BKG

Pamungkas, AdityaRakhasyiwi (2014) Optimalisasi Produksi Pengolahan Tandan Buah Segar Kelapa Sawit (Studi Kasus di Pabrik Kelapa Sawit Selucing Agro Mill, PT. Windu Nabatindo Abadi, BGA Group, Kalimantan Tengah). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Sub sektor perkebunan khususnya industri pengolahan kelapa sawit merupakan salah satu industri berbasis pertanian yang menempati posisi strategis untuk berkembang di Indonesia. Kelapa sawit yang menghasilkan Tandan Buah Segar merupakan bahan baku utama minyak sawit (Crude Palm Oil) dan inti sawit (Palm Kernel) yang selanjutnya akan diolah menjadi minyak goreng sawit dan produk lainnya. Selain menghasilkan Crude Palm Oil (CPO) dan Palm Kernel (PK), kelapa sawit juga menghasilkan cangkang dan tandan kosong. Penelitian ini dilakukan di Pabrik Kelapa Sawit Selucing Agro Mill (PKS-SAGM), PT. Windu Nabatindo Abadi (BGA Group). Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis penggunaan faktor produksi yang terlibat dalam optimalisasi produksi pengolahan Tandan Buah Segar, menganalisis jumlah optimal produksi pengolahan Tandan Buah Segar dengan menggunakan Linier Programming serta menganalisis jumlah keuntungan yang diperoleh perusahaan dari optimalisasi produksi pengolahan Tandan Buah Segar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Linear Programming dengan bantuan software LINDO (Linear Interactive Discrete Optimizer) Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa produksi pengolahan TBS yang dilakukan di PKS-SAGM belum optimal. Ini berdasarkan dari penggunaan sumberdaya yang menjadi pembatas utama dalam produksi pengolahan TBS di PKS-SAGM adalah jumlah tenaga kerja. Sedangkan penggunaan sumberdaya yang lain yaitu bahan baku TBS, rendemen pengolahan TBS, jam kerja mesin, kapasitas olah pabrik, dan truck pengangkut TBS terdapat nilai slack, yang berarti sumberdaya-sumberdaya atau kendala-kendala tersebut belum dimanfaatkan secara optimal. Produksi pengolahan TBS per hari pada kondisi aktual sebesar 540,17 ton. Pada analisis pertama dalam kondisi optimal, menghasilkan produksi pengolahan TBS sebesar 571,59 ton. Sementara itu, pada analisis kedua dalam kondisi optimal, hanya menghasilkan produk Crude Palm Oil sebesar 293,023254 ton dikarenakan dalam analisis pertama, produk Palm Kernel, Cangkang, dan Tandan Kosong sudah optimal dengan kata lain sudah sama seperti pada kondisi actual. Sehingga keuntungan pada kondisi aktual sebesar Rp. 2.229.278.307. Pada hasil analisis pertama, keuntungan dalam kondisi optimal sebesar Rp. 2.469.633.518. Selisih keuntungan pada kondisi aktual dan kondisi optimal sebesar Rp. 240.355.210. Sedangkan pada hasil analisis kedua, keuntungan dalam kondisi optimal sebesar Rp. 2.297.624.454. Sehingga selisih keuntungan optimal dan actual pada analisis kedua ini sebesar Rp. 68.346.146.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2014/107/051402634
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Hasbi
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/129554
Text
Bab_I.pdf

Download | Preview
Text
Bab_II.pdf

Download | Preview
Text
Bab_III.pdf

Download | Preview
Text
Bab_I-IV.pdf

Download | Preview
Text
Bab_IV.pdf

Download | Preview
Text
Bab_V_1.pdf

Download | Preview
Text
Bab_V_Lanjutan.pdf

Download | Preview
Text
Cover.pdf

Download | Preview
Text
Daftar_Isi.pdf

Download | Preview
Text
Daftar_Pustaka.pdf

Download | Preview
Text
Ringkasan_&_Summary.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item