BKG

Utami, ChristaDyah (2012) Pengaruh Kepadatan Tanaman terhadap Hasil Tiga Varietas Baby Buncis (Phaseolus vulgaris L.). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Baby buncis ialah sayuran polong yang cukup digemari masyarakat. Berdasarkan statistik pertanian 2000 (dalam Pitojo (2004)) diketahui bahwa buncis termasuk dalam 10 besar sayuran yang paling banyak dikonsumsi di Indonesia, yaitu sebesar 0,68 kg per kapita. Buncis juga memiliki kandungan zatzat berkhasiat obat yang bermanfaat bagi kesehatan. Misalnya, kandungan gum dan pektin dapat menurunkan kadar gula darah, kandungan lignin berkhasiat untuk mencegah kanker usus besar dan kanker payudara (Cahyono, 2003). Saat ini laju pertumbuhan penduduk semakin meningkat dan kesadaran gizi masyarakat semakin tinggi. Pertumbuhan penduduk membuat permintaan terhadap baby buncis meningkat. Pengurangan luas lahan pertanian pun semakin marak, yaitu 10.000 hektar per tahun (Anonymous, 2012a). Kebutuhan pangan penduduk menjadi meningkat, maka diperlukan suatu usaha intensifikasi lahan pertanian untuk meningkatkan produksi baby buncis. Usaha yang dapat dilakukan antara lain melakukan pengaturan kepadatan tanaman dan pemilihan varietas tanaman buncis. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui mengetahui pengaruh tingkat kepadatan tanaman terhadap hasil tiga varietas baby buncis. Hipotesis, terdapat interaksi antara kepadatan tanaman dan varietas pada pertumbuhan dan hasil tanaman buncis tipe tegak, kombinasi perlakuan kepadatan tanaman dan varietas tertentu dapat memaksimalkan hasil polong baby buncis. Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang pada bulan November 2011 – bulan Januari 2012. Terletak pada ketinggian 505 m dpl, dengan suhu berkisar antara 21-27oC dan kelembaban 62- 95 % (Anonymous, 2012b). Alat yang digunakan adalah meteran/mistar, timbangan analitik, oven, quantum meter, sprayer, ajir dengan panjang ± 1 m. Bahan yang digunakan adalah benih buncis varietas Gypsy, Spectaculer, dan Gogo Merah, pupuk kotoran ayam, dan pestisida bahan aktif propineb 70%. Penelitian ini menggunakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial yang terdiri dari 2 faktor, yaitu Faktor I : Kepadatan tanaman yang terdiri dari P1 100.000 tanaman/ha, P2: 125.000 tanaman/ha. P3: 166.000 tanaman/ha, P4: 250.000 tanaman/ha Faktor II Varietas terdiri dari 3 taraf diulang 4x, V1: Varietas Gypsy, V2: Varietas Spectaculer, dan V3: Varietas Gogo Merah. Pengamatan non destruktif meliputi tinggi tanaman, jumlah daun per tanaman dan waktu muncul bunga. Pengamatan panen meliputi bobot segar polong per tanaman, bobot kering polong per tanaman, bobot segar polong per petak percobaan, bobot segar tanaman, bobot kering tanaman, bobot segar total tanaman, indeks panen, jumlah polong per tanaman, jumlah polong per petak percobaan, diameter polong, panjang polong dan efisiensi intersepsi.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2012/301/051204790
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Hasbi
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/129101
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item