BKG

Masrur, Anang (2018) Pengaruh Pemberian Kombinasi Salep Ekstrak Kulit Buah Naga (Hylocereus Polyrhizus) Dan Daging Lidah Buaya (Aloe Vera) Terhadap Ekspresi Interleukin 6 (Il-6) Dan Jumlah Sel Neutrofil Pada Proses Kesembuhan Luka Insisi Tikus Putih (Rattus Norvegicus). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

luka adalah hilang atau rusaknya sebagian jaringan tubuh (diskontinuitas jaringan). Pada saat terjadinya luka, tubuh secara normal akan menimbulkan respon terhadap cedera dengan jalan proses peradangan yang dikarakteristikan dengan adanya bengkak, kemerahan, panas, nyeri, dan kerusakan fungsi. Proses penyembuhan luka dibedakan menjadi tiga fase, yaitu fase inflamasi, fase proliferasi dan fase remodelling. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian kombinasi salep ekstrak kulit buah naga (Hylocereus polyrhizus) dan daging lidah buaya (Aloe vera) terhadap ekspresi Interleukin 6 (IL-6) dan jumlah sel neutrofil pada luka insisi tikus putih (Rattus norvegicus). Penelitian eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan menggunakan tikus jantan wistar dengan berat badan 150-250 g sebanyak 20 ekor yang dibagi lima kelompok perlakuan dengan jumlah ulangan 4 kali dalam setiap kelompok. Kelompok perlakuan meliputi kelompok kontrol negatif, kontrol positif, P1(salep konsentrasi 5%), P2 (salep konsentrasi 10%) P3 (salep konsentrasi 15%). Terapi dilakukan selama 10 hari pada luka insisi secara topikal. Pengamatan IL-6 (Interleukin 6) menggunakan metode Imunohistokimia (IHK), sedangkan jumlah sel neutrofil dilihat berdasarkan pewarnaan Hematoxyline Eosin (HE). Analisa data menggunakan analisis statistik ANOVA satu arah dan dilanjutkan uji Tukey α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan pemberian kombinasi salep ekstrak kulit buah naga (Hylocereus polyrhizus) dan daging lidah buaya (Aloe vera) secara topikal signifikan (p<0,05) menurunkan ekspresi Interleukin 6 (IL-6) dan infiltrasi sel neutrofil. Kombinasi salep ektrak kulit buah naga (Hylocereus polyrhizus) dan daging lidah buaya (Aloe vera) konsentrasi 15% merupakan dosis efektif untuk menurunkan ekspresi IL-6 dan jumlah sel neutrofil pada proses kesembuhan luka insisi, sehingga dapat digunakan sebagai terapi luka insisi yang terbaik.

English Abstract

The wound is missing or damaged body tissues (tissue discontinuity). At the time of the wound, the body normally causes a response to injury by way of an inflammatory process characterized by swelling, redness, heat, pain, and malfunction. The wound healing process is divided into three phases, namely the inflammatory phase, the proliferation phase and the remodeling phase. The purpose of this research was to investigate the therapy of combination of skin dragon fruit (Hylocereus polyrhizus) and aloe vera extract toward Interleukin 6 (IL-6) expression and level of neutrophil cells of the wound healing incision process on rats (Rattus norvegicus). Experimental research using Completely Randomized Design using wistar male rats (Rattus norvegicus) weighing of 150-250 grams as many as 20 treatments groups with 4 replications in each group. Treatment group include negative control group, positive control group, P1 (concentration ointment 5%), P2 (10% concentration ointment) P3 (concentration ointment 15 %). Therapy was performed for 10 days on topically incision wounds. The Interleukin 6 (IL-6) observation used Immunohistochemistry (IHC) method, while the level of neutrophil cells determined using Hematoxyline Eosin (HE) staining. The data analysis used one-way ANOVA and Tukey test α = 0,05. The result showed that theraphy using combination of combination of ointment extract of skin dragon fruit (Hylocereus polyrhizus) and aloe vera significantly (p <0.05) decrease Interleukin 6 (IL-6) expression and infiltration level of neutrophil cells. Combination of ointment extract of the dragon fruit skin (Hylocereus polyrhizus) and aloe vera (Aloe vera) concentration of 15% is an effective dose to decrease the expression of IL-6 and the level of neutrophil cells in the wound healing process an incision area and have possibility used as the best incision wound therapy.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FKH/2018/45/051803102
Uncontrolled Keywords: Luka insisi, buah naga (Hylocereus polyrhizus), lidah buaya (Aloe vera), Interleukin 6, sel neutrofil.- Wound incision, dragon fruit (Hylocereus polyrhizus), aloe vera (Aloe vera), interleukin 6, neutrophil cells.
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 615 Pharmacology and therapeutics > 615.3 Organics drugs > 615.32 Drugs derived from plants and mikroorganisms > 615.323 56 Drugs derived from spesific plant (Cactales)
Divisions: Fakultas Kedokteran Hewan > Kedokteran Hewan
Depositing User: soegeng
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/12819
Text
Anang Masrur.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item