BKG

Julianto, JimyEko (2011) Peran Pupuk Hijau Orok – orok (Crotalaria juncea L.) Dengan Cara Aplikasi Yang Berbeda dan Waktu Penyiangan Pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Tanaman jagung manis ( Zea mays saccharata Sturt) atau sweet corn ialah salah satu tanaman pangan yang mempunyai prospek penting di Indonesia. Hal ini disebabkan jagung manis memiliki rasa yang lebih manis dibandingkan dengan jagung biasa, sehingga jagung manis banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Salah satu penyebab rendahnya tingkat produktivitas komoditas pertanian, khususnya jagung manis ialah kondisi kesuburan tanah yang menurun dan bahan organik tanah yang rendah. maka upaya yang dapat dilakukan ialah dengan penggunaan pupuk hayati yang dapat menjadi salah satu alternatif yang baik untuk memperbaiki sifat tanah serta menambah kandungan unsur hara pada tanah sehingga produktivitas jagung manis masih dapat ditingkatkan. Pupuk hijau ialah tanaman atau bagian- bagiannya yang masih muda yang dibenamkan ke dalam tanah dengan tujuan menambah bahan organik dan unsur hara terutama N ke dalam tanah (Hakim,1986). Crotalaria juncea L. ialah tanaman Leguminoceae yang menjadi sumber N yang berasal dari bagian vegetatif tanaman dan hasil fiksasi N2 udara maupun N dalam tanah oleh bintil akar tanaman yang bersimbiosis dengan bakteri Rhizobium sp sehingga diharapkan mampu menambah kandungan N dalam tanah. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini ialah untuk mempelajari pengaruh aplikasi pupuk hijau C. juncea L. dan penyiangan terhadap gulma pada pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini ialah Pemberian pupuk hijau C. juncea L. dari dalam lahan dengan penyiangan gulma yang dilakukan sebanyak dua kali dapat memberikan hasil lebih baik dari pada pemberian pupuk hijau C. juncea L . dari luar lahan pada pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Universitas Brawijaya, Desa Jatikerto, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang yang terletak pada ketinggian 303 m di atas permukaan laut dengan jenis tanah alfisol, suhu minimal berkisar antara 18 0 – 21 0 C, suhu maksimal berkisar antara 30 0 – 33 0 C, curah hujan 100 mm/bln dan pH tanah berkisar 6 – 6,2. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari 2011 sampai Juni 2011. Alat yang digunakan pada penelitian ialah cangkul, tugal, sabit, penggaris, timbangan analitik, meteran, jangka sorong, sprayer, kamera, oven dan Leaf Area Meter (LAM). Bahan yang digunakan ialah benih jagung manis BISI Sweet, benih C. juncea L., pupuk anorganik yang terdiri dari pupuk Urea (45% N), SP-18 (18% P 2 O 5 ), KCL (60% K 2 O), dan Furadan 3G. Penelitian ini menggunakan percobaan Rancangan Acak Kelompok (RAK).Terdapat 9 perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali, sehingga diperoleh 27 plot percobaan. Perlakuan – perlakuan tersebut terdiri dari Tanpa C. juncea L. dan tanpa penyiangan (C 0 0), Tanpa C. juncea L. dan penyiangan satu kali (C 0 )

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2011/262/051105120
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Endang Susworini
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/128775
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item