BKG

Yulian, BangunDwi (2016) Pengaruh Aplikasi Antigen Removal (AR) pada Uji Biokompabilitas Akut Jantung Aseluler dengan Melihat Gambaran Jaringan Baru dan Ekspresi Il-10 Pada Kulit Mencit. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Salah satu penanganan adanya kerusakan organ adalah dengan metode transplantasi. Alternatif transplantasi yang sekarang dikembangkan adalah menggunakan metode xenoantigen. Tujuan penelitian ini adalah penggunaan jantung domba yang ditransplantasikan pada subkutan mencit (xenograft). Untuk menghambat terjadinya immune rejection pada proses implantasi dilakukan proses deselullarisasi dan antigen removal (AR). Rancangan adalah eksperimental dan RAL dengan metode Post test only control group design. Jantung diambil dari domba jantan yang berumur 2,5 tahun dan diimplankan pada mencit Balb/C jantan umur 6-8 minggu dan berat badan 23-30 gram pada subkutan thoraco abdominal. Mencit dibagi menjadi 3 kelompok perlakuan yaitu kelompok pertama jantung segar tanpa perlakuan sebagai kontrol positif, kelompok 2 dengan jantung diberi perlakuan deselullarisasi, dan kelompok 3 dengan jantung diberi perlakuan deselullarisasi dan AR selama 2 minggu. Parameter yang dianalisis IL-10 dan gambaran jaringan baru pada subkutan mencit. IL-10 diukur dengan menggunakan IHK, dan dihitung menggunakan statistika metode One-Way ANOVA α = 0,05. Histopatologi jaringan baru dianalisis secara diskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian perlakuan deselularisasi, deselularisasi dan AR pasca perlakuan deselularisasi memberikan pengaruh signifikan (p<0,05) terhadap peningkatan ekspresi IL-10 dan meningkatkan adanya pertumbuhan jaringan baru. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan perlakuan deselularisasi mengalami peningkatan ekspresi IL-10 meski masih terdapat immune rejection, sedangkan perlakuan deselularisasi dan AR pasca pelakuan deselularisasi pada dinding jantung domba mampu meningkatkan ekspresi IL-10 yang signifikan dan meningkatkan pertumbuhan jaringan baru pada jaringan subkutan mencit balb/C. Bahwa tekhnik deselullarisasi+antigen removal lebih kecil penolakannya dibanding dengan tekhnik deselullarisasi saja.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FKH/2017/1/051700384
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 636 Animal husbandry > 636.08 Specific topics in animal husbandry > 636.089 Veterinary medicine
Divisions: Fakultas Kedokteran Hewan > Kedokteran Hewan
Depositing User: Nur Cholis
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/127248
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item