BKG

Rizqyah, DewiAmaliatur (2014) Hubungan Antara Hasil Dan Komponen Hasil Pada Tanaman Buncis (Phaseolus Vulgaris L.) Generasi F2. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Buncis Merupakan Tanaman Hortikultura Yang Dikenal Sebagai Sayuran Buah Yang Mengandung Protein Tinggi Dan Antioksidan . Peningkatan Produksi Buncis Mempunyai Arti Penting Dalam Menunjang Peningkatan Gizi Masyarakat, Sekaligus Berdaya Guna Bagi Usaha Mempertahankan Kesuburan Dan Produktivitas Tanah. Menurut Data Statistik Direktorat Jenderal Hortikultura (20 13 ) , Produksi Tanaman Sayuran Buncis Di Indonesia Periode 20 11 -20 12 Adalah 334 .659 – 338.655 Ton Meningkat Namun Belum Memenuhi Kebutuhan Konsumsi Sayuran Masyarakat Karena Masih Perlu Melakukan Impor . Salah Satu Usaha Untuk Meningkatkan Produksi Buncis Adalah Dengan Memperbaiki Daya Hasil Melalui Persilangan Dengan Varietas Introduksi. Keberhasilan Usaha Untuk Memperoleh Tanaman Buncis Yang Memiliki Kualitas Dan Kuantitas Yang Baik Sangat Ditunjang Oleh Kemampuan Pemulia Untuk Memperoleh Genotip-Genotip Unggul Dalam Tahapan Seleksi. Dalam Pelaksanaan Seleksi, Pemulia Tanaman Sering Dihadapkan Pada Maslah Dalam Menentukan Pilihan Terhadap Ciri-Ciri Yang Dianggap Unggul, Oleh Karena Itu Perlu Diketahui Dengan Pasti Hubungan Antara Komponen Hasil Dengan Hasil Yang Ada Pada Tanaman Tersebut. Penelitian Ini Bertujuan Untuk Mengetahui Keeratan Hubungan Antara Karakter Komponen Hasil Dengan Hasil Pada Enam Populasi F 2 Buncis Hasil Persilangan Varietas Introduksi Dan Lokal Dan Mengetahui Karakter Yang Dapat Digunakan Untuk Meningkatkan Bobot Polong Per Tanaman. Hipotesis Yang Diajukan T erdapat Perbedaan Keeratan Hubungan Antara Karakter Komponen Hasil Dengan Hasil Pada Enam Populasi F 2 Buncis Hasil Persilangan Varietas Introduksi Dan Lokal Dan Terdapat Karakter Yang Dapat Digunakan Untuk Meningkatkan Bobot Polong Per Tanaman . Penelitian Ini Dilaksanakan Pada Bulan Mei – Juli 2013 Dusun Junwatu , Desa Junrejo , Kecamatan Junrejo , Kota Batu , Provinsi Jawa Timur. Bahan Tanam Yang Digunakan Yaitu 6 Populasi F2 Hasil Persilangan Varietas Lokal ( Gogo Kuning, Gilik Ijo, Dan Mantili) Dan Introduksi Serta (Purple Queen, Cherokee Sun ). Pupuk Npk 5 Gram/Tanaman, Fungisida Berbahan Aktif Carbofuran Dan Insektisida Berbahan Aktif Beta Siflutrin.. Peralatan Yang Digunakan Meliputi, Cangkul, Lanjaran, Tali Rafia, Tugal, Mulsa Hitam Perak, Label, Penggaris, Timbangan Analitik, Jangka Sorong, Alat Tulis, Dan Kamera Digital. Penelitian Ini Dilakukan Tanpa Rancangan Dengan Empat Bedengan Setiap Populasi Yang Terdiri Dari 200 Tanaman F2. Variabel Pengamatan Meliputi Umur Awal Berbunga (Hst), Umur Awal Panen (Hst) Jumlah Cluster Per Tanaman, Dan Jumlah Polong Per Cluster Pada Masa Pertumbuhan. Sedangkan Yang Diamati Pada Saat Panen Adalah Jumlah Polong Per Tanaman, Panjang Polong (Cm), Diameter Polong (Cm), Bobot Per Polong (G), Dan Bobot Polong Pertanaman. Data Hasil Pengamatan Dianalisis Dengan Menggunakan Analisis Varian Dan Kovarian Yang Kemudian Digunakan Untuk Mengetahui Korelasi Secara Fenotipik Antara Hasil Dengan Komponen Hasil. Dilanjutkan Uji T Student Sebagai Uji Signifikasi Dalam Korelasi Antar Dua Sifat, Kemudian Dilanjutkan Dengan Analisis Lintas. Hasil Penelitian Menunjukkan Bahwa Pada Pada Ke Enam Populasi F 2 Nilai Korelasi Positif-Sangat Nyata Pada Jumlah Cluster Per Tanaman

English Abstract

Common B eans Are Known Horticultural Crops As Fruits Vegetables That Contain High Protein And Antioxidants. Increased Production Of Common Beans Has Significance In Support Of Nutrition, As Well As Efficient For The Maintenance Of Soil Fertility And Productivity. According To Statistical Data Of The Directorate General Of Horticulture (2013), The Production Of Vegetable Crops In Indonesia 2011-2012 Beans Is 334659-338655 Tons Increases But Does Not Meet The Needs Of Society Because The Consumption Of Vegetables Still Need To Do The Import. One Attempt To Increase Common Bean Production Is By Improving Outcomes Through Crosses With Introduced Varieties. The Success Of Efforts To Obtain A Bean Plant That Has A Good Quality And Quantity Is Supported By The Ability Of Breeders To Obtain Superior Genotypes In The Selection Process. In The Implementation Of The Selection, Plant Breeders Are Often Faced With The Issue In Determining The Choice Of Characteristics That Are Considered Superior, Therefore It Needs To Be Known Precisely Relationship Between Yield Components With The Existing Results On The Plants . This Research Aims To Determine The Relationship Between Character Components Of Yield And Yield Of The Six Common Bean F 2 Populations From Crosses Of Local And Introduced Varieties And Know The Characters That Can Be Used To Increase The Weight Of Pods Per Plant. The Hypothesis There Is A Difference Between The Character Of The Relationship With The Yield On The Yield Components Of Six F2 Populations From Crosses Bean Varieties And The Introduction Of Local And There Is A Character That Can Be Used To Increase The Weight Of Pods Per Plant. This Research Was Conducted In May - July 2013 Junwatu Hamlet , Junrejo Village , Batu, East Java Province . Planting Material Used Is 6 F2 Populations From Crosses Of Local Varieties ( Gogo Kuning , Gilik Ijo , And Mantili ) And Introduction As Well ( Purple Queen , Cherokee Sun ). Npk 5 Gram/Plant , Fungicide And Insecticide Active Ingredient Carbofuran Active Ingredients Cyfluthrin Beta. Equipment Used Includes , Hoes , Trellis , Rope , Drill , Silver Black Mulch , Labels , Rulers, Analytical Scales , Calipers , Stationery, And Digital Cameras . This Research Was Carried Out Without Any Plan With Four Beds Each Population Consisting Of 200 F2 Plants . Variables Included First Day Flowering Observations ( Hst), First Day Harvest ( Hst), Number Of Clusters Per Plant , And Number Of Pods Per Cluster In Its Infancy . While Observed At Harvest Time Is The Number Of Pods Per Plant , Pod Length ( Cm), Pod Diameter ( Cm), Weight Per Pod ( G), And The Weight Of Planting Pods . The Data Were Analyzed Using Analysis Of Variance And Covariance Which Is Then Used To Determine The Phenotypic Correlation Between The Results Of The Yield Components . Student T Test Was Continued As A Test Of Significance In The Correlation Between The Two Properties , Then Proceed With The Analysis Of The Cross .

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2014/43/051401412
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/129908
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item