BKG

Utami, DellaRizkiPutri (2016) Studi Pemberian Ekstrak Etanol Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi L.) Pada Tikus (Rattus Norvegicus) Yang Diinduksi Sipermetrin Terhadap Kadar Malondialdehida (Mda) Dan Gambaran Histopatologi. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Penggunaan pestisida rumah tangga mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Dampak negatif yang mungkin timbul diantaranya adalah masalah keracunan, pencemaran lingkungan, dan terjadinya residu pestisida pada rantai makanan. Sipermetrin merupakan salah satu jenis pestisida golongan piretroid yang biasa digunakan di kalangan rumah tangga yang dapat mempengaruhi sistem saraf serta dapat menjadi radikal bebas jika teroksidasi. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh pemberian terapi ekstrak etanol daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) terhadap kadar malondialdehida (MDA) menggunakan uji TBA (Thiobarbituric Acid) dan perbaikan gambaran histopatologi organ hati tikus yang diinduksi sipermetrin menggunakan pewarnaan Hematoxylen-Eosin (HE). Hewan coba tikus putih (Rattus norvegicus) jantan dibagi menjadi empat kelompok yaitu kontrol negatif, kontrol positif induksi sipermetrin dengan dosis 150mg/kg, induksi sipermetrin yang diterapi dengan ekstrak etanol daun belimbing wuluh dengan dosis 500mg/kg dan, dosis terapi 1000mg/kg BB setiap hari selama 14 hari. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini secara kuantitatif berupa hasil pengukuran kadar MDA yang di analisa menggunakan analysis of variance (ANOVA) dilanjutkan dengan uji Tukey dan gambaran histopatologi organ hati menggunakan analisis deskriptif dengan membandingkan kerusakan organ tiap kelompok perlakuan. Induksi sipermetrin meningkatkan kerusakan oksidatif dalam tubuh ditandai dengan peningkatan kadar MDA sebesar 53,06% dan secara analis statistik berbeda nyata (p<0,05). Pemberian terapi dosis 500mg/kg dapat menurunkan kadar MDA sebesar 33,52% dan dosis efektif 1000mg/kg yang dapat menurunkan kadar MDA sebesar 46,98%. Perbaikan gambaran histopatologi organ hati terlihat dari adanya perbaikan susunan sel hepatosit. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ekstrak etanol daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) berpotensi sebagai alternatif pengobatan intoksikasi sipermetrin.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FKH/2016/93/051610801
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 636 Animal husbandry > 636.08 Specific topics in animal husbandry > 636.089 Veterinary medicine
Divisions: Fakultas Kedokteran Hewan > Kedokteran Hewan
Depositing User: Nur Cholis
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/127241
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item