BKG

Setiawan, DhimasPrakoso (2012) Pengaruh Pengendalian Gulma Pada Tumpang Sari Ubi Kayu (Manihot Esculenta) Dengan Kacang Tanah (Arachis Hypogaea L. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Tanaman Ubi Kayu Merupakan Tanaman Yang Berperan Penting Baik Dalam Sektor Tanaman Pangan Maupun Industri Dan Mengalami Kenaikan Permintaan Dari Tahun Ke Tahun. Pada Tahun 2008 – 201 3 Produksi Ubi Kayu Di Indonesia Mengalami Peningkatan Yaitu Dari 21,7 Juta Ton Menjadi 2 5 , 5 Juta Ton Dengan Luas Panen Sekitar 1,1 37 Juta Ha ( Bps , 201 3 ). Dengan Luas Panen Mencapai 1 Juta Ha Lebih, Tanaman Ubi Kayu Berpotensi Untuk Dilakukan Pengembangan Pemanfaatan Lahan. Dengan Jarak Tanam Yang Relatif Lebar Yaitu Mulai Dari 50 X 200 Cm2 Sampai 100 X 200 Cm2 Lahan Pertanaman Ubi Kayu Berpotensi Untuk Dikembangkan Sistem Tanam Tumpangsari (Wargiono,2003). Tumpangsari Dilakukan Sebagai Salah Satu Upaya Untuk Menyiasati Terbatasnya Lahan Tanam. Sistem Tanam Tumpang Sari Juga Mempunyai Keuntungan Lain Yaitu Dapat Menekan Pertumbuhan Gulma (Budi, 2007). Penyebab Rendahnya Produksi Suatu Tanaman Budidaya Salah Satu Faktor Penyebabnya Ialah Tumbuhnya Gulma. Penurunan Hasil Yang Diakibatkan Gulma Dapat Mencapai 50% Oleh Karena Itu Usaha Untuk Meningkatkan Hasil Produksi Tanaman Budidaya Melalui Pengendalian Gulma Secara Efektif Dan Efisien Perlu Dilakukan (Moenandir, 1988). Pengendalian Gulma Dapat Dilakukan Secara Langsung Yaitu Dengan Penyiangan Baik Secara Manual, Mekanis, Maupun Kimiawi, Dapat Juga Dilakukan Secara Tidak Langsung Yaitu Dengan Memilih Pola Pertanaman Yang Cocok Sehingga Pertumbuhan Gulma Dapat Ditekan (Moenandir,2004). Tujuan Penelitian Ini Ialah 1) Mempelajari Pengaruh Tumpang Sari Ubi Kayu Dan Kacang Tanah Terhadap Pertumbuhan Gulma. 2) Mempelajari Sistem Pengendalian Gulma Yang Tepat Pada Tumpang Sari Ubi Kayu Dan Kacang Tanah. Hipotesis Yang Diajukan Ialah 1) Tumpang Sari Ubi Kayu Dan Kacang Tanah Mampu Menekan Pertumbuhan Gulma. 2) Penyiangan Gulma Pada 42 Hst Mampu Mengendalikan Gulma Dan Berpengaruh Lebih Baik Pada Tumpang Sari Ubi Kayu Dan Kacang Tanah. Penelitian Ini Telah Dilaksanakan Pada Bulan Desember 2012 – Juli 2013 Di Kebun Percobaan Jatikerto, Kepanjen, Kabupaten Malang Yang Terletak Pada Ketinggian 303 M Dpl Dengan Jenis Tanah Alfisol. Alat Yang Digunakan Dalam Percobaan Ini Antara Lain : Cangkul, Knapsack Sprayer, Meteran, Kamera, Jangka Sorong, Penggaris, Sabit, Tali Rafia, Leaf Area Meter, Timbangan Analitik, Dan Oven. Bahan - Bahan Yang Digunakan Terdiri Dari Stek Ubi Kayu Varietas Adira-1 Dengan Ukuran Panjang + 2 0 Cm Dan Berasal Dari Bagian Tengah Ubi Kayu, Benih Kacang Tanah Varietas Kamcil , Herbisida Oksifluorfen ( Goal 2e ), Herbisida 2,4-D , Furadan 3 g , Dan Pupuk Anorganik (Urea, Sp36, Dan Kcl). Penelitian Ini Menggunakan Metode Rancangan Acak Kelompok (Rak) Non Faktorial, Dimana Terdapat 6 Perlakuan Yaitu: P 0 = Tanpa Pengendalian Gulma; P 1 = Penyiangan Gulma Pada 21 Hst ; P 2 = Penyiangan Gulma Pada 42 Hst ; P 3 = Aplikasi Herbisida Pra Tumbuh (Oksifluorfen Dosis 1 L Ha

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2014/8/051400276
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/130041
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item