BKG

ChairulAnwar, (2008) Analisis Sikap Petani Terhadap Benih Jagung Hibrida NK 22 PT. Syngenta : studi Kasus Di Desa Tegowangi Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Konsumen dapat mengetahui manfaat penggunaan produk melalui atributatribut produk untuk membantu memenuhi kebutuhan dan keinginannya (Hartini, 2004). Atribut produk dan manfaat suatu produk adalah dua faktor yang saling berhubungan karena konsumen akan menentukan seberapa besar manfaat suatu produk berdasarkan atribut yang dominan. Oleh karena itu, atribut produk harus mempunyai keistimewaan dan manfaat yang dicari konsumen. Kombinasi keyakinan dan evaluasi konsumen terhadap atribut-atribut produk dapat didefinisikan dalam sikap konsumen. Penelitian ini akan melihat atribut-atribut apa sajakah yang mempengaruhi konsumen dan bagaimanakah sikap konsumen terhadap benih jagung hibrida NK 22 yang merupakan produk dari PT Syngenta. Tujuan penelitian ini adalah : (1) Untuk mengetahui karakteristik ekonomidemografi petani pengguna jagung hibrida NK 22. (2) Untuk menganalisis atributatribut yang mempengaruhi petani dalam menanam benih jagung hibrida NK 22. (3) untuk menganalisis sikap petani terhadap benih jagung hibrida NK 22. Penelitian ini diharapkan berguna bagi perusahaan dalam membuat kebijakankebijakan pemasaran yang strategis. Metode penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive) di Desa Tegowangi, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 80 orang responden (petani). Jumlah ini diambil berdasarkan teknik pengambilan sampel menurut Maholtra dalam Pratiwi (2001) bahwa jumlah sampel didapat dari 4 atau 5 kali jumlah vareabel yang akan dianalisis. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif yang digunakan untuk mengetahui karakteristik petani responden, Analisis Cochran Q-test yang digunakan untuk mengetahui atribut-atribut yang mempengaruhi petani dalam menanam benih jagung hibrida NK 22, serta analisis sikap Fisbhein untuk mengetahui sikap petani terhadap benih jagung hibrida NK 22. Adapun hasil penelitian ini adalah karakteristik demografi petani responden mayoritas berjenis kelamin laki-laki yang berusia di atas 40 tahun dengan rata-rata tingkat pendidikan SLTP atau sederajat dengan pekerjaan utama sebagai petani. Pendapatan rata-rata usahatani tiap kali panen adalah Rp 1.000.000; - Rp 2.000.000; dengan tingkat pengeluaran perbulan sebesar Rp 500.000; - Rp 1.000.000; dengan jumlah anggota keluarga 4 orang. Adapun atribut-atribut yang mempengaruhi petani adalah hasil panen, umur panen, bentuk tongkol, bentuk batang, bentuk klobot, letak kios, dan stok benih. Rata-rata sikap petani terhadap benih jagung hibrida NK 22 adalah biasa, yaitu sebesar 56,9% dari 72 petani responden.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2008/278/050802660
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: administrator repository
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/127889
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item