BKG

Rolistyo, Alpano (2014) Pengaruh Pemberian Giberelin Terhadap Produktivitas Dua Varietas Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum M.). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Tomat merupakan salah satu komoditas hortikultura unggulan di Indonesia, karena memiliki banyak manfaat antara lain sebagai bahan sayuran, bahan minuman, saos dan lain-lain. Rata-rata produktivitas tomat di Indonesia seringkali fluktuatif. Masalah utama dalam produktivitas tomat umumnya berupa rendahnya persentase fruit set. Upaya untuk melakukan peningkatan produksi buah tomat dapat dilakukan dengan banyak cara, salah satunya dengan metode meningkatkan pembentukan bakal buah atau fruit set. Peningkatan fruit set dapat dilakukan dengan cara memberikan zat pengatur tumbuh yaitu giberelin. Giberelin dapat meningkatkan pembentukan buah partenokarpi (tanpa polinasi). Buah partenokarpi dapat menguntungkan dalam segi komersial karena kualitas dan produktivitas buah yang tinggi serta memuaskan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberian giberelin (GA3) yang optimum sehingga berpengaruh terhadap produktivitas tanaman tomat dan kandungan biji dalam buah. Hipotesis yang diajukan adalah varietas Tymoty dan New Idaman membutuhkan konsentrasi berbeda untuk hasil dan buah partenokarpi, pemberian konsentrasi giberelin berbeda akan berpengaruh nyata terhadap produktivitas tanaman tomat, kedua varietas mempunyai produktivitas berbeda. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sumberejo Kecamatan Pare dengan ketinggian tempat 125 mdpl dengan suhu rata-rata 26°C. Waktu pelaksanaan dimulai bulan Juni-November 2013. Bahan yang digunakan adalah tomat tipe determinate yaitu varietas Tymoty F1 dan New Idaman F1, ZPT Giberelin (GA3) dengan merek dagang Gibracid-T (GA3 20%), aquades, pupuk Urea (46% N), SP-36 (36% P2O5), KCl (60% K2O), pupuk Mamigro dan M-Bio, fungisida Antracol (bahan aktif propineb 70 %), insektisida Matador (bahan aktif lamda sihalotrin 25 g/l). Alat yang digunakan antara lain sprayer, gelas ukur, timbangan, plastik, ajir, kamera, meteran, alat tulis dll. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAK Faktorial) dengan faktor pertama yaitu pemberian konsentrasi Giberelin 0, 20, 40, 60 ppm. faktor kedua yaitu 2 varietas tomat determinate Tymoty dan New Idaman. Dari kedua faktor ini didapatkan 8 perlakuan dan ditanam pada 4 ulangan serta setiap perlakuan berisi 20 tanaman, sehingga jumlah total seluruh tanaman sebanyak 640 tanaman. Untuk penyemprotan giberelin sendiri dilakukan pada saat tanaman telah muncul bunga 50% dan saat telah muncul buah kecil (sekitar 26-32 hst). Parameter non destruktif yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, jumlah bunga per tandan, waktu bunga muncul, waktu bunga mekar, jumlah bunga mekar, jumlah tandan per tanaman, jumlah buah yang terbentuk tiap pohon, jumlah buah yang sudah masak. Parameter pengamatan panen meliputi jumlah buah panen total per tanaman, fruit set, bobot segar buah per tanaman, bobot segar per buah, jumlah biji per buah. Pengujian pengaruh perlakuan dilakukan dengan menggunakan uji F (analisis ragam) dengan taraf 5% untuk mengetahui apakah pemberian beberapa konsentrasi giberelin berpengaruh nyata terhadap produktivitas kedua varietas tomat. Apabila terjadi pengaruh beda nyata diantara perlakuan akan dilakukan uji perbandingan menggunakan uji BNT (Beda Nyata Terkecil) 5 %. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh interaksi yang nyata terdapat pada bobot segar per tanaman, bobot segar per buah, jumlah buah panen total. Konsentrasi giberelin 40 ppm pada tymoty (G3V1) memiliki bobot segar buah per tanaman, bobot segar per buah dan jumlah panen total paling baik daripada pemberian konsentrasi giberelin yang lain pada varietas Tymoty. Sedangkan di New Idaman, konsentrasi 40 ppm (G3V2) dan 60 ppm (G4V2) memiliki bobot segar buah per tanaman, bobot segar per buah dan jumlah buah panen total paling baik daripada konsentrasi giberelin yang lain pada varietas New Idaman. Variabel jumlah biji juga menunjukkan perbedaan pada konsentrasi giberelin, konsentrasi 40 ppm memiliki jumlah biji yang lebih sedikit daripada konsentrasi yang lain dan varietas Tymoty memiliki jumlah biji yang lebih sedikit daripada New Idaman. Konsentrasi 40 ppm pada Tymoty serta 60 ppm New Idaman memiliki pengaruh yang cukup baik bagi penelitian ini karena dapat menambah bobot segar buah per tanaman, bobot segar per buah, jumlah buah panen total dan jumlah biji yang lebih baik daripada konsentrasi yang lain.

English Abstract

Tomato is one of horticulture commodity in Indonesia it has many benefits among others as a vegetable, drink, sauce etc. However, average productivity tomato in indonesia often fluctuated. There many methods as efforts to increase the production, one often increasing formation fruit set. Increasing fruit set can be done by adding the plant growth regulator which is growing giberelin. Giberelin can incerease partenocapi fruit formation. The fruit has can benefit within commercial because quality and productivity of fruit high. Research aims to know the optimum concentration of giberelin(GA3) influences productivity of tomato plants and partenocarpi fruit. The hypothesis proposed is Tymoty and New Idaman has different results and requires concentration and fruit partenocarpi, concentration will affect different real challenged against the productivity of tomato plants, both varieties have proudctivity. This research carried out in the Sumberejo village sub-district Pare with an altitude place 125 mdpl with an average temperature 26 ° c. The experiment started in June-November 2013. The material used are tomato type determinate namely varieties Tymoty F1 and New Idaman F1, ZPT Giberelin (GA3) as to a trade-mark GA3 Gibracid-T (20 %), aquades, fertilizer urea (46 %), SP-36 (36 % P2O5), KCl (K20 60 %), Mamigro, M-bio, and Fungicide Antracol (the active ingredient propineb 70 %), an Insecticide Matador (the active ingredient lamda sihalotrin 25 g4 / l). Tool used among others a sprayer, a measuring glass, the scales, plastic, stick, the camera, the meter, stationery etc. The method used was Randomized Block Design(Factorial RAK) with the first factor, namely giving concentration GA3 of 0, 20, 40, 60 ppm. Second factor is two varieties of tomato is Tymoty and New Idaman. Of these two factors work 8 treatment and planted on 4 replication. and every treatment plants, containing 20 so the entire crop total about 640 plants. For spraying giberelinconducted at the plants have flowers appearing 50 % and when small fruit has emerged (approximately 26-32 hst). Parameters non destructive observed namely plant height, number of leaves, number of branches, number of flowers per bunches, time flowers appearing, time flower blooming, number of flower blooming, number of bunches per plants, number of fruit formed, number of fruit ripe. Parameters observation harvest covering the number of total fruit harvest, persentase of fruit set, fresh weight fruit per plants, fresh weight fruit, number of seeds. Testing influence treatment conducted using test f (analysis multiform) by standard 5 % to know whether the treatment of some concentration giberelin influence real against productivity both varieties of tomatoes. In the event of significant difference between the treatment effect will be performed using the comparison test LSD (Least Significant Difference) 5%. The result showed that there are significant interaction on fresh weight fruit per plants, fresh weight fruit, the number of total fruit harvest. Giberelin concentration of 40 ppm on Tymoty variety (G3V1) give the best fresh weight fruit per plants, fresh weight fruit and the number of total fruit harvest compared to another one. While in New Idaman, concentration 40 ppm(G3V2) and 60 ppm(G4V2) has the best result on fresh weight fruit per plants, fresh weight fruit and the number of total fruit harvest compared to another one. Number of seed variable on gibberelin 40 ppm showed that there is difference result between Tymoty and New Idaman variety. Concentration 40 ppm in Tymoty and 60 ppm in New Idaman having influence good enough for research because it will increased fresh weight fruit per plants, fresh weight fruit, the number of total fruit harvest and decrease the number of seeds better than concentration other at Tymoty and New Idaman.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2014/87/051402175
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/130049
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item