BKG

Tjahyani, RetnoWulanTwisty (2014) Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai Edamame (Glycine max (L.) Merr.) Pada Berbagai Macam dan Waktu Aplikasi Pestisida. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Kedelai edamame ( Glycine max (L.) Merr.) merupakan tanaman asli daratan China dan telah dibudidayakan sejak 2500 SM. Biji edamame berperan sebagai sumber protein nabati yang dibutuhkan masyarakat. Keunggulan lain dari biji edamame ini adalah biji lebih besar, rasa lebih manis, dan tekstur lebih lembut dibanding kacang kedelai biasa. Sehubungan dengan hal tersebut, mengakibatkan permintaan terhadap polong edamame meningkat, terutama di dalam negeri. Sedang untuk mengimbangi tingginya permintaan tersebut, diperlukan produksi edamame yang berkesinambungan. Namun demikian, untuk mencapai hal tersebut diperlukan tingkat pengelolaan tanaman secara intensif yang dapat didekati melalui upaya penekanan terhadap serangan hama dan penyakit. Untuk mengendalikan hama dan penyakit, sering kali manusia menggunakan pestisida kimia. Namun demikian, peng g unaan pertisida yang berlebihan dan tidak tepat justru dapat menimbulkan bahaya yang lebih besar. Hal itu disebabkan, pestisida dapat menimbulkan kekebalan pada hama dan penyakit. Oleh karena itu penggunaan pestisida kimia hendaknya diusahakan seminimal dan sebijak mungkin. Selain itu penggunaan pestisida secara terus menerus akan berdampak kurang baik terhadap lingkungan maupun keamanan pangan, terutama untuk pestisida anorganik. Penelitian bertujuan untuk mempelajari pengaruh berbagai jenis pestisida dan waktu aplikasinya pada pertumbuhan dan hasil tanaman edamame serta untuk menentukan jenis dan waktu aplikasi pestisida yang tepat pada tanaman edamame. Hipotesis yang diajukan adalah pestisida Mospilan yang diaplikasikan 5 hari sekali akan memberikan pertumbuhan dan hasil yang lebih baik. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan Oktober 2013 di Desa Kepuharjo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Alat yang digunakan dalam penelitian ini meliputi: cangkul, sabit, knapsack sprayer, gembor, meteran, tali rafia, timbangan analitik, penggaris, oven, dan Leaf Area Meter (LAM). Bahan - bahan yang digunakan antara lain: benih edamame varietas SPM 1, pestisida Nabati dengan konsentrasi 5 ml/l, pestisida Mospilan 30 g/l, serta pestisida Ingrofol 365 g/l. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Petak Terbagi. Petak utama adalah macam pestisida, terdiri atas 3 taraf yaitu : pestisida Nabati (M 1 ), pestisida Mospilan (M 2 ), dan pestisida Ingrofol (M 3 ). Anak petak adalah waktu aplikasi yaitu di aplikasi 3 hari sekali (T 1 ), diaplikasikan 5 hari sekali (T 2 ), dan diaplikasikan 7 hari sekali (T 3 ). Pengamatan yang dilakukan pada saat pelaksanaan penelitian merupakan pengamatan destruktif. Pengamatan diamati pada umur 10 hst, 25 hst, 40 hst, 55 hst, dan panen (70 hst). Variabel pengamatan komponen pertumbuhan meliputi jumlah daun (helai), luas daun (cm2), jumlah cabang, bobot segar total tanaman (g) , dan bobot kering total tanaman

English Abstract

Edamame ( Glycine max ( L.) Merr .) is native to mainland China and has been cultivated since 2500 BC . Edamame serve as a source of vegetable protein needed by the human . Another advantage of edamame beans are the seeds of bigger , sweeter taste and softer texture than regular soy beans. In connection with this matter, resulting in increased demand for edamame pods , especially in the country . Medium to offset the high demand , the required continuous production edamame . However , to achieve the required level of intensive crop management that can be approached through suppression efforts against pests and diseases . To control pests and diseases , often times people use chemical pesticides . However , excessive use of pesticides and improper it may pose a greater danger . This is because, pesticides can cause immune to pests and diseases . Therefore, the use of chemical pesticides should be minimized and wisely cultivated . In addition, the continuous use of pesticides will have adverse effects on the environment and food safety , especially for an inorganic pesticides . The research aimed to study the effect of various types of pesticides and application time on growth and yield of edamame as well as to determine the type and the exact time of pesticide application on crops edamame . The hypothesis is that applied pesticides Mospilon 5 days will provide growth and better results. Research has been conducted in July up to October 2013 at Kepuharjo village, Karangploso distric , Malang regency . The Tools are scissors, digital scales, r uler , caliper, oven, Leaf Area Meter and a digital camera. The materials that used in this research is seed edamame varieties SPM 1 , biopesticides with a concentration of 5 ml/l , Mospilan pesticides 30 g/l , and Ingrofol pesticides 365 g/l . The experimental method that used in this research is split plot design with the treatment of pesticides as the main

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2014/470/051408299
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Hasbi
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/129953
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item