BKG

Andreeilee, BrianFeri (2013) Pengaruh Kompos Kotoran Ternak Dan Waktu Penyiangan Terhadap Produksi Tanaman Pakcoy (Brassica Rapa Sub. Chinenesis) Organik. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Produksi Tanaman Sayuran Secara Organik Kini Telah Mulai Dikenal Dan Dikembangkan Di Indonesia. Karakteristik Umur Tanaman Sayuran Daun Yang Singkat, Disertai Dengan Produktivitas Dan Nilai Jual Yang Tinggi ( ± 25 Ton Ha-1 Dan Rp.10.000 Kg-1 Untuk Organik Dan Rp. 1500 Kg-1 Untuk Konvensional) Menjadikan Tanaman Sayur Daun Seperti Sawi ( Brassicaeae ) Sebagai Komoditas Potensial Dalam Budidaya Organik, Dan Salah Satu Komoditas Yang Cukup Dikenal Adalah Tanaman Sawi Sendok Atau Pakcoy ( Brassica Rapa Sub. Chinesnsis) (Deptan, 2013; Anonymous, 2013). Sistim Budidaya Secara Organik Dikenal Sebagai Sistem Budidaya Ramah Lingkungan Yang Dapat Secara Berlanjut Memperbaiki Kondisi Lahan Dan Mengurangi Biaya Penggunaan Saprodi, Dikarenakan Bahan Organik Yang Telah Di Ukur Sesuai Dengan Kondisi Tanah Dan Kebutuhan Tanaman, Diketahui Telah Mampu Memenuhi Kebutuhan Unsur Hara Tanaman Dari Awal Tanam Hingga Panen. Namun Diketahui Bahwa Aplikasi Jenis Bahan Organik, Berupa Kompos Kotoran Ternak Dapat Berpotensi Memperngaruhi Perkembangan Dari Gulma, Dan Metode Perawatan (Penyiangan Dan Pengendalian HPT) Tanaman Pada Sistim Organik Yang Memerlukan Tenaga Yang Lebih Besar Dikarenakan Dilakukan Preventif Dan Mekanis Secara Manual, Maka Perlu Dilakukan Penelitian Lebih Lanjut Untuk Menentukan Jenis Kompos Kotoran Dan Waktu Penyiangan Yang Paling Efektif Dalam Budidaya Sayuran Secara Organik. Tujuan Utama Dari Penelitian Ini Adalah Untuk Mengetahui Adanya Interaksi Antara Perlakuan Kompos Kotoran Ternak Dan Penyiangan, Serta Pengaruh Dari Perlakuan Masing-asing Perlakuan Tersebut Terhadap Produksi Tanaman Pakcoy Yang Ditanam Secara Organik. Hipotesis Yang Diajukan Dalam Penelitian Ini Adalah 1). Pemberian Jenis Kompos Kotoran Ternak Yang Tepat Dan Waktu Penyiangan Sepanjang Umur Tanaman, Akan Memberikan Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Pakcoy Organik Yang Terbaik, 2). Pemberian Jenis Kompos Kotoran Ternak Yang Tepat Akan Memberikan Hasil Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Pakcoy Organik Yang Terbaik, 3). Penyiangan Sepanjang Umur Tanaman, Akan Memerikan Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Pakcoy Organik Yang Terbaik. Penelitian Ini Dilaksanakan Pada Bulan Maret Sampai Dengan Mei 2013, Bertempat Di Kel.Kedungkandang, Kab.Malang, Dengan Kondisi Geografis ±450 M Dpl, Suhu Rata-Rata Berkisar 25-35°C Dan Curah Hujan 1800 Mm/Tahun. Penelitian Ini Menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT) Dengan Perlakuan Aplikasi Tiga Jenis Kompos Kotoran Ternak, (K1) Kompos Kotoran Kambing 25 Ton Ha -1 , (K2) Kompos Kotoran Sapi 25 Ton Ha -1 , Dan (K3) Kompos Kotoran 25 Ton Ha -1, Dibandingkan Dengan Kontrol (K0) Tanpa Perlakuan Kompos Sebagai Petak Utama Yang Masing-Masing Dikombinasikan Dengan Tiga Taraf Perlakuan Penyiangan Sebagai Anak Petak ; (P1) Tanpa Penyiangan, (P2) Penyiangan Hingga 14 Hst, (P3) Penyiangan Hingga 35 Hst, Yang Dikombinasikan; K0P1, K0P2, K0P3, K1P1, K1P2, K1P3, K2P1, K2P2, K2P3, K3P1, K3P2, K3P3 Kemudian Diulang Empat Kali, Sehingga Terdapat Total 48 Kombinasi Perlakuan. Kemudian Data Hasil Pengamatan Akan Di Uji Menggunakan Uji Beda Nyata F Pada Taraf 5 % Dilanjutkan Dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) Taraf 5% Bila Terdapat Perbedaan Pada Interaksi Antar Perlakuan. Hasil Uji Lanjutan BNT Pada Taraf 5% Menunjukkan Bahwa Kombinasi Perlakuan Kompos (K) Dan Perlakuan Penyiangan (P) Tidak Memberikan Pengaruh Yang Nyata Terhadapa Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Pakcoy, Sehingga Dapat Disimpulkan Bahwa Perlakuan Kompos Kotoran Ternak Dan Waktu Penyiangan Tidak Berpengaruh Secara Signifikan Signifikan Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Pakcoy

English Abstract

Organic Vegetables Production Has Been Started To Be Known And Well Developed In Indonesia. With A Short Planting Time, Followed By High Productivity And Value (± 25 Ton Ha-1 And 10,000 Kg-1 For Organic And Rp. 1500 Kg-1 For Conventional Farmer), Makes The Brassicaeae As A Good Choice To Make An Organic, And The One Of Them Is Spoon Mustard Or Pakcoy ( Brassica Rapa Sub. Chinennsis ) (Anonymous, 2013; Deptan, 2013). Organic Farming System Known As Environmentally Friendly Farming System, Which Can Continually Improve Soil Conditions And Reduce The Cost Of Using Saprod, Due To Organic Matter That Has Been Dosed Early In Accordance With The Conditions Of Soil And Crop Requirements, Known To Have Been Able To Meet The Nutrient Needs Of Plants From Planting To Harvest. However, Since It Is Known That The Type Of Organic Matter Such As Manure Compost Can Potentially Affect The Development Of Weeds, And In Other Side The Methods Of Crops Care In Organic Systems (Weeding And Pest Controlling ) Which Require More Power Due To The Form Of Preventive And Mechanical Manually, A Further Study Are Needed To Determine The Best Type Of Manure Compost And Weeding Time In Cultivating Vegetables Organically. The Main Purpose Of This Experiment Is To Know If There An Interaction Between The Animal Compost Manure And Weeding Time, Also The Effect Of Each Treatment To The Organic Pakcoy Plant Production. The Hipothesis That Has Been Submitted In This Experiment Are: 1). The Correct Animal Manure Compost Application And Weeding Time Along The Plant Age, Will Give The Best Plant Development And Productivity On Organic Pakcoy Production, 2). The Correct Animal Compost Application Will Give The Best Plant Development And Productivity On Organic Pakcoy Production, 3). The Weeding Time Along The Plant Age Will Give The Best Plant Development And Productivity On Organic Pakcoy Production. This Research Was Held In April Until June 2013, At Kel.Kedungkandang, Kab.Malang, With Geographical Conditions ± 450 Meters Above Sea Level, Average Temperature Ranges From 25 - 35 ° C And Rainfall 1800 Mm /Year. This Study Uses A Split Plot Design (SPD) With Three Types Of Treatment Application Of Compost Manure, (K1) Composted Cow Manure 25 Tons Ha-1, (K2) Composted Goat Manure 25 Tons Ha -1, And (K3) Compost Chicken Manure 25 Ton Ha -1, Compared With The Control (K0) Without Animal Compost, Each Combined With Three Levels Of Weeding Treatments; (P1) Without Weeding, (P2) Weeding Until 14 Dap, (P3) Weeding To 35 Dap, And Become Twelve Combination ; K0P1, K0P2, K0P3, K1P1, K1P2, K1P3, K2P1, K2P2, K2P3, K3P1, K3P2, K3P3 Then Repeated Four Times, So There Are A Total Of 48 Treatment Combinations. Observation Data Tested Using F Test At 5% Level Then Continued By LSD (Least Significant Difference) 5% If There Is A Differences In Interaction Between Treatments. The Results Shows Thatcombination Of Compost (K) And Weeding (P) Treatment Didn’t Shows A Significant Difference To The Development And Production Of Pakcoy, So It Can Be Concluded That Each Animal Compost And Weeding Treatment Didn’t Significanly Affect The Development And Production Of Organic Pakcoy

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2013/338/051400016
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/129458
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item