BKG

Ningtyas, DinaAyu (2014) Seleksi Sifat Ketahanan Tanaman Cabai Besar (Capsicum Annuum L.) Pada Populasi F2 Terhadap Penyakit Layu Bakteri (Ralstonia Solanacearum). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Cabai besar ( Capsicum annuum L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura penting karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi di Indonesia. H asil cabai besar di Indonesia masih sangat rendah jika dibandingkan dengan potensi hasilnya. Salah satu penyebab tidak tercapainya potensi hasil cabai adalah hama dan penyakit. Layu bakteri ( Ralstonia solanacearum ) merupakan penyakit yang dominan menyerang pertanaman cabai. Upaya pengendalian secara preventif dapat dilakukan dengan menggunakan varietas tahan. Pembentukan varietas cabai tahan Ralstonia solanacearum memerlukan program pemuliaan tanaman yang antara lain dengan pengujian ketahanan beberapa genotip cabai hasil persilangan dan dilanjutkan dengan seleksi. Yulianah dan Kendarini (2011) telah melakukan persilangan tanaman cabai tahan layu bakteri dengan cabai potensi hasil tinggi dan menghasilkan generasi F 1 dengan keberagaman respon ketahanan terhadap penyakit layu bakteri mulai dari tahan, agak tahan dan agak rentan. Pengujian sifat ketahanan tanaman pada populasi F 2 dilakukan secara alami dengan memanfaatkan waktu tanam pada musim penghujan dan lahan pertanaman yang sebelumnya juga digunakan untuk budidaya cabai besar sehingga tanpa penambahan inokulasi penyakit. Informasi ini sebagai dasar dalam pelaksanaan program ketahanan lebih lanjut untuk menghasilkan varietas cabai besar yang memiliki ketahanan terhadap penyakit layu bakteri dan potensi hasil tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari sifat ketahanan tanaman cabai besar populasi F 2 terhadap penyakit layu bakteri dan menyeleksi individu tanaman cabai besar populasi F 2 dengan sifat tahan terhadap penyakit layu bakteri dan potensi hasil tinggi. Hipotesis penelitian adalah diduga terdapat perbedaan respon ketahanan pada masing-masing individu tanaman cabai besar populasi F 2 terhadap penyaki layu bakteri dan terdapat individu yang terseleksi berdasarkan sifat ketahanan terhadap penyakit layu bakteri dan potensi hasil tinggi. Penelitian dilaksanakan di Desa Patok, Pujon-Malang dengan ketinggian 1100 m dpl dan suhu rata-rata 24°C. Penelitian dilakukan pada bulan Januari-Juni 2014. Bahan yang digunakan dalam penelitian adalah tiga populasi F 2 yakni PBC 473 x Randu, 02094 x Randu, Jatilaba x Randu dan empat genotip parental yakni Jatilaba, PBC 473, Randu dan 02094. Penelitian disusun dengan menggunakan sistem tanam tunggal ( single plant ). Semua generasi F 2 hasil kombinasi persilangan dan tetua dalam satu populasi di pertanaman yang sama. Dalam penelitian ini terdapat tiga blok dimana pada setiap blok ditanam tiga populasi F 2 dan empat populasi tetua secara acak. Karakter pengamatan meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, saat muncul serangan penyakit layu bakteri, indeks penyakit layu bakteri, jumlah buah per tanaman, dan bobot buah per tanaman. Analisis data dilakukan dengan pendugaan ragam lingkungan, fenotip, genetik, heritabilitas dan KGH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 02094 x Randu merupakan populasi F 2 dengan kenampakan gejala serangan penyakit tercepat dan intensitas tanaman terserang tertinggi bila dibandingkan dengan populasi F 2 lainnya. Kriteria ketahanan tanaman berdasarkan indeks penyakit layu b

English Abstract

C hilli ( Capsicum annuum L.) is one of important horticultural commodities are widely cultivated because ha ve a high economic value in Indonesian. Yield of c hilli in Indonesia are still very low if compared to the potential yield . One of the cause s of unachieved potential yield of chilli are pest and disease. Bacterial wilt ( Ralstonia solanacearum ) is a dominant disease that attacks the chilli crop. Preventive control efforts can be done by using resistance varieties. Form

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2014/464/051408293
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Hasbi
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/129946
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item