BKG

Ginting, AlanRandall (2013) Studi Pertumbuhan dan Produksi Jamur Tiram Putih (Pleorotus ostreatus) pada Media Tumbuh Serbuk Gergaji Kayu Sengon dan Bagas Tebu. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Kebutuhan kacang kedelai di masyarakat setiap tahunnya berkisar 2,2 juta ton/tahun, dimana 70% masih berasal dari kacang kedelai impor. Alternatif pengganti sumber makanan berprotein dapat diganti dengan jamur tiram (Pleorotus ostreatus) karena kandungan proteinnya cukup tinggi, yaitu sekitar 10,5-30,4% setiap 100 gram berat jamur tiram, selain itu iklim dan cuaca di Indonesia mendukung pertumbuhan jamur tiram (Sumarmi, 2006). Pada umumnya substrat yang digunakan dalam budidaya jamur tiram adalah serbuk gergaji, sebagai konsekuensi akan timbul masalah apabila serbuk gergaji sukar diperoleh atau tidak ada sama sekali di lokasi yang akan menjadi sasaran penyebaran budidaya jamur tiram. Mengantisipasi hal tersebut maka perlu dicari substrat alternatif yang banyak tersedia dan mudah diperoleh di daerah tersebut, salah satunya adalah bagas tebu. Tujuan dari percobaan ini adalah mendapatkan komposisi substrat serbuk gergaji kayu sengon dan bagas tebu yang ideal untuk pertumbuhan hasil jamur tiram putih yang optimum dan mengetahui produktivitas jamur tiram putih pada substrat alternatif dari komposisi serbuk gergaji kayu sengon dan bagas tebu. Hipotesis yang diajukan terdapat komposisi substrat serbuk gergaji kayu sengon dan bagas tebu yang dapat menjadi komposisi alternatif yang ideal sehingga sesuai untuk pertumbuhan jamur tiram putih. Percobaan dibagi menjadi 2 tahap yaitu 1) Pembuatan Baglog di Jl. Bendungan Nawangan No.5, Malang, Jawa Timur, Indonesia 2) Setelah kegiatan pembuatan baglog selanjutnya adalah kegiatan budidaya jamur tiram putih di ruang budidaya. Kegiatan budidaya dilaksanakan Desa Sengkaling, Kecamatan Dau, Malang dengan ketinggian tempat 550 m dpl, suhu minimum 18o C dan suhu maksimum 30o C dan kelembaban relative 80 - 95%. Percobaan ini dilaksanakan pada bulan Juli 2012 – Januari 2013.Alat yang digunakan adalah Sekop, Alat pres, Steamer, Termometer, Sprayer, Spatula, Cincin baglog, Lampu spritus, Timbangan analitik. Adapun bahan yang di gunakan dalam percobaan adalah: Serbuk gergaji kayu sengon, Bagas tebu, Kantong plastik kapasitas 1kg, CaCO3, Bekatul, Air, Spiritus, Bibit F2, Alkohol 70%, pupuk NPK. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK). Dalam rancangan acak lengkap ini terdiri dari 9 perlakuan kombinasi media tanam dengan 3 kali ulangan, dan setiap ulangan terdiri dari 3 baglog sehingga terdapat 81 baglog. Di setiap ulangan akan diambil 3 sampel baglog untuk diamati. Pengamatan dilakukan setiap hari setelah proses inokulasi. Pengamatan dilakukan mulai pukul 06:00 – 09:00. Parameter yang diamati yaitu: Saat miselium penuh pada substrat, Saat muncul badan buah (pin head) pertama kali (HSI), Diameter tudung buah (cm), Intenstitas panen (kali), Total bobot segar badan buah (gram), dan masa panen. Data yang diperoleh diuji menggunakan analisis sidik ragam pengaruh perlakuan uji F pada taraf 5% (P=0,05). Apabila terdapat pengaruh nyata antar perlakuan maka dilanjutkan dengan uji perbandingan Duncan pada taraf nyata 5%. Data yang didapat dari parameter pengamatan, antar perlakuan yang memberikan hasil yang berbeda nyata pada parameter pengataman saat miselium penuh pada substrat, saat muncul badan buah (pin head) pertama kali, dan intensitas panen. Saat miselium pada susbstrat menunjukkan perlakuan F (Serbuk kayu gergaji sengon 30% dan bagas tebu 50%), G (Serbuk gergaji kayu sengon 20% dan bagas tebu 60%), dan H (Serbuk gergaji kayu sengon 10% dan bagas tebu 70%) memiliki nilai rata-rata saat miselium penuh yang lebih cepat dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Pada parameter pengamatan saat muncul pin head pertama kali menunjukkan bahwa Perlakuan F (Serbuk gergaji kayu sengon 30% dan bagas tebu 50%), perlakuan C (Serbuk gergaji kayu sengon 60% dan bagas tebu 20%), dan perlakuan G (Serbuk gergaji kayu sengon 20% dan bagas tebu 60%) memiliki nilai rata-rata saat muncul pin head yang lebih cepat dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Pada parameter pengamatan intensitas panen menunjukkan bahwa perlakuan H (Serbuk gergaji kayu sengon 10% dan bagas tebu 70%), perlakuan A (Serbuk gergaji kayu sengon 80%, bagas tebu 0%), dan perlakuan G (Serbuk gergaji kayu sengon 20% dan bagas tebu 60%) memiliki nilai rata-rata intensitas panen yang lebih banyak dibandingkan perlakuan lainnya. Intensitas panen yang lebih tinggi dimiliki oleh perlakuan H (Serbuk gergaji kayu sengon 10% dan bagas tebu 70%) namun tidak diikuti dengan total bobot segar buah yang berbeda nyata antar perlakuan. Berdasarkan hasil penelitian maka semua komposisi media tumbuh antara serbuk gergaji kayu sengon dan bagas tebu dapat dijadikan alternatif media tumbuh jamur tiram putih, substrat bagas tebu dapat dijadikan substrat alternatif pengganti substrat yang sering digunakan petani yaitu serbuk gergaji kayu sengon karena memiliki nilai rata-rata total bobot segar yang tidak berbeda nyata, penggunaan substrat dengan bagas tebu lebih menguntungkan pada perlakuan B (Serbuk kayu gergaji sengon 70% dan bagas tebu 10%), D (Serbuk kayu gergaji sengon 50% dan bagas tebu 30%), E (Serbuk kayu gergaji sengon 40% dan bagas tebu 40%), F (Serbuk gergaji kayu sengon 30% dan bagas tebu 50%), dan I (Serbuk kayu gergaji sengon 0% dan bagas tebu 80%) karena biaya produksi lebih murah dibandingkan dengan biaya produksi baglog yang sering digunakan petani yaitu pada perlakuan A (Serbuk kayu gergaji sengon 80% dan bagas tebu 0%), dan intensitas panen pada perlakuan B, D, E, F, I yaitu 4 kali panen, sehingga dapat mengurangi biaya tenaga kerja.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2013/62/051305013
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Hasbi
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/129506
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item