BKG

Yuliana, AnggiIndah (2013) Upaya Peningkatan Hasil Tanaman Jagung (Zea mays L.) Dengan Pemupukan Bokashi dan Crotalaria juncea L. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Jagung (Zea mays L.) adalah komoditi utama di Indonesia sebagai bahan pangan maupun bahan baku pakan ternak. Penanaman jagung hibrida akan terus ditingkatkan untuk meningkatkan produksi jagung nasional. Penggunaan varietas hibrida memicu peningkatan pemberian pupuk anorganik ke dalam areal pertanaman jagung, tanpa diimbangi dengan pemberian bahan organik sehingga kandungan bahan organik tanah semakin rendah (< 2%). Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kandungan bahan organik tanah adalah dengan pemberian bahan organik berupa pupuk bokashi dan pupuk hijau C. juncea L. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini ialah mempelajari respon tanaman jagung terhadap pemupukan bokashi dan C. juncea. Hipotesis yang diajukan ialah (1) pemberian bokashi dapat mengurangi kebutuhan C. juncea pada pertanaman jagung dan (2) peningkatan dosis bokashi dan pupuk hijau C. juncea dapat meningkatkan hasil tanaman jagung. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial, meliputi 2 faktor yang diulang 3 kali. Faktor pertama ialah dosis pupuk hijau C. juncea dengan 3 taraf, yaitu: (1) Tanpa C. juncea (C0), (2) C. juncea 10 ton ha-1 (C1) dan (3) C. juncea 20 ton ha-1(C2). Faktor kedua ialah dosis pupuk bokashi dengan 4 taraf, yaitu: (1) Tanpa bokashi (B0), (2) Bokashi 5 ton ha-1(B1), (3) Bokashi 10 ton ha-1(B2) dan (4) Bokashi 15 ton ha-1 (B3). Pengamatan dilakukan saat tanaman berumur 14, 28, 42, 56, dan 70 hari setelah tanam dan pada waktu panen yakni 120 hari setelah tanam. Pengamatan komponen pertumbuhan meliputi aspek non destruktif yaitu tinggi tanaman dan jumlah daun. Analisa pertumbuhan tanaman mengggunakan Indeks Luas Daun dan Laju Pertumbuhan Tanaman. Pengamatan komponen hasil meliputi diameter tongkol tanpa klobot, panjang tongkol tanpa klobot, bobot kering tongkol tanpa klobot, bobot 100 biji, bobot kering biji per tanaman, hasil biji (ton ha-1) dan indeks panen. Analisis data menggunakan analisis ragam (uji F) pada taraf 5 %. Hasil analisis ragam yang nyata dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil pada taraf 5 % Hasil penelitian menunjukkan pengggunaan pupuk bokashi sampai taraf 15 ton ha-1 belum mampu mengurangi kebutuhan C. juncea pada area penanaman jagung. Penggunaan pupuk bokashi sebanyak 15 ton ha-1 nyata meningkatkan hasil tanaman jagung sebesar 23,86 % dibandingkan tanpa menggunakan pupuk bokashi, hasil ini lebih besar dibandingkan peningkatan hasil jagung akibat penggunaan 5 dan 10 ton ha-1 yang masing-masing sebesar 11,90 % dan 18,09 %. Penggunaan pupuk hijau C. juncea sebanyak 20 ton ha-1 nyata meningkatkan hasil tanaman jagung sebesar 17,34 % dibandingkan tanpa menggunakan C. juncea, Hasil ini lebih baik dibandingkan peningkatan hasil tanaman jagung akibat penggunaan 10 ton ha-1 C. juncea yang mencapai 9,22%.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2013/41/051304669
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Hasbi
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/129484
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item