And High Yielding Varieties Of Chilli That Are Still Limited. One Of Effort To Increase The Production Of Chilli Is By Improved Planting Material Through Plant Breeding Programs. This Study Aims To Determine The Genetic Variability, To Suspect Heritability And Genetic Gains Of Quantitative Characters Values In The F2 Population Of Chilli. Hypothesis Is There Is High Genetic Diversity In The F2 Population Of Chilli And Is Thought Quantitative Characters In F2 Population Of Chili Has High Heritability And Genetic Gains Values. This Research Was Conducted In Pandesari Village, Pujon, Malang. Pandesari Village Altitude Of ± 1.100 M Above Sea Level. The Research Was Conducted From March Until August 2013. The Tools That Were Used Seedling Tray, Plastic Seedling, Blown, Hand Sprayer, Ruler, Analytical Balance, Stationery, Calipers And Mulch. The Material That Used Was Four F2 Population Of Chili By The Number Of Each Population Is 200 Plants, F1 Population, Parentals P1 And P2 By The Number Of Each Is 20 Plants. The Research Method Wich Used Single Plant. The Observations Made Of Quantitative Characters Including Flowering Time (Dat), Harvest Time (Dat), Fruit Diameter (Cm), Length Fruit (Cm), Flesh Thickness (Mm), Fruit Stalk Length (Cm), Weight Per Fruit (G) And Number Of Fruits Per Plant. Qualitative Character Of The Habitus Of Plants, Corolla Colour,Anther Colour, Stigma Colour, Fruit Colour At Immature Stage, Fruit Colour At Mature Stage, Fruit Shape At Blossom End And Fruit Shape. Procedur Observation That Used Descriptor For Capsicum (Ipgri, 1995). The Data Was Analyzed By Prediction Of Variance Genetic, Estimate The Value Of Heritability And Genetic Gains. The Genetic Variance Values Of Four F2 Populations Chilli Plant Was High, Except Fruit Stalk Length, Flesh Thickness, Fruit Length (Population B) And Fruit Diameter (Population D). The Heritability Values Of Four F2 Populations Chilli Plant Was High, Except Character Of Flesh Thickness (Population A And B), Harvest (Population B And D), Flowering Time (Popupaltion C) And Weight Of Fruit Total (Population D) Was Medium. Expected Genetic Gains Values Of Four F2 Populations Chili Plant Was Rather High And High Except Character Of Harvest Time (Population B And D) Was Low. In Qualitative Characters, There Are Variability In All Of Character Except Corolla Colour. Individu Which Selected In A Population Is 11 Plants, In B Population Is 6 Plants, In C Population Is 14 Plants And D Population Is 11 Plants

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2014/9/051400393
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/130052
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item