BKG

PutraDwiFirmansyah, (2013) Pengaruh Pemberian Berbagai Bentuk Azolla dan Pupuk N Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays var.saccharata). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Jagung manis (Zea mays var.saccharata) adalah tanaman sayuran berupa jagung yang memiliki rasa yang lebih manis dibandingkan jagung pada umumnya. Jagung manis sangat prospek untuk dikembangkan di Indonesia karena jagung manis banyak dikonsumsi oleh masyarakat dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Namun produktifitas jagung manis di Indonesia masih tergolong rendah (3 ton ha-1). Untuk meningkatkan produktifitas jagung manis, petani sering mengaplikasikan pupuk N dalam jumlah besar (250-300 kg ha-1 urea). Pengaplikasian pupuk N dengan jumlah berlebih dan teknik aplikasi yang salah dapat mengakibatkan menurunnya kesuburan tanah, polusi lingkungan dan ketidakefisienan penggunaan pupuk N. Jagung manis sangat responsif terhadap pupuk N, agar kebutuhan N terpenuhi dan memberikan nilai tambah dapat menyuburkan tanah tanpa menurunkan produktifitas jagung manis, maka diperlukan penyeimbang berupa pupuk organik yang memiliki kandungan N tinggi. Pupuk organik potensial yang memiliki kandungan N tinggi yaitu Azolla. Azolla dapat ditemukan dalam 3 bentuk yaitu Azolla segar, Azolla kering dan kompos Azolla. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi Azolla segar, Azolla kering dan kompos Azolla terhadap pertumbuhan dan hasil jagung manis serta menentukan dosis kombinasi pupuk N anorganik dengan aplikasi Azolla segar, Azolla kering dan kompos Azolla terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Hipotesis penelitian ini yaitu kombinasi aplikasi pupuk nitrogen anorganik dan pupuk azolla yang memiliki kandungan nitrogen tertentu berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Penelitian ini dilakukan pada bulan April – Agustus 2012 di desa Tubo Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan split-plot. Dosis pupuk N merupakan faktor perlakuan yang menjadi petak utama, sedangkan faktor perlakuan aplikasi berbagai bentuk Azolla menjadi anak petak. Petak utama pada penelitian ini anatara lain : dosis N 25% (44 kg ha-1 Nitrogen), dosis N 50% (88,21 kg ha-1 Nitrogen), dosis N 75% (132,31 kg ha-1 Nitrogen) dan dosis N 100% (176,41 kg ha-1 Nitrogen). Anak petak pada penelitian ini antara lain: tanpa aplikasi Azolla, aplikasi Azolla segar (4,765 ton ha-1), aplikasi Azolla kering (2,475 ton ha-1) dan aplikasi kompos Azolla (6,68 ton ha-1). Parameter pengamatan pada penelitian ini antara lain tinggi tanaman, jumlah daun/tanaman, luas daun/tanaman, bobot kering/tanaman, diameter tongkol, vii panjang tongkol, bobot segar tongkol berkelobot, bobot tongkol tanapa kelobot, kadar gula jagung dan kandungan khlorofil. Data penunjang yang didapatkan pada penelitian ini antara lain analisis tanah awal dan akhir yang meliputi C-organik, N total, C/N ratio, bahan organik dan KTK tanah, analisis kandungan berbagai bentuk Azolla yang meliputi C-organik, bahan organic, C/N ratio, N,P,K, dan analisis serapan N oleh tanaman. Data dianalisis dengan menggunakan analisis ragam, jika data menunjukkan berbeda nyata, maka dilanjutkan dengan uji Duncan pada taraf 5%. Interaksi antar faktor perlakuan hanya terjadi pada parameter pengamatan bobot jagung tanpa kelobot. Faktor perlakuan dosis aplikasi pupuk N memberikan pengaruh nyata pada parameter pengamatan tinggi tanaman, jumlah daun per tanaman dan luas daun per tanaman. Faktor perlakuan dosis aplikasi pupuk N tidak menunjukkan pengaruh nyata pada parameter jumlah tongkol per tanaman, panjang tongkol, dimater tongkol, bobot jagung berkelobot, kandungan khlorofil dan kadar gula jagung. Faktor perlakuan aplikasi berbagai bentuk Azolla tidak memberikan pengaruh yang nyata pada parameter perlakuan tinggi tanaman, luas daun per tanaman, jumlah tongkol per tanaman, panjang tongkol, diameter tongkol, bobot jagung berklobot per tongkol dan kandungan khlorofil. Meskipun dengan aplikasi berbagai betuk azolla tidak memeberikan pengaruh nyata pada beberapa parameter pengamatan tersebut, namun dapat meningkatkan kesuburan tanah. Kombinasi perlakuan yang dapat menjadi rekomendasi ke petani berdasarkan hasil penelitian yaitu aplikasi kompos azolla dan dosis aplikasi 75% pupuk N dan aplikasi pupuk N 25% dengan aplikasi azolla kering dapat menghasilkan produksi yang optimal.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2013/18/051302074
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Hasbi
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/129293
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item