BKG

ReniDianaWati, (2007) Pengaruh perlakuan pemangkasan dan konsentrasi alar terhadap pembuangan tanaman Kalanchoe Blossfeldiana. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Kalanchoe atau yang lebih dikenal dengan nama cocor bebek, merupakan tanaman hias bunga pot yang memiliki daya tarik tanaman pada bentuk daunnya yang berlekuk dan variasi warna bunganya memikat. Di pasaran, Kalanchoe memiliki jumlah rangkaian bunga sedikit dan ukuran tanaman yang tinggi, sehingga terlihat kurang kompak sebagai tanaman pot. Di pasaran, Kalanchoe memiliki jumlah rangkaian bunga sedikit dan ukuran tanaman yang tinggi, sehingga terlihat kurang kompak sebagai tanaman pot.Salah satu upaya untuk memperpendek ukuran tanaman dan memperbanyak jumlah rangkaian bunga Kalanchoe , adalah dengan melakukan pemangkasan dan pemberian Alar. Pemangkasan merupakan penghilangan ujung atau pucuk tanaman, untuk membentuk tunas dan memutuskan persaingan terhadap fotosintat, sehingga memacu terjadinya pembungaan. Pemberian retardan alar untuk memperpendek ukuran tanaman dan meningkatkan jumlah cabang, yang selanjutnya akan memperbanyak jumlah bunga. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan kombinasi perlakuan pemangkasan dan konsentrasi alar (daminozide) yang tepat untuk memperpendek ukuran tanaman dan meningkatkan jumlah cabang yang selanjutnya akan memperbanyak jumlah rangkaian bunga Kalanchoe blossfeldiana . Hipotesis yang diajukan adalah terjadi interaksi antara perlakuan pemangkasan dan konsentrasi alar untuk memperpendek ukuran tanaman dan meningkatkan jumlah cabang yang selanjutnya akan memperbanyak jumlah rangkaian bunga Kalanchoe blossfeldiana . Penelitian dilaksanakan di lahan Program Diploma III Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Malang, pada bulan Mei – September 2006. Alat yang digunakan adalah polybag berdiameter 10 cm, sprayer, gunting pangkas dan penggaris. Bahan yang digunakan adalah bibit tanaman Kalanchoe, alar dan media tanam (kompos, sekam, tanah). Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah pemangkasan yang terdiri dari 2 taraf, yaitu P0 (tanpa pemangkasan) dan P1 (dengan pemangkasan). Faktor kedua adalah konsentrasi Alar yang terdiri dari 4 taraf, yaitu A0 (0 ppm), A1 (5000 ppm), A2 (7500 ppm), dan A3 (10000 ppm). Tanaman dipangkas pada saat berumur 4 mst. Alar diberikan pada saat tanaman berumur 6 dan 7 mst. Data yang didapatkan dianalisis dengan menggunakan uji taraf 5%. Apabila berbeda nyata dilanjutkan dengan uji BNT 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum tidak terdapat interaksi antara perlakuan pemangkasan dan konsentrasi Alar. Perlakuan pemangkasan menyebabkan tanaman menjadi pendek, memperbanyak jumlah daun, jumlah tangkai bunga, jumlah bunga, dan meningkatkan luas daun. Perlakuan pemangkasan tidak mempengaruhi saat muncul kuncup bunga, saat bunga mekar, panjang tangkai bunga dan ketahanan bunga. Perlakuan konsentrasi Alar 7500 dan 10000 ppm memperpendek panjang tanaman dan tangkai bunga, serta dapat memperpanjang ketahanan bunga di lapang. Konsentrasi Alar 5000 dan 7500 ppm meningkatkan jumlah daun dan luas daun. Perlakuan konsentrasi Alar tidak mempengaruhi saat muncul kuncup, saat bunga mekar, jumlah tangkai dan jumlah bunga. Pemberian Alar tidak dapat mempercepat pembungaan tanaman Kalanchoe, tetapi dapat memperbaiki kualitas tanaman Kalanchoe .

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2007/050701198
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Endang Susworini
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/127379
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item