BKG

Oktavianto, Yoga (2014) Karakterisasi Tanaman Mangga (Mangifera Indica L.) Cantek, Ireng, Empok, Jempol Di Desa Tiron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Mangga merupakan salah satu buah tropis unggulan yang digemari oleh masyarakat di dunia dan menjadi komoditas perdagangan antar negara. Publitas mangga dikenal sebagai The Best Loved-Tropical , mendampingi popularitas durian sebagai King of Fruit . Komoditas hortikultura, khususnya buah-buahan salah satunya buah mangga mempunyai prospek baik bila dikembangkan secara intensif dan dalam skala agribisnis . Mangga bukan tanaman asli Indonesia . Jawa Timur merupakan pusat dan sumber dari berbagai varietas buah tropika beserta keanekaragaman hayatinya, dimana hal tersebut memiliki peranan yang signifikan pada produksi pertanian dan perdagangan berskala nasional maupun regional. Di negara ini, meskipun hidup ratusan spesies buah tropika, namun sumber genetik buah tropika dihadapkan dengan masalah kepunahan sejak derasnya peradapan manusia dan kebijakan yang tidak ramah lingkungan. Sebagaimana kita ketahui, sumber genetik buah tropika memiliki peranan yang vital pada sumber pangan dan pendapatan lokal masyarakat. Secara umum, buah tropika ditanam di pekarangan rumah dan ditumpangsari dengan tanaman tahunan lainnya, atau sayur-sayuran dan tanaman hias (Kruijssen dan Somsri, 2006 dalam Purnomo et all , 2011). Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tiron Kecamatan Banyakan, Kediri pada bulan Oktober 2011. Penentuan lokasi dilakukan secara sengaja ( purposive ), di dasarkan pada pertimbangan bahwa daerah tersebut merupakan sentra produksi mangga dan merupakan daerah penyebaran Aksesi mangga khusus nya mangga lokal. Alat yang digunakan dalam penelitian ini antara lain : kamera digital ( Canon ) dipergunakan untuk dokumentasi, meteran roll dipergunakan untuk mengukur sampel lingkar batang dan tinggi tanaman mangga, timbangan dipergunakan untuk mengukur berat sampel perbuah mangga, penggaris digunakan untuk mengukur panjang dan lebar daun tanaman mangga, busur digunakan untuk mengukur tinggi tanaman dengan rumus matematika tan = 45°, alat tulis untuk menulis data yang diperoleh, colour chart digunakan untuk membedakan warna daun tanaman mangga. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini ialah tanaman mangga yang tumbuh di Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode survei dan wawancara kepada petani setempat, dimana penelitian dilakukan dengan mengamati kegiatan-kegiatan yang tidak dibuat peneliti, melainkan merupakan fenomena alam (Sugito, 1995). Metode ini dilakukan untuk mendapatkan informasi tentang obyek yang diteliti melalui data sampel yang ada dilapangan. Didalam penelitian ini tidak diperlukan adanya perlakuan khusus.Untuk menganalisa data dilakukan dengan data statistik deskriptif yaitu menyerderhanakan data dan menata data untuk memperoleh gambaran secara keseluruhan dari obyek yang diamati (Yitnosumarto, 1990). Jumlah responden pemilik tanaman sebanyak 10 orang petani yang ada di Desa Tiron Kecamatan Banyakan, Kediri dimana ditemukan tanaman mangga dari jenis yang beragam. Melakukan identifikasi daerah penyebaran mangga di Desa Tiron Kecamatan Banyakan, Kediri dengan ploting area untuk dapat dibuat diskripsi lokasi, antara lain kondisi geografis, tanah, dan produksi rata-rata per tahun.Melakukan karakterisasi buah mangga dari berbagai jenis varietas yang ada di Desa Tiron Kecamatan Banyakan, Kediri. Karakterisasi menggunakan acuan IPGRI (International Plant Genetic Research Institute) seri mangga tahun 2006. Hasil penelitian, Secara umum berdasarkan analisa morfologi . maka mangga cantek dengan mangga ireng berkerabat dekat, sedangkan untuk mangga empok ada beberapa karakteristik morfologi yang memiliki kekerabatan cukup dekat dengan mangga ireng.

English Abstract

guage: Mango is a tropical fruit that is loved by the people featured in the world and become a commodity of trade between countries. Publich mango is known as the Best Loved-Tropical, accompanied popularity of durian as the King of Fruit. guage: Horticultural commodities, especially fruits mango fruit has one good prospect when developed intensively and scale agribusines . guage: Mango is doesnt from Indonesia guage: . guage: East Java is the center and source of various varieties of tropical fruit along with its biodiversity, where it has a significant role in agricultural production and national and regional trade . guage: In this country, despite living hundreds of species of tropical fruit, tropical fruit genetic resources but are faced with the problem since the rapid extinction of human civilization and policies that are not environmentally friendly . guage: As we know, the genetic resources of tropical fruit has a vital role in food and income sources of the local community. In general, tropical fruit grown in home gardens and ditumpangsari with other annual crops, or vegetables and ornamental plants (Kruijssen dan Somsri, 2006 dalam Purnomo et all , 2011). guage: This research was conducted in the Village District of Banyakan Tiron, Kediri in October 2011. Determining the location done intentionally (purposive), based on the consideration that the area is a center for the production of mango and mango is a special area of its deployment Accession local mango. The tools used in this study include: digital camera (Canon) is used for documentation, roll the meter used to measure the girth samples and mango plant height, the scales used to measure the weight of the sample apiece mango, use a ruler to measure the length and width of leaves of mango crop , are used to measure the height of the plant with a mathematical formula tan = 45 °, stationery to write the data obtained, the color chart is used to distinguish the color of the leaves of mango crop. Materials used in this study is that the mango crop grown in the guage: district of Kediri Banyakan. This research was conducted by survey and interview to local farmers, where the study was conducted by observing the activities that are not made of researchers, but is a natural phenomenon (Sugito, 1995). T guage: his method is performed to obtain information about the object under study through the available sample data in the field. In this study does not provide any treatment khusus.Untuk data analysis done by descriptive statistics is to simplify the data and organize the data to obtain an overall picture of the object being observed (Yitnosumarto, 1990). guage: plant owner respondents were 10 farmers in the village of Subdistrict Banyakan Tiron, Kediri where found mango crops of diverse kinds. To identify the ranges of mango in the District Banyakan Tiron village, Kediri with plotting area can be made for the location description, among other geographical conditions, soil, and average production. Characterization of various types of mango varieties in the Village District of Tiron Banyakan, Kediri. Characterization using reference IPGRI (International Plant Genetic Research Institute) mango series 2006 . guage: guage: The results of the study, generally based on morphological analysis. the mango with mango ireng, Cantek closely related, whereas for mango empok there are some morphological characteristics that have a close kinship with man

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2014/325/051406681
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Hasbi
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/129796
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item