BKG

Putri, DeasyAndiniErsya (2016) Terapi Nanopartikel Ekstrak Kulit Kacang Tanah (Arachis Hypogea) Terhadap Histopatologi Dan Ekspresi Tnf-Α Ginjal Tikus (Rattus Norvegicus) Diabetes Melitus Induksi Multiple Low Dose Streptozotoci. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Prevalensi diabetes melitus pada pet animal (anjing dan kucing) mencapai 1:100-500 kejadian di dunia. Hiperglikemia pada diabetes melitus dapat memicu pembentukan keadaan stres oksidatif. Stres oksidatif memiliki kontribusi dalam komplikasi diabetes melitus. Ekspresi tumor necrosis factor alfa (TNF-α) juga meningkat pada sel-sel ginjal pada pasien diabetik nefropati. Ekstrak kulit kacang tanah memiliki zat aktif luteolin yang berfungsi sebagai antioksidan yang dapat menetralisir kondisi stres oksidatif dan dapat menurunkan ekspresi tumor necrosis factor alfa (TNF-α). Partikel dalam ukuran nano akan meningkatkan bioavaibilitas obat. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui potensi terapi nanopartikel ekstrak kulit kacang tanah (Arachis hypogea) terhadap perbaikan histopatologi dan penurunan ekspresi TNF-α ginjal tikus (Rattus norvegicus) yang diinduksi MLD-STZ. Hewan coba yang digunakan adalah tikus yang dibagi menjadi lima kelompok perlakuan: kontrol negatif; kontrol positif yang diberi induksi MLD-STZ sebanyak 20 mg/kgBB/hari; perlakuan (1), (2) dan (3) diberi induksi MLD-STZ sebanyak 20 mg/kgBB/hari diberi terapi nanopartikel ekstrak kulit kacang tanah 250 mg/kgBB/hari, 500 mg/kgBB/hari, 1000 mg/kgBB/hari. Ekspresi TNF-α ginjal dihitung dengan progran Immunoratio dan dianalisis secara kuantitatif dengan One Way ANOVA dengan uji lanjut tukey α=0,05. Gambaran histopatologi ginjal dianalisis secara kualitatif menggunakan mikroskop cahaya. Hasil penelitian menunjukkan nanopartikel ekstrak kulit kacang tanah (Arachis hypogea) dapat memperbaiki lesi tubular dan ekspansi mesangial glomerulus ginjal tikus diabetes melitus induksi MLD-STZ dan secara signifikan (P<0,05) menurunkan ekspresi TNF-α dengan dosis efektif 1000 mg/kgBB/hari sebanyak 88,5% terhadap kontrol positif. Kesimpulan penelitian ini adalah nanopartikel ekstrak kulit kacang tanah (Arachis hypogea) dapat digunakan sebagai terapi alternatif kerusakan ginjal akibat diabetes melitus.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FKH/2016/61/051608435
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 636 Animal husbandry > 636.08 Specific topics in animal husbandry > 636.089 Veterinary medicine
Divisions: Fakultas Kedokteran Hewan > Kedokteran Hewan
Depositing User: Nur Cholis
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/127206
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item