BKG

Hatigoran, PatarRonnie (2013) Pengaruh Lubang Resapan Biopori Pada Pertumbuhan Dan Panen Tanaman Gandum Musim Semi Var. Dewata (Dwr 162). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Gandum (Triticum spp.) ialah bahan baku pangan olahan yang paling banyak dikonsumsi manusia, termasuk di Indonesia. Tingkat konsumsi gandum di Indonesia yang tinggi, tidak diikuti dengan kemampuan memenuhi kebutuhan dalam negeri menyebabkan solusi pemenuhan kebutuhan gandum harus melalui impor dimana tingkat impor gandum Indonesia mencapai 5,5 juta ton/tahun (Anonymous, 2003), budidaya gandum mulai dilirik untuk mengatasi permasalahan ini. Terhambatnya pertumbuhan dan rendahnya hasil panen gandum di Indonesia diduga bukan hanya karena faktor suhu, tetapi air dan tanah juga diduga berpengaruh. Lubang Resapan Biopori (LRB) sebagai teknik baru di dunia pertanian diduga dapat menjadi solusi untuk berbagai macam masalah yang berkaitan dengan tanah dan air. LRB yang konsepnya adalah menambah biopori (biopore) dengan membuat lubang sedalam 1 m dengan diameter 10 cm, lubang tersebut diisi seresah sehingga pada waktunya menjadi BO dalam bentuk kompos akan bermanfaat bagi tanah dan tanaman. LRB mengurangi aliran permukaan, kompos yang tersedia menjadi sumber makanan bagi fauna tanah dan menambah jumlah biopori karena aktivitas mereka yang meningkat, memperbaiki struktur tanah, porositas, aerasi, suhu dan kelembaban tanah. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan September 2010 sampai Januari 2011 di Dadaprejo, Batu. Alat yang digunakan meliputi alat pembuat LR, timbangan analitik, meteran, oven, dan alat pertanian yang lainnya. Bahan yang digunakan meliputi benih gandum varietas Dewata (DWR 162), kompos, pupuk anorganik (Urea, SP36, dan KCl) dan Pestisida. Penelitian menggunakan RAK perlakuan tunggal dengan tiga level perlakuan dan tiga ulangan, ialah LRB 28 lubang/100 m2 (B1), LRB 42 lubang/100 m2 (B2). LRB 56/100 m2 lubang (B3), dan kontrol (B0). Pengamatan pada tanaman gandum dilakukan secara destruktif dengan 2 tanaman contoh untuk setiap perlakuan yang dilakukan pada saat tanaman berumur 15, 30, 45, 60, 75 dan 90 hst. Parameter pertumbuhan meliputi: tinggi tanaman; jumlah anakan per tanaman; luas daun; berat kering total; dan laju pertumbuhan tanaman. Parameter hasil meliputi: jumlah malai per tanaman; panjang malai; bobot biji per tanaman; bobot biji per plot; bobot 1000 butir; dan hasil ton ha-1. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji F pada taraf 5%. Bila terdapat interaksi atau pengaruh yang nyata maka dilanjutkan dengan uji perbandingan diantara perlakuan dengan menggunakan uji BNT pada p= 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan lubang resapan biopori berpengaruh positif terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman gandum. Pengaruh lubang resapan pada pertumbuhan tanaman dapat dilihat dari tinggi tanaman, luas daun, berat kering total dan jumlah anakan. Hasil panen menunjukkan bahwa bobot 1000 biji tidak dipengaruhi oleh perlakuan LRB, pengaruh LRB pada jumlah malai; panjang malai; bobot biji per tanaman; bobot biji per plot; dan hasil ton ha-1. Perlakuan LRB pada level 3 lubang per plot menunjukkan hasil ton ha-1 terbaik dengan peningkatan 60.24%.

English Abstract

Wheat (Triticum spp.) is the most important grain for food that widely consumed by human, include in Indonesia. The high of consumption level in Indonesia did not followed by ability to meet domestic demand led to a solution through the import of wheat up to 5.5 ton/year (Anonymous, 2003), then cultivation of wheat began to glance to overcome this problem. Low growth and yield of wheat in Indonesia allegedly not only because of the temperature, but also water and soil. Infiltration Hole of Biopore (IHB) as new techniques in agriculture is presumed to be the solution for issues related to land and water. The concept of IHB is to make hole from surface of soil as deep as 1 m with 10 cm of diameter where the hole is filled with litter so that in time became organic matter that will give benefit to soil and crop. IHB can reduce runoff, compost provide food for soil fauna and increase the amount of absorption (because the increase of soil fauna’s activity followed by total biopore as well), improve soil structure, porosity, aeration, temperature and soil moisture. This research has been conducted since September 2010 to January 2011 in Dadaprejo, Batu. Tools consist of auger, analytic scale, ruler, oven, and other and agricultural equipment. Materials consist of wheat seed var. Dewata (DWR 162), compost, inorganic fertilizer (Urea, SP-36, and KCL) and pesticide. The experiment was designed in a Randomize Complete Block Design, with 4 level of treatments (1 control) and 3 replicates, which are IBH 28 hole/100 m2 (B1), IBH 42 hole/100 m2 (B2), IBH 56 hole/100 m2 (B3), and control (B0). The destructive observations were at days 15, 30, 45, 60, 75 and 90 having 2 sample plants for each treatment. Growth variables consist of crop height; tiller; leaf area; total dry weight; and crop growth rate. Yield variables consist of total panicle/crop; panicle length; weight grain/crop; weight grain/plot; weight of 1000 grain; and yield ton ha-1. The data has been analyzed using analysis of variance with 5% probability and may be continued by using least significant different test (LSD) of 5% probability. Result of this research shown that IBH give positive effect on growth and yield of wheat compared to control. The effects of IBH shown at crop height; number of tiller; leaf area; total dry weight; total panicle/crop; weight grain/crop; weight grain/plot; and yield ton ha-1. Treatment without IBH produce yield 1.66 ton ha-1 where IBH 56 hole/100 m2 (B3) give the highest value with increased percentage up to 60.24%.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2013/197/051308055
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Hasbi
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/129311
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item