BKG

Mufidah, Eni (2017) Studi Kadar Malondialdehyde (Mda) Serum Dan Aktivitas Enzim Protease Otot Paha Tikus (Rattus Norvegicus) Model Obesitas Hasil Induksi Hfd (High-Fructose Diet) 60% Dengan Aktivitas Fisik Menggunakan Tr. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Obesitas adalah kondisi patologis yang ditandai dengan penimbunan lemak yang berlebihan di dalam tubuh dan disebabkan oleh ketidakseimbangan antara asupan dan penggunaan energi. Obesitas dapat menyebabkan terjadinya resiko gangguan kardiovaskular. Obesitas dapat pula menyebabkan meningkatnya kadar malondialdehyde dan meningkatnya kadar enzim protease. Penanganan kondisi obesitas secara sederhana dapat dilakukan dengan aktivitas fisik menggunakan treadmill. Penggunaan treadmill dapat menyebabkan peningkatan metabolisme lemak sehingga penimbunan lemak dalam tubuh berkurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh aktivitas fisik menggunakan treadmill dalam menurunkan kadar malondialdehyde (MDA) serum dan aktivitas enzim protease otot paha tikus (Rattus norvegicus) obesitas induksi HFD (High-Fructose Diet) 60%. Hewan coba yang digunakan adalah tikus (Rattus norvegicus) strain Wistar jantan umur 6-8 minggu dengan berat 150-200 gram. Induksi obesitas pada hewan coba menggunakan HFD 60% dan kondisi obesitas ditentukan dengan indeks obesitas Lee. Tikus dibagi dalam 6 kelompok perlakuan, yaitu tikus kontrol, tikus obesitas, tikus obesitas yang diberi aktivitas fisik menggunakan treadmill selama 5 menit/hari, 10 menit/hari, 15 menit/hari, dan 20 menit/hari. Kadar MDA diukur dengan menggunakan metode Thiobarbituric acid (TBA) dan aktivitas enzim protease diukur dengan metode Walter. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas fisik menggunakan treadmill selama 5 menit/hari, 10 menit/hari, 15 menit/hari, dan 20 menit/hari dapat menurunkan kadar MDA serum dan aktivitas protease otot paha secara signifikan (p<0,05) antar kelompok perlakuan. Penurunan kadar MDA serum dan aktivitas protease otot paha terbaik dihasilkan dari aktivitas fisik selama 15 menit/hari yang menurunkan sebesar 45,95% dan 35,94%. Kesimpulan penelitian ini adalah aktivitas fisik menggunakan treadmill selama 15 menit/hari merupakan durasi efektif dalam menurunkan kadar MDA serum dan aktivitas protease otot paha tikus (Rattus norvegicus).

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FKH/2017/16/051702023
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 636 Animal husbandry > 636.08 Specific topics in animal husbandry > 636.089 Veterinary medicine
Divisions: Fakultas Kedokteran Hewan > Kedokteran Hewan
Depositing User: Nur Cholis
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/127260
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item