BKG

Palupi, Hendra (2014) Uji Ketahanan 14 Galur Cabai Besar (Capsicum annuum L.) Terhadap Penyakit Antraknosa (Colletotrichum spp) dan Layu Bakteri (Ralstonia solanacearum). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Cabai besar ( Capsicum annu u m L.) merupakan tanaman sayuran yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Selain untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga juga banyak digunakan sebagai bahan baku industri pangan . Anonymous ( 2013 ), mencatat luas panen tahun 2010-2012 berturut-turut adalah 122.755 ha, 121.063 ha dan 120.275 ha, sedangkan produksinya mencapai 807.160 ton, 888.852 ton dan 954.363 ton. Dari data tersebut, diperoleh produktivitas cabai bertururt-turut 6,58 ton/ha, 7,34 ton/ha dan 7,93 ton/ha. Permintaan cabai besar menunjukkan indikasi yang semakin meningkat seiring dengan pertambahan penduduk dan perkembangan perindustrian berbahan baku cabai besar . Ant r aknosa adalah salah satu penyakit utama pada tanaman cabai besar selain layu bakteri dan virus Gemini. Menurut Hidayat et al . , (2004) penyakit antraknosa diseba b kan oleh cendawan Colletorichum sp p yang dapat menurunkan produksi dan kualitas cabai besar sebesar 45-60%. Layu bakteri merupakan salah satu penyakit yang sangat merusak pada tanaman cabai. Penyakit tersebut sering mengakibatkan kehilangan hasil karena tanaman cabai yang banyak mati sampai 90% sehingga petani cabai sangat dirugikan. Penyakit layu bakteri menyerang sistem perakaran tanaman cabai. Gejala kelayuan pada tanaman cabai terjadi mendadak dan akhirnya menyebabkan kematian tanaman dalam beberapa hari kemudian. Tujuan dari penelitian ini ialah 1) U ntuk mengetahui tingkat ketahanan pada 14 galur cabai besar terhadap penyakit antraknosa ( Colletrocicum spp ) dan layu bakteri ( Ralstonia solanacearum ), 2) Untuk mengetahui potensi hasil dari beberapa galur cabai besar yang sedang diuji. Hipotesis yang diajukan ialah 1) 14 galur cabai besar yang diuji memiliki perbedaan ketahanan penyakit antraknosa dan layu bakteri, 2) Terdapat karakter potensi hasil yang tinggi dari beberapa galur cabai besar yang sedang diuji. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari – Juli 2014. Lokasi p

English Abstract

C hilli ( Capsicum annum L. ) is one of vegetable plants that have high economic value . In addition to meeting the needs of everyday households are also widely used as raw material for the food industry . Central Bureau of Statistics ( 2013) noted the harvested area in 2010 until 2012 are respectively 122 755 ha , 121 063 ha and 120 275 ha , while production reached 807 160 tonnes , 888 852 tonnes and 954 363 tonnes . From these data , obtained productivity bertururt chili - contributed 6.58 tons / ha , 7.34 t / ha and 7.93 t / ha . Request large chili indications are increasing with population growth and industrial development made ​​from red peppers . Anthracnose is one of the major diseases in pepper great addition to bacterial wilt and viruses Gemini . According to Hidayat et al . (2004 ) anthracnose disease caused by the fungus Colletorichum sp which can reduce the production and quality of great chili at 45-60 %. Bacterial wilt is a devastating disease in pepper. The disease often results in yield loss due to a lot of dead chili plants to 90% so that the chili is very disadvantaged farmers. Bacterial wilt disease attacks the root system of pepper plants. Bacterial wilt disease attacks the root system of chili . Symptoms kelayuan in chili occurs suddenly and eventually cause plant death within a few days later . Symptoms that can be observed visually in pepper is wilting plants , ranging from the crown, and then spread throughout the plant ( Sastrahidayat, 1990) . The purpose of this study is 1 ) To determine the level of resistance in

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2014/480/051500029
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Hasbi
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/129965
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item