BKG

Eskaruani, NurSakinah (2011) Pengaruh Residu Berbagai Bahan Organik pada Tanaman Jagung (Zea Mays L.) sebagai Tanaman Sela pada Pertanaman Ubi Kayu (Manihot Esculenta L.). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Jagung (Zea mays L.) ialah komoditas pangan penting setelah beras yang tingkat kebutuhannya terus meningkat. Permintaan jagung pada tahun 2010 sebesar 19,86 juta ton pipilan kering dan diperkirakan pada tahun 2011 sebesar 19,93 juta ton (Anonymous, 2011a) sedangkan produksi jagung tahun 2010 adalah 18,36 juta ton dan diperkirakan tahun 2011 mengalami penurunan menjadi 17,93 juta ton (Anonymous, 2011b). Peluang peningkatan produksi jagung sebenarnya masih terbuka lebar, baik melalui perluasan areal tanam maupun peningkatan produktivitas (Iriany dan Andi, 2007). Perluasan areal tanam salah satunya dapat diupayakan dengan menanam tanaman jagung di antara tegakan tanaman ubi kayu (Manihot esculenta C.) yang juga merupakan bahan pangan pokok di Indonesia setelah beras dan jagung. Sedangkan pemberian bahan organik dapat dijadikan upaya dalam meningkatkan produktivitas tanaman. Pemberian bahan organik dapat berfungsi sebagai pemasok unsur hara sehingga dapat memperbaiki struktur tanah sebab ketersediaan unsur hara dalam tanah mempengaruhi kondisi fisik, kimia dan biologi tanah. Pemberian bahan organik dapat berdampak bertahun-tahun terhadap kondisi tanah, tergantung pada kemudahannya terdekomposisi dan senyawa penyusun dari bahan organik tersebut (Suryono, 1998). Pemberian bahan organik dalam tanah dapat melalui pemberian pupuk hijau, serasah, kompos, pupuk kandang dan arang atau biochar (arang aktif yang berasal dari berbagai sumber bahan). Dengan pengaplikasian bahan organik pada sistem tumpangsari tanaman jagung-ubi kayu dapat memperbaiki pertumbuhan dan hasil tanaman secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh residu berbagai bahan organik pada pertumbuhan dan hasil tanaman jagung dalam sistem tumpang sari dengan tanaman ubi kayu. Hipotesis yang diajukan ialah residu pupuk kandang 15 ton ha-1 dan residu biochar 15 ton ha-1 dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung dalam sistem tumpang sari dengan tanaman ubi kayu, residu pupuk kandang 15 ton ha-1 dan residu biochar 15 ton ha-1 dapat memberikan hasil tanaman jagung lebih besar dibandingkan pemberian pupuk kandang 15 ton ha-1 dan biochar 15 ton ha-1 (non residu), serta residu pupuk kandang 15 ton ha-1 dapat memberikan hasil yang lebih besar daripada residu biochar pupuk kandang 15 ton ha-1. Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2010 - Februari 2011 di Kebun Percobaan Universitas Brawijaya, desa Jatikerto, kecamatan Kromengan, kabupaten Malang yang terletak pada ketinggian 303 m dpl. Peralatan yang akan digunakan dalam penelitian tersebut ialah timbangan analitik, leaf area meter (LAM), oven, cangkul, jangka sorong, penggaris, kamera, termometer dan quantum meter. Bahan yang digunakan meliputi pupuk kandang sapi, biochar dari pupuk kandang sapi, biochar dari batang ubi kayu, residu dari berbagai bahan organik (pupuk kandang sapi, biochar dari pupuk kandang sapi, dan biochar dari batang ubi kayu) yang telah diberikan pada musim tanam sebelumnya yaitu bulan januari 2010, benih jagung varietas P-21, stek ubi kayu varietas Faroka, pupuk KCl (60% K2O), pupuk urea (45% N) dan pupuk SP-36 (36% P2O5). Penelitian ini menggunakan percobaan non faktorial dan dirancang menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Terdapat 7 perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali, sehingga diperoleh 21 plot percobaan. Perlakuanperlakuan tersebut meliputi tumpangsari ubi kayu + jagung tanpa penambahan bahan organik (P1), tumpangsari ubi kayu + jagung dengan residu pupuk kandang sapi 15 ton ha-1 (P2), tumpangsari ubi kayu + jagung dengan pemberian pupuk kandang sapi 15 ton ha-1 (P3), tumpangsari ubi kayu + jagung dengan residu biochar dari pupuk kandang sapi 15 ton ha-1 (P4), tumpangsari ubi kayu + jagung dengan pemberian biochar dari pupuk kandang sapi 15 ton ha-1 (P5), Tumpangsari ubi kayu + jagung dengan residu biochar dari batang ubi kayu 15 ton ha-1 (P6), dan tumpangsari ubi kayu + jagung dengan pemberian biochar dari batang ubi kayu 15 ton ha-1 (P7). Pengamatan dilakukan secara destruktif dan non-destruktif dengan mengambil 2 tanaman contoh tanaman jagung pada setiap perlakuan yang dilakukan pada saat tanaman berumur 20, 30, 40, 50, 60 hari setelah tanam dan pada saat panen. Data yang diperoleh dari hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan analisis ragam (uji F) pada taraf p = 0,05 dan apabila terdapat pengaruh yang nyata maka dilanjutkan dengan uji Duncan pada taraf p = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa residu pupuk kandang 15 ton ha-1 dan residu biochar 15 ton ha-1 dapat menghasilkan jagung pipilan sebesar 5,24 ton ha-1, 5,08 ton ha-1 dan 4,62 ton ha-1 yang tidak berbeda nyata dengan tanpa bahan organik yang menghasilkan jagung pipilan sebesar 4,82 ton ha-1 dan lebih tinggi dibandingkan pemberian pupuk kandang 15 ton ha-1 dan biochar 15 ton ha-1 (non residu) yang menghasilkan 3,78 ton ha-1, 3,23 ton ha-1 dan 3,26 ton ha-1. Residu pupuk kandang 15 ton ha-1 dapat menghasilkan 5,24 ton ha-1 dan lebih besar 27,8 % dibandingkan pemberian pupuk kandang 15 ton ha-1 (non residu). Residu biochar pupuk kandang 15 ton ha-1 dapat menghasilkan 5,08 ton ha-1 dan lebih besar 36,5 % dibandingkan pemberian biochar pupuk kandang 15 ton ha-1 (non residu). Residu biochar batang ubi kayu 15 ton ha-1 dapat menghasilkan 4,62 ton ha-1 dan lebih besar 29,3 % dibandingkan pemberian biochar batang ubi kayu 15 ton ha-1 (non residu). Residu pupuk kandang 15 ton ha-1 dapat menghasilkan 5,24 ton ha-1 yang tidak berbeda nyata dengan residu biochar pupuk kandang 15 ton ha-1 yang menghasilkan 5,08 ton ha-1.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2011/102/051102467
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: administrator repository
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/128608
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item