BKG

Mayangsari, DeaKurnia (2012) Pengaruh Lama Vernalisasi Terhadap Pembungaan Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) ialah tanaman yang memiliki umbi berlapis, berakar serabut, dan daun berbentuk silinder berongga. Tanaman bawang merah termasuk famili alliaceae dan umbinya dapat digunakan sebagai bahan pangan. Di Indonesia berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2010, produksi bawang merah di Indonesia mencapai 9,57 ton ha-1. Namun, pada tahun 2011, Indonesia banyak mengimpor bawang merah dari India sebanyak 8870 ton, Thailand 5961 ton dan Filiphina 2996 ton. Impor bawang merah dari beberapa negara tersebut disebabkan karena produksi bawang merah di Indonesia belum mencukupi kebutuhan nasional dan untuk menstabilkan harga bawang merah di pasaran. Untuk meningkatkan produktivitas bawang merah di Indonesia karena produksi benih bawang merah juga dapat dilakukan menggunakan bahan tanam berupa biji. Untuk mendapatkan biji bawang merah, tanaman bawang merah harus menghasilka bunga. Cara untuk menginisiasi pembungaan bawang merah yaitu dengan perlakuan vernalisasi. Vernalisasi bertujuan untuk mempercepat dan merangsang inisiasi munculnya bunga bawang merah yang dapat memproduksi benih bawang merah secara optimal. Diduga perlakuan suhu rendah (vernalisasi) dalam lama penyimpanan yang ditentukan dapat merangsang inisiasi munculnya bunga bawang merah yang dapat memproduksi benih bawang merah secara optimal. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan BPTP Karangploso yang berlokasi di di Karangploso, Kecamatan Karangploso, Kota Malang, Jawa Timur. Ketinggian tempat 500 m dpl dan koordinat tempat 7° 54’ 45” S 112° 37’ 25” E. Waktu pelaksanaan penelitian mulai bulan Februari 2012 - Juni 2012. Alat yang akan digunakan dalam penelitian ini yaitu cangkul, polibag, gembor, jangka sorong, penggaris, timbangan, lemari pendingin dan alat tulis. Bahan yang akan digunakan dalam penelitian ini yaitu benih bawang merah (varietas Super Philip, Sumenep, Bauji, Bali Karet), pupuk kandang kambing 5 ton/ha, urea 200 kg/ha, ZA 450 kg/ha dan KCl 200 kg/ha. Variabel pengamatan meliputi panjang tanaman (cm), jumlah anakan per rumpun, saat bunga mekar (hst), persentase tanaman berbunga (%), jumlah tandan bunga per rumpun, jumlah bunga per tandan bunga, fertilitas polen, diameter umbi (cm), bobot umbi segar (g), bobot umbi kering simpan (g), jumlah biji per rumpun, ukuran biji, bobot 100 biji, daya kecambah. Analisis data menggunakan analisis sidik ragam untuk menduga adanya pengaruh terhadap kultivar bawang merah dengan perbedaan varietas dan vernalisasi yang diberikan. Apabila diperoleh data yang berbeda nyata maka dilanjutkan dengan uji Duncan taraf 5 % untuk mengetahui perlakuan yang terbaik.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2012/297/051204786
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Hasbi
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/129095
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item