BKG

Siagian, Bernads Daniel Marolop (2018) Analisis Perbandingan Kandungan Mikroplastik Menggunakan Metode Sampling Plankton Net Dan Manta Net Di Perairan Selatan Selat Bali. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Dampak keberadaan mikroplastik di perairan sudah menjadi perhatian nasional maupun internasional untuk dikaji lebih jauh. Namun, belum adanya standar resmi untuk metode sampling dan identifikasi mikroplastik di perairan menjadi permasalahan yang penting untuk dipahami. Dua metode sampling mikroplastik dibandingkan di Perairan Selat Bali yaitu metode plankton net (mesh size 0,4 milimeter) dan metode manta net (mesh size 0,2 milimeter ). Sampel dianalis dilaboatorium dengan empat tahap utama yaitu penyaringan sampel , wet peroxide oxidation (WPO), density separator, identifikasi mikroplastik dan perhitungan kelimpahan. Hasil identifikasi mikroplastik di Perairan Selat Bali diperoleh tiga jenis mikroplastik yaitu fiber, film, dan fragmen dengan total kelimpahan mikroplastik sebesar 3247,66 partikel/m3 untuk metode sampling manta net dan 1.633,33 partikel/m3 untuk metode sampling plankton net. Sampling dengan manta net memiliki hasil yang lebih tingi dibanding dengan metode plankton net. Berdasarkan kelebihan dan kekurangan alat sampling mikroplastik dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa metode manta net lebih efektif digunakan untuk pengambilan sampel mikroplastik karena dapat menyaring air yang lebih banyak dan dapat mencakup area lebih luas sehingga dapat mewakili perairan yang diteliti.

English Abstract

The impact of microplastic in the marine environment become a national and international concern for further study. However, the absence of standard for sampling methods and microplastic identification become an important issue to be studied. Two methods of microplastic sampling were compared in Bali Strait which were plankton net (mesh size 0.4 millimeter) and manta net (mesh size 0.2 millimeter). The samples were analyzed in the laboratory with four main stages: sample filtering, wet peroxide oxidation (WPO), density separator, microplastic identification and calculation of abundance. The results of microplastic identification were three types of microplastic namely fiber, film, and fragment with iii total microplastic abundance of 3247,66 particles/m³ for manta net sampling method and 1,633,33 particles/m³ for plankton net sampling method. The abudance of mikroplastic obtained by manta net was higher than the one by plankton net. Based on the advantages and disadvantages of microplastic sampling tools in this study, it can be concluded that the manta net method is more effective for microplastic sampling because it can filter more water and can cover a wider area.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2018/591/051806376
Uncontrolled Keywords: Mikroplastik, Metode sampling, Plankton net, Manta net Rekomendasi Sampling- Microplastic, sampling method, Plankton net, Manta net, Sampling recommendation
Subjects: 500 Natural sciences and mathematics > 577 Ecology > 577.6 Aquatic ecology > 577.627 Water Pollution (Effect on natural ecology)
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan dan Kelautan
Depositing User: soegeng
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/12957
Text
Bernads Daniel Marolop Siagian.pdf
Restricted to Repository staff only

Download

Actions (login required)

View Item View Item