BKG

Amin, AdiWiyonoBasori (2013) Respon Lima Varietas Jagung (Zea mays L.) pada Aplikasi Pyraclostrobin. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Di Indonesia jagung merupakan bahan pokok kedua setelah padi. Jagung juga banyak digunakan industri makanan, minuman, kimia, dan farmasi. Berdasarkan komposisi kimia dan kandungan nutrisi, jagung mempunyai prospek sebagai pangan dan bahan baku industri. Jagung sebagai bahan baku industri biasanya digunakan dalam bentuk homini, minyak dan pati. Tingkat produktivitas rata-rata jagung nasional masih tergolong rendah, sekitar 3,5 ton per ha apabila dibandingkan negara lain. Angka itu sama dengan yang dihasilkan Vietnam. Namun bila dibanding dengan China, Argentina, dan Amerika, Indonesia masih jauh tertinggal. Padahal jika melihat pemanfaatan jagung semakin bervariasi. Bukan saja untuk pakan ternak, tapi juga bahan baku industri makanan, minyak jagung, dan kini bioetanol. Peningkatan produksi per satuan luas ialah tujuan utama di banyak program pemuliaan tanaman jagung. Oleh karena itu, hasil biji merupakan salah satu karakter yang paling penting dan kompleks dimana pemulia tanaman jagung bekerja. Peningkatan produksi melalui ekstensifikasi dihadapkan kepada kendala semakin menyempitnya areal yang produktif untuk jagung karena itu diperlukan peningkatan pada parameter hasil tanaman. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan hasil ialah menggunakan pyraclostrobin . Pyraclostrobin ialah bahan aktif yang digunakan dalam fungisida CABRIO 250 EC. Pyraclostrobin memiliki fungsi meningkatkan aktivitas nitrat reduktase yang mana menyebabkan asimilasi nitrogen meningkat selama fase pertumbuhan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui respon dari lima varietas jagung pada aplikasi pyraclostrobin . Hipotesis dari penelitian ialah varietas jagung yang diuji menunjukkan respon yang berbeda pada aplikasi pyraclostrobin dan terdapat interaksi antar perlakuan pada tanaman jagung. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya yang berlokasi di Desa Jatikerto, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang pada bulan Juli 2011 sampai dengan bulan Oktober 2011. Bahan tanaman yang digunakan ialah benih jagung varietas NK-22, NK-6326, P-21, BISI-2, dan BISI-816. Bahan untuk input produksi yang digunakan meliputi Pyraclostrobin 400 ppm sebagai perlakuan, pupuk Urea, SP-36, dan KCI serta bahan-bahan lain yang mendukung penelitian ini. Penelitian dilaksanakan menggunakan metode split plot design (rancangan petak terbagi). Perlakuan penyemprotan pyraclostrobin (P) sebagai petak utama dan varietas jagung (V) sebagai anak petak. Karakter yang diamati meliputi tinggi taanaman, jumlah daun, umur berbunga, bobot basah dan kering tongkol, bobot kering pipil, bobot 1000 biji, dan kadar amilosa. Data hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan analysis of variance (anova). Apabila terdapat pengaruh nyata maka dilakukan uji BNT pada taraf 5%. Hasil yang diperoleh menunjukkan aplikasi pemberian pyraclostrobin tidak memberikan pengaruh pada pertumbuhan dan hasil tanaman jagung. Lima varietas yang diuji menunjukkan perbedaan pertumbuhan dan hasil karena pengaruh genetik masing-masing varietas. Interaksi perlakuan pyraclostrobin dan beberapa varietas memberikan peningkatan terhadap tinggi tanaman umur 8 minggu setelah tanam, jumlah daun umur 5minggu setelah tanam, dan umur muncul bunga betina.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2013/45/051304672
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Hasbi
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/129487
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item