BKG

RatnaYanuaritaPermatasari, (2008) Hubungan Antara Kegiatan Penyuluhan Dengan Perilaku Pedagang Kaki Lima Buah-Buahan dalam Menjalankan Usahanya di Kota Batu : kasus pada Pedagang Kaki Lima Buah-Buahan di Kecamatan Bumiaji Kota Batu. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Pengangguran merupakan salah satu masalah ketenagakerjaan di Indonesia. Semakin meningkatnya jumlah pengangguran menyebabkan sebagian besar masyarakat mengambil sektor informal sebagai mata pencaharian utama. Tidak terkecuali tumbuhnya pedagang kaki lima yang memasarkan hasil-hasil pertanian terutama pedagang kaki lima buah-buahan yang secara kuantitatif jumlahnya semakin hari semakin banyak. Kemudian diadakanlah kegiatan penyuluhan untuk menunjang aktivitas mereka. Dalam kegiatan penyuluhan yang dilakukan diharapkan adanya perubahan perilaku pada pedagang kaki lima buahbuahan. Adanya perubahan perilaku terutama tindakan para pedagang kaki lima buah-buahan tersebut akan berujung pada suatu adanya keberhasilan usaha Berdasarkan latar belakang tersebut maka dapat dirumuskan permasalahan, yaitu: (1) Bagaimana pelaksanaan kegiatan penyuluhan pada pedagang kaki lima buah-buahan di daerah penelitian? (2) Bagaimana perilaku pedagang kaki lima buah-buahan? (3) Apakah terdapat hubungan kegiatan penyuluhan dengan perilaku pedagang kaki lima buah-buahan ? (4) Apakah terdapat hubungan antara faktor kepribadian dengan perilaku pedagang kaki lima buah-buahan? (5) Apakah terdapat hubungan antara perilaku pedagang kaki lima buah-buahan dengan keberhasilan usaha yang dicapai oleh pedagang kaki lima buah-buahan tersebut? Sedangkan tujuan dari penelitian ini yaitu (1) Mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan penyuluhan pada pedagang kaki lima buah-buahan di daerah penelitian, (2) Mendeskripsikan perilaku pedagang kaki lima buah-buahan, (3)Menganalisis hubungan antara kegiatan penyuluhan dengan perilaku pedagang kaki lima buah-buahan, (4) Menganalisis hubungan antara faktor kepribadian dengan perilaku pedagang kaki lima buah-buahan, (5) Menganalisis hubungan antara perilaku pedagang kaki lima buah-buahan dengan keberhasilan usaha yang dicapai oleh pedagang kaki lima buah-buahan tersebut. Kegunaan dari penelitian ini yaitu (1) Sebagai pertimbangan para pedagang, untuk lebih mengetahui potensi diri mereka sehingga diharapkan nantinya dapat meningkatkan usaha mereka (2) Untuk pemerintah dalam mempertimbangkan mengenai pemberian kebijakan untuk mengurangi beban pedagang kaki lima (3) Sebagai bahan informasi untuk penelitian selanjutnya yang berkaitan dengan penelitian ini. Metode penelitian yang digunakan yaitu survey sedangkan tipe penelitian explanatory research. Penentuan lokasi pada penelitian ini dilakukan secara purposive (sengaja) yaitu di Kecamatan Bumiaji. Pengambilan responden pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode simple random samplingdengan jumlah sample 30 dari 42 populasi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis data yaitu: untuk menjawab tujuan 1 dan 2 yaitu untuk mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan penyuluhan dan mendeskripsikan perilaku pedagang kaki lima buah-buahan digunakan metode skoring dan skala likert. Sedangkan untuk menjawab tujuan 3, 4, 5 yaitu menganalisis hubungan antara kegiatan penyuluhan dengan perilaku pedagang kaki lima buah-buahan, menganalisis hubungan antara faktor kepribadian dengan perilaku pedagang kaki lima buah-buahan, menganalisis hubungan antara perilaku pedagang kaki lima buah-buahan dengan keberhasilan usaha yang dicapai oleh pedagang kaki lima buah-buahan digunakan annalisis korelasi Rank Spearman. Dari penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil bahwa variabel komunikator termasuk dalam kategori tinggi (81,11%), pesan termasuk dalam kategori tinggi (85,56%), metode termasuk dalam kategori rendah (53,33%), media termasuk dalam kategori rendah (33,33%), dan sasaran termasuk dalam kategori tinggi (85,33%). Sehingga kegiatan penyuluhan termasuk dalam kategori tinggi (79,83%). Berdasarkan penelitian juga didapat bahwa persepsi termasuk dalam kategori tinggi (94,17%), sikap termasuk kategori tinggi (94,67%), tindakan termasuk dalam kategori tinggi (81,92%). Sehingga perilaku termasuk dalam kategori tingg (90,25%). Dari hasil perhitungan diperoleh bahwa terdapat hubungan antara kegiatan penyuluhan (komunikator, pesan, metode, sasaran) dengan perilaku (persepsi, sikap, ketrampilan) dimana nilai rs sebesar 0,64 dengan Thitung (4,410) > Ttabel (2,048). Selain itu dari hasil perhitungan juga didapatkan bahwa tidak terdapat hubungan antara faktor kepribadian (rasionalitas, keberanian mengambil resiko, motivasi) dengan perilaku (persepsi, sikap, ketrampilan)dimana nilai rs sebesar 0,18 dengan Thitung (0,968) < Ttabel (2,048). Dan terdapat hubungan antara perilaku (persepsi, sikap, ketrampilan) pedagang kaki lima buahbuahan dengan keberhasilan usaha (keberhasilan usaha finansial dan nonfinansial) dimana nilai rs sebesar 0,43 dengan Thitung (2,520) > Ttabel (2,048). Dari hasil penelitian dan pembahasan maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:(1) kegiatan penyuluhan pada pedagang kaki lima buah-buahan ini dimasukkan dalam kategori tinggi (79,83%). (2) perilaku pedagang kaki lima buha-buahan termasuk kategori tinggi (90,25%). (3) Terdapat hubungan antara kegiatan penyuluhan dengan perilaku dimana Thitung (4,410) > Ttabel (2,048). (4) Tidak terdapat hubungan antara faktor kepribadian dengan perilaku dimana Thitung (0,968) < Ttabel (2,048). (5) Terdapat hubungan antara perilaku dengan keberhasilan usaha dimana Thitung (2,520) > Ttabel (2,048). Berdasarkan pada hasil penelitian yang diperoleh di lapangan dapat disarankan sebagai berikut (1) Sebaiknya kegiatan penyuluhan yang telah dilakukan dipertahankan pelaksanaannya, (2) Sebaiknya perilaku pedagang kaki lima buah-buahan yang sudah tinggi tersebut dapat dipertahankan, (3) Sebaiknya dipertahankan unsur-unsur yang ada dalam kegiatan penyuluhan pesan, metode, an sasaran, (4) Sebaiknya pada penelitian yang akan datang dicari lagi populasi yang mempunyai keragaman yang besar, (5) Sebaiknya dipertahankan perilaku yang ada pada pedagang kaki lima buah-buahan.

English Abstract

Unemployment represent one of problem in Indonesia. Progressivelly the increasing of unemployment amount cause most society take informal sector as especial working. Don’t aside from the the growing of agriculture seller especially fruit street vendor which quantitativellyis its amount progressivelly day of more and more. Then performed extension activity to support their activity. In extension activity to be expected a behavioural change at fruit street vendor. Existence of behavioural change especially skill of all fruit street vendor will tip of at one particular existence of success in businees. Research problem involves: (1) How is implementation of extension activity? (2) How is behaviour of fruit street vendor? (3) Is there the correlation between extension activity with fruit street’s behaviour? (4) Is there the correlation between personality factor with fruit street’s behaviour? (5) Is there the correlation between fruit selle’s behaviour with success in business of fruit street? Purpose of research involves: (1) To describe the implementation of extension activity, (2) To describe fruit street vendor behaviour, (3) To analyze the correlation between extension activity with fruit street vendor behaviour, (4) To analyze the correlation between personality factor with fruit street vendor behaviour, (5) To analyze the correlation between fruit seller vendor behaviour with success in business of fruit street vendor Usage of research involves: (1) Assumed there are correlation betweenextension activity with fruit street vendor behaviour, (2) Assumed there are correlation between rasionality, courage to take a risk, and motivation with fruit street vendor behaviour, (3) Assumed there are correlation between fruit street vendor behaviour with success in business. Research type is explanatory research with survey method. Method of location determination selected by purposive in Subdistrict of Bumiaji Batu City. Method respondent determination selected simple random sampling, resulting in 30 samples from 42 fruit street vendor. Data collecting method are interview, indepth interviw, observation, and documentation. Data analysis method of research are: (1) Descriptive analyze and likert scale analyze to describe the implementation of extension activity and to describe fruit street vendor behaviour, (2) Rank Spearman Analyze to analyze the correlation between extension activity with fruit street vendor behaviour, to analyze the correlation between personality factor with fruit street vendor behaviour, and to analyze the correlation between fruit street vendor behaviour with success in business.From research which have been done to be got result that communicator variable into high category with score 81,11%, message variable into high category with score 85,56%, method variable into low category with score 53,33%, and receiver variable into high category with score 85,33%. So that extension activity into high category with score 79,83%. Beside that got result that perception into high category with score 94,17%, attitude into high category with score 94,67%, and skill into high category with score 81,92%. So that behaviour into high category with score 90,25%. From calculation result obtained that there are correlation between extension activity (communicator, message, method, media, receiver) with behaviour (perception, attitude, skill) where value rs equal to 0,64 with Tcount (4,410) > Ttable (2,048). From calculation result also got that don’t there are correlation between personality factor (rasionality, courage to take a risk, and motivation) with behaviour (perception, attitude, and skill) where value rs equal to 0,18 with Tcount (0,968) < Ttable (2,048). And there are correlation between behaviour (perception, attitude, and skill) with success in busineess (finance and non finance) where value rs equal to 0,43 with Tcount (2,520) > Ttable (2,048). Research concludes are: (1) extension activity at fruit seller into medium category with score 74,67%, this caused by extension activity in Bumiaji Subdistrict done every 2 month although once in a while the time extension activity not executed. (2) behaviour into high category with score 90,25%. (3) There are correlation between extension activity with behaviour where Tcount (4,410) > Ttable (2,048). (4) Don’t there are correlation between personality factor with behaviour where Tcount (0,968) < Ttable (2,048). (5) There are correlation between behaviour with success in busineess where Tcount (2,520) > Ttable (2,048).According to results of field observation, rresearch suggests that: (1) Should be defended an extension activity, (2) Behavior of fruit street vendor better be the high defensible, (3) Should be defended an existing elements in extension activity among other thing that iscommunicator, message, method, and receiver, (4) Should be found more other related factor with fruit seller’s behaviour besides rasionality, courage to take a risk, and motivation, (5) Should be defended behaviour exist in fruit seller.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2008/49/050800611
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: administrator repository
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/128041
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item