BKG

AnikHalimah, (2008) Respon Tanaman Petunia ( Petunia hybrida ) pada Beberapa Konsentrasi dan Cara Pemberian Molibdenum ( Mo ). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Petunia hybrida merupakan tanaman hias yang mulai banyak dibudidayakan. Tanaman ini berfungsi sebagai tanaman penutup tanah yang ditanam secara berkelompok untuk mendapatkan hamparan bunga yang indah dan kompak. Konsentrasi unsur mikro yang dibutuhkan tanaman sangat beragam, tergantung jenis unsur mikro, metode pemberian dan jenis tanaman. Molibdenum berperan dalam metabolisme N yaitu fiksasi N2 oleh ensim nitrogenase dan reduksi nitrat oleh ensim nitrat reduktase. Molibdenum dapat diberikan melalui tanah, daun maupun melalui biji sebelum tanam. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari respon tanaman Petunia hybrida terhadap pemberian molibdenum (Mo) pada berbagai konsentrasi dan cara pemberian yang dicoba. Hipotesis yang diajukan adalah : 1. terdapat interaksi antara konsentrasi dengan cara pemberian molibdenum terhadap pertumbuhan tanaman Petunia hybrida ; 2. konsentrasi molibdenum 2.5 ppm dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman Petunia hybrida ; 3. cara pemberian molibdenum melalui daun lebih efektif untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman Petunia hybrida . Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan sistem polybag di Kebun Balai Benih Utama Hortikultura, Desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Lokasi penelitian terletak pada ketinggian 1000 meter dari permukaan laut, suhu rata-rata 18-20ºC, pH 8,85, curah hujan 1498 mm/tahun dan RH 80-90%. Media tanam yang digunakan adalah tanah. Penelitian dilaksanakan mulai bulan Februari sampai Juni 2005. Alat yang digunakan meliputi cetok, bak plastik, hand sprayer, timbangan, polybag, penggaris, kertas dan gembor. Bahan yang digunakan meliputi benih Petunia hybrida var. Madness Red, Ammonium Molybdat ((NH 4 ) 6 Mo 7 O 24 .4H 2 O), pupuk NPK 16-16-16, tanah, air. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan dua faktor. Faktor pertama adalah konsentrasi Mo (M) dengan lima taraf yaitu 0 ppm, 2,5 ppm, 5 ppm, 7,5 ppm, 10 ppm. Faktor kedua adalah cara pemberia Mo (P) dengan dua taraf yaitu melalui daun dan melalui tanah. Diperoleh 10 kombinasi perlakuan dan setiap kombinasi diulang 3 kali. Diperoleh 30 petak percobaan dan tiap petak terdiri dari 10 tanaman. Pengamatan dilakukan secara non destruktif pada 3 tanaman contoh pada umur 15, 30, 45, 60, 75 dan 90 hst dengan parameter panjang tanaman, jumlah daun, luas daun, saat inisiasi bunga, jumlah bunga dan diameter bunga. Data yang diperoleh dianalisa menggunakan sidik ragam pada taraf 5 % dan dilanjutkan dengan uji BNT 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi antara konsentrasi dan cara pemberian molibdenum terhadap pertumbuhan tanaman Petunia hybrida . Konsentrasi molibdenum 0, 2.5, 5, 7.5, dan 10 ppm tidak dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman Petunia hybrida . Cara pemberian molibdenum melalui daun maupun melalui tanah tidak dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman Petunia hybrida .

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2008/2008/289/050802938
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: administrator repository
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/127803
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item